
Varietas ikan hias
Arwana Red Tail Golden (Red-tailed golden arowana)
Nama lain: Arwana Golden Pekanbaru
- Suhu
- 26–28°C
Rentang yang disarankan semua sumber
- Asian arowana – Wikipedia: 24–30°C
- Scleropages formosus – Seriously Fish: 22–28°C
- Cá rồng Highback là gì – Chợ Tốt Kinh nghiệm (bahasa Vietnam): 26–32°C
- pH
- 6,5–7
Rentang yang disarankan semua sumber
- Scleropages formosus – Seriously Fish: 5–8
- Cá rồng Highback là gì – Chợ Tốt Kinh nghiệm (bahasa Vietnam): 6,5–7
- Kesadahan (dGH)
- 2–15
- Ukuran
- 90 cm
- Akuarium minimum
- 200 cm
AquaTome merangkum dari 6 sumber (peternak, artikel, forum), lalu menulis ulang dengan kata-kata sendiri. Diperbarui 30/10/2026.
Foto Arwana Red Tail Golden (Red-tailed golden arowana)
Ringkasan
Arwana Red Tail Golden (RTG) adalah bentuk warna arwana Asia (Scleropages formosus) dari Sumatra, terutama daerah Pekanbaru dan Jambi. Ikan ini cukup tangguh tetapi ukurannya bisa mencapai sekitar 90 cm, sehingga butuh akuarium yang sangat besar, tutup rapat, dan air yang stabil.
Sebelum membeli, minta sertifikat CITES dan pastikan microchip-nya cocok. Perhatikan juga jumlah baris sisik emasnya, karena kelas ikan terutama ditentukan dari situ.
Asal-usul
RTG adalah bentuk warna arwana Asia (Scleropages formosus) yang berasal dari Sumatra bagian utara. Sumber-sumber menyebut daerah asalnya di sekitar Pekanbaru dan Jambi. Karena itu ikan ini juga dikenal sebagai Indonesian golden.
Status ilmiahnya masih diperdebatkan. Pada 2003 Pouyaud dan rekan-rekannya mendeskripsikannya sebagai spesies tersendiri, Scleropages aureus. Meski begitu, sebagian besar peneliti tidak menerima pemisahan ini dan tetap memasukkan semua bentuk warna ke dalam S. formosus sampai ada kajian yang lebih mendalam.
Arwana Asia hasil penangkaran yang bersertifikat CITES sudah beredar di pasar sejak 1994, dan peternakan terdaftar pertama ada di Indonesia.
Ciri-ciri dan kelasnya
Ikan dewasa punya sisik samping berwarna emas metalik yang mengilap. Tutup insang, perut, serta selaput sirip dada dan sirip perutnya juga keemasan, tetapi bagian punggungnya tetap gelap. Sekitar sepertiga sisik di dekat punggung berwarna gelap, sedangkan bagian tubuh lainnya emas metalik. Warna tubuh ini akan makin bagus seiring bertambahnya umur.
Ikan muda awalnya berwarna perak metalik. Sirip anal dan bagian bawah ekornya berwarna cokelat muda sampai merah tua. Dibandingkan golden cross back dari Malaysia, RTG muda terlihat lebih kusam. Dasar sisiknya bisa biru, hijau, atau emas.
Warna emasnya biasanya naik sampai baris sisik ke-4, dan pada ikan yang lebih baik sampai baris ke-5. Berbeda dengan golden cross back, warna emas RTG tidak pernah menyeberangi punggung.
Ada sistem penilaian yang menentukan kelas dan harga dari jumlah baris sisik emas dan seberapa melengkung punggungnya. Dalam penilaian ini dikenal beberapa tingkatan:
- Red Tail Golden standar: lengkung punggung biasa, emas sampai 4 baris sisik, paling banter baru menyentuh baris ke-5.
- Highback Golden: punggung lebih melengkung, warnanya lebih bagus, biasanya emas sampai 5 baris sisik.
- Super Highback: emas 5 baris sisik ditambah garis merah di sepanjang punggung.
- Highback Splendour: kelas tertinggi, dengan punggung melengkung baik, emas hampir di seluruh tubuh, dan garis merah yang jelas.
Saat membandingkan ikan, bandingkan dengan ikan yang umurnya sama. Perhatikan bentuk tubuh yang bagus, sirip yang lebar, sungut yang lurus, mata yang jernih, dan kilau yang kuat.
Perawatan
Arwana ini bisa mencapai sekitar 90 cm, jadi butuh akuarium yang sangat besar. Salah satu sumber menyebut panjang akuarium 200 cm. Sumber lain memakai patokan panjang akuarium minimal 3 kali panjang ikan dan lebarnya minimal 1,2 kali panjang ikan. RTG pandai melompat, jadi tutup yang rapat itu wajib. Selain itu, ikan ini butuh filter yang baik, air yang stabil, dan kadar oksigen yang tinggi.
Angka parameter air berbeda-beda antarsumber:
| Parameter | Kisaran menurut sumber |
|---|---|
| Suhu | 24–30 °C; 22–28 °C; 26–32 °C |
| pH | 5–8; 6,5–7 |
| Kesadahan (GH) | 2–15 |
Ada sumber yang menyarankan air lunak dan sedikit asam. Untuk ganti air, satu sumber menyarankan 30–50% setiap minggu, sedangkan sumber lain 25% dua kali seminggu.
Pakan: RTG adalah predator, tetapi mudah menerima pakan mati, misalnya cacing darah, cacing tanah, udang, kerang, dan potongan ikan. Satu sumber menyarankan agar pelet tidak dijadikan pakan utama, serta menghindari daging mamalia atau unggas dan ikan pakan hidup. Sebagian pemelihara memberi udang, jangkrik, kecoak, katak, dan pakan kering. Mereka menyarankan pakan yang bervariasi dan disiapkan secara bersih supaya ikan tidak keracunan.
Teman setangki: RTG lebih tangguh dan tumbuh lebih besar daripada golden cross back, tetapi lebih agresif dan lebih sulit dipelihara berkelompok. Ikan ini tidak masalah dipelihara sendirian. Kalau ingin diberi teman, pilih dengan hati-hati. Satu sumber menyarankan satu ekor per akuarium, atau 6–10 ekor sekaligus dalam akuarium yang sangat besar, dan jangan memelihara 2–3 ekor bersama.
Pembiakan
RTG lambat dewasa, baru matang pada umur 3–4 tahun. Betina bertelur 30–100 butir berukuran besar, lalu jantan mengerami telur dan larvanya di dalam mulut. Pembiakan komersial biasanya dilakukan di kolam luar ruangan. Ikan hasil peternakan dilengkapi sertifikat dan microchip sebagai tanda pengenal.
Persilangan antarbentuk warna cukup sering terjadi, jadi garis keturunan seekor ikan belum tentu murni.
Kesehatan
Para pemelihara menyarankan untuk memeriksa insang yang melipat (gill curl) dan mata yang turun (drop eye), juga mata yang keruh atau tertutup lapisan putih. Sirip yang compang-camping adalah tanda peringatan.
Tips membeli
- Pilih ikan dengan bentuk tubuh bagus, sungut lurus, sirip besar tanpa kerusakan, dan mata jernih. Hindari ikan yang kurus, lesu, mudah panik, atau terluka.
- Minta sertifikat CITES dan tag microchip-nya, lalu minta toko memindai chip untuk memastikan nomornya cocok. Waspadai ikan yang harganya jauh lebih murah daripada yang lain.
- Tanyakan sudah berapa lama ikan berada di toko dan apakah ikan mau makan. Sebaiknya kunjungi beberapa penjual sebelum memutuskan.
- Hitung baris sisik emasnya, karena 5 baris lebih baik daripada 4. Cari warna yang tegas dan mengilap. Kelas ikan terutama ditentukan oleh jumlah baris sisik emas dan lengkung punggungnya.
- Ikan dengan kilau sangat tinggi sering dijual sebagai kelas HBRTG (high back RTG) yang lebih mahal. Padahal, setelah dewasa, kelas-kelas standar terlihat sangat mirip.
Kontroversi
Para ahli taksonomi belum sepakat apakah RTG adalah spesies tersendiri (S. aureus, Pouyaud dkk. 2003) atau hanya bentuk warna S. formosus.
Arwana Asia masuk Apendiks I CITES sejak 1975 dan sudah hilang dari sebagian besar wilayah sebaran aslinya. Di Amerika Serikat, ikan ini terdaftar dalam Endangered Species Act sehingga memerlukan izin, dan negara bagian Florida serta New Mexico melarang kepemilikan pribadi. Menurut satu sumber, perdagangannya ilegal di beberapa negara seperti AS, tetapi pasar gelapnya tetap ada.
Harga yang tinggi untuk bentuk merah dan emas disebut-sebut menambah tekanan pada populasi liar super red dan red tail golden. Penulis Emily Voigt mengaitkan perdagangan ini dengan penculikan, penganiayaan, dan pembunuhan.
Ada juga pemelihara yang memberi pakan burayak koi untuk mencoba memperbaiki warna ikan.
Tanya jawab
Seberapa besar akuarium yang dibutuhkan arwana RTG?
Ikan ini bisa mencapai sekitar 90 cm. Satu sumber menyebut panjang akuarium 200 cm. Patokan lain adalah panjang minimal 3 kali panjang ikan dan lebar minimal 1,2 kali panjang ikan. Akuarium juga wajib diberi tutup rapat karena RTG pandai melompat.
Apa bedanya RTG dengan golden cross back?
Warna emas RTG biasanya naik sampai baris sisik ke-4 atau ke-5 dan tidak pernah menyeberangi punggung, sedangkan pada golden cross back warna emasnya menyeberangi punggung. RTG juga lebih tangguh dan tumbuh lebih besar, tetapi lebih agresif.
Bagaimana cara menilai kualitas RTG?
Lihat jumlah baris sisik emasnya (5 lebih baik daripada 4) dan seberapa melengkung punggungnya. Selain itu, perhatikan warna yang tegas dan mengilap, bentuk tubuh, sirip, sungut yang lurus, serta mata yang jernih. Bandingkan dengan ikan yang umurnya sama.
Apakah RTG boleh dipelihara bersama ikan lain?
RTG tidak masalah dipelihara sendirian. Kalau ingin diberi teman, pilih dengan hati-hati karena ikan ini cukup agresif. Satu sumber menyarankan satu ekor saja, atau 6–10 ekor dalam akuarium yang sangat besar, dan jangan memelihara 2–3 ekor bersama.
Dokumen apa yang perlu diminta saat membeli?
Minta sertifikat CITES dan tag microchip, lalu minta toko memindai chip-nya untuk memastikan nomornya cocok dengan sertifikat.
Sumber
- Asian arowana – Wikipedia
- Asian Arowana Classes Part 3: RTG & Green (UnoAquatic article, MonsterFishKeepers)
- Scleropages formosus – Seriously Fish
- Cá rồng Highback là gì – Chợ Tốt Kinh nghiệm (bahasa Vietnam)
- Category:Scleropages aureus – Wikimedia Commons
- How do I choose a good quality RTG aro? – MonsterFishKeepers

