
Osphronemidae, Indonesia
Betta patoti
Betta patoti
Nama lain: Cupang patoti, Patoti
- Suhu
- 22–28°C
- pH
- 5–7
- Ukuran
- 9 cm
- Tingkat kesulitan
- Sedang 5/8
Diterjemahkan dan dirangkum dari BW Aquatics. Diperbarui 2026-10-30.
Info singkat
- Termasuk kompleks Betta unimaculata.
- Daftar Merah IUCN: Genting (Endangered), artinya risiko punah di alam sangat tinggi.
- Tangkapan alam, dari Tanah Grogot.
- Ukuran maksimal: sekitar 9 cm.
- Pemijahan: mouthbrooder (telur dierami di mulut).
Menurut BW Aquatics
Kondisi air seperti apa?
Menurut BW Aquatics
Diberi pakan apa?
Karnivora. Diberi pakan hidup, beku, dan kering: blackworm, cacing darah beku, dan pelet.
Menurut BW Aquatics

Bisa dicampur dengan ikan apa?
Seperti banyak spesies lain dalam kompleks ini, yang berisi betta-betta terbesar, ikan ini bisa agresif. Sebaiknya dipelihara di akuarium khusus satu spesies, karena ikan ini bisa memangsa apa saja yang muat di mulutnya yang besar.
Menurut BW Aquatics
Bagaimana membedakan jantan dan betina?
Betina kilau warnanya lebih sedikit. Jantan dewasa yang sudah tumbuh penuh memiliki sirip perut (ventral) yang lebih panjang.
Menurut BW Aquatics
Bagaimana cara berkembang biaknya?
Mouthbrooder (telur dierami di mulut).
Menurut BW Aquatics
Catatan
Warna dasar tubuhnya cokelat dengan kilau biru di pipi (tutup insang), tubuh, dan ekor. Kilau warna pada betina lebih sedikit. Baik jantan maupun betina sesekali bisa menampakkan garis-garis seperti belang harimau di sisi tubuh. Jantan dewasa yang sudah tumbuh penuh memiliki sirip perut (ventral) yang lebih panjang. Tipe khusus ini tubuhnya lebih kemerahan dibandingkan tipe biasa.
Menurut BW Aquatics