
Akysidae, Indonesia
Lele Akysis
Akysis heterurus
Nama lain: Akysis heterurus, Akysis, Parakysis verrucosus
- Suhu
- 18–22°C
- pH
- 6,5–7,5
- Ukuran
- 6 cm
- Akuarium minimum
- 30 cm
- Tingkat kesulitan
- Mudah 2/8
Diterjemahkan dan dirangkum dari ScotCat. Diperbarui 2026-10-30.
Info singkat
Butuh akuarium seberapa besar?
Ikan ini bisa dipelihara di akuarium kecil (lebar 30 cm x tinggi 20 cm x depan-belakang 30 cm) dengan dasar pasir, pipa-pipa kecil, dan gua-gua kecil sebagai tempat bersembunyi.
Menurut ScotCat

Bagaimana cara merawatnya?
Akysis mudah dipelihara oleh siapa pun yang cukup berpengalaman merawat ikan hias. Ikan ini akan membenamkan diri di pasir atau bersembunyi di gua dan pipa. Biasanya ikan ini tidak aktif di siang hari, tetapi akan langsung bergerak dan makan dengan lahap begitu pakan dimasukkan ke akuarium.
Menurut ScotCat
Diberi pakan apa?
Ikan ini mau makan cacing darah, cacing tanah cincang, whiteworm (cacing putih), kutu air, dan pelet tenggelam (meski tampaknya lebih menyukai pakan hidup atau beku).
Menurut ScotCat
Di mana habitat aslinya?
Asia: daerah aliran Sungai Batang Hari, Sumatra bagian timur. Lokasi tipe: Sumatra: Jambi, Sungai Alai di km 19,5 jalan Muara Bungo–Muara Tebo.
Menurut ScotCat

Habitat alami
Lele dari famili Akysidae dikenal tersebar di wilayah yang luas di Asia Tenggara. Roberts (1989) menggambarkannya sebagai ikan berukuran kecil hingga sangat kecil dengan warna kamuflase, mata sangat kecil, dan seluruh tubuh tertutup lempeng atau tuberkel berunculi (unculiferous), yaitu tonjolan kecil yang permukaannya dipenuhi tonjolan halus seperti kait. Pada beberapa genus, sebagian tuberkel di tubuh membesar dan tersusun dalam baris-baris memanjang yang khas, dan jumlah barisnya bisa menjadi ciri pembeda. Ikan dari genus Akysis adalah spesies yang sangat kecil dengan warna kamuflase, umumnya ditemukan di sungai berarus deras dengan dasar berpasir atau berbatu. Hingga belum lama ini, ikan-ikan ini masih sedikit diteliti, terutama karena minimnya spesimen dalam koleksi museum.
Menurut ScotCat
Catatan
Etimologi: Nama genus Akysis: A = tanpa; kysis = kandung (kantong), merujuk pada tidak adanya gelembung renang. Nama spesies heterurus: heteros = berbeda; oura = ekor, merujuk pada sirip ekor yang berujung rata (bukan bercagak), "jelas berbeda" dari kerabat segenusnya.
Daftar Merah IUCN: Spesies ini diketahui berasal dari daerah aliran Sungai Batang Hari di Sumatra bagian tengah. Titik pengumpulan spesimen belum cukup untuk memperkirakan secara akurat Luas Sebaran (Extent of Occurrence, EOO), Luas Area Okupasi (Area of Occupancy, AOO), maupun jumlah lokasinya. Ancaman lokal dan regional memang ada, tetapi dampak langsungnya terhadap kualitas habitat dan status populasi sebagian besar belum diketahui. Karena itu, spesies ini dinilai berstatus Kurang Data (Data Deficient) sampai tersedia informasi lebih lanjut (IUCN 2019).
Menurut ScotCat
Referensi
- Ferraris, C.J. Jr., 2007. Checklist of catfishes, recent and fossil (Osteichthyes: Siluriformes), and catalogue of siluriform primary types. Zootaxa 1418:1-628.
- Ng, H.H. 2019. Akysis heterurus. The IUCN Red List of Threatened Species 2019.
- Ng, H.H. and Siebert D.J. A new species of the catfish genus Akysis (Siluriformes: Akysidae) from southern Borneo. Zootaxa 733: 1–8 (2004).
- The ETYFish Project Fish Name Etymology Database © Christopher Scharpf.
Menurut ScotCat