Osphronemidae, Indonesia

Betta anabatoides

Betta anabatoides

Nama lain: Giant Betta, Cupang anabatoides, Cupang alam anabatoides

Suhu
24–28°C
pH
6,5–7
Ukuran
12,5 cm
Tingkat kesulitan
Sedang 4/8

Diterjemahkan dan dirangkum dari BW Aquatics. Diperbarui 2026-10-30.

Cek kecocokan dengan spesies lain →

Info singkat

  • Sifat: Damai. Bisa dipelihara berpasangan atau berkelompok.
  • Ukuran maksimum: sekitar 12,5 cm
  • TDS: 60–200
  • pH: 6,5–7
  • Suhu: 24–28 °C
  • Pakan: Karnivora
  • Pemijahan: Mengerami telur di mulut (mouthbrooder)
  • Daftar Merah IUCN: Risiko Rendah (Least Concern)

Menurut BW Aquatics

Kondisi air seperti apa?

TDS 60–200. Dipelihara di air lunak dengan TDS rendah, tetapi ikan ini cukup toleran terhadap kondisi air.

Menurut BW Aquatics

Diberi pakan apa?

Karnivora. Bisa diberi blackworm hidup, cacing darah beku, dan pelet.

Menurut BW Aquatics

Foto: BW Aquatics, digunakan dengan izin

Bagaimana membedakan jantan dan betina?

Jantan umumnya lebih besar dengan sirip yang lebih panjang.

Menurut BW Aquatics

Bagaimana cara berkembang biaknya?

Mengerami telur di mulut (mouthbrooder).

Menurut BW Aquatics

Catatan

Satu-satunya anggota dalam kelompoknya, yaitu kompleks Betta anabatoides. Dikenal juga sebagai Giant Betta karena spesies ini bisa mencapai panjang sekitar 12,5 cm. Ini juga cupang jenis pengeram mulut yang berasal dari Kalimantan Selatan, Indonesia. Ikan ini bisa dipelihara berpasangan atau berkelompok. Jantan umumnya lebih besar dengan sirip yang lebih panjang. Cupang ini tampaknya sangat damai dan bisa dipelihara berkelompok.

Menurut BW Aquatics