Osphronemidae, Thailand

Sepat mutiara

Trichopodus leerii

Nama lain: Gurami mutiara, Pearl gourami, Sepat renda, Lace gourami, Mosaic gourami

Suhu
25–28°C
pH
5,5–7,5
Kesadahan (dGH)
2–30
Ukuran
12 cm
Akuarium minimum
76 cm
Tingkat kesulitan
Mudah 2/8

Diterjemahkan dan dirangkum dari The Spruce Pets. Diperbarui 2026-10-30.

Cek kecocokan dengan spesies lain →

Info singkat

  • Famili: Osphronemidae
  • Ukuran dewasa: 12 cm
  • Harapan hidup: 4–5 tahun
  • Sifat sosial: damai, tetapi jantan bisa bersifat teritorial
  • Area berenang: bagian atas dan tengah
  • Ukuran akuarium minimum: sekitar 76 liter
  • Pakan: omnivora
  • Pemijahan: membuat sarang busa
  • Perawatan: mudah

Sepat mutiara termasuk salah satu gurami yang paling mencolok penampilannya dan dikenal tangguh serta mudah dirawat. Sebagai ikan labirin, ikan ini bisa mengambil udara dari permukaan air dan menyimpannya di ruang labirin, yaitu organ mirip paru-paru yang membantu bernapas dengan udara selain lewat insang. Tidak seperti ikan lain, sepat mutiara bisa mengeluarkan suara, sering berupa bunyi menggeram atau berderik saat memijah atau saat berinteraksi dengan jantan lain.

Menurut The Spruce Pets

Butuh akuarium seberapa besar?

Ukuran akuarium minimum adalah sekitar 76 liter. Memelihara sepat mutiara di akuarium sekitar 38 liter tidak disarankan. Meski gurami muda awalnya mungkin muat di akuarium kecil, mereka butuh ruang lebih besar agar tumbuh sehat. Akuarium 76 liter ideal untuk satu ekor sepat mutiara, sedangkan untuk kelompok disarankan akuarium sekitar 150 liter atau lebih besar.

Menurut The Spruce Pets

Kondisi air seperti apa?

  • pH: 5,5–7,5
  • Kesadahan: 2–30 dH
  • Suhu: 25–28 °C

Menurut The Spruce Pets

Diberi pakan apa?

Sepat mutiara mudah diberi makan dan mau menerima berbagai jenis pakan seperti pakan serpihan, pakan kering beku (freeze-dried), dan pakan beku. Untuk kesehatan optimal, lengkapi pakannya dengan sayuran segar seperti selada romaine, kacang polong rebus, dan bayam. Pakan hidup, termasuk cacing blackworm, artemia, dan larva glassworm, merupakan tambahan yang sangat baik, terutama saat mengondisikan ikan untuk dipijahkan.

Menurut The Spruce Pets

Bisa dicampur dengan ikan apa?

Sepat mutiara cocok di akuarium komunitas yang damai, tetapi sebaiknya tidak dicampur dengan spesies yang terlalu agresif. Jantan bisa agresif terhadap jantan lain atau terhadap gurami lain. Ikan ini paling baik dipelihara bersama spesies yang ukuran dan wataknya serupa, atau bersama ikan kecil yang hidup bergerombol. Komposisi yang disarankan adalah satu jantan dengan beberapa betina untuk mengurangi agresi.

Memelihara satu ekor sepat mutiara memang bisa, tetapi sebagai ikan yang sosial dan damai, mereka umumnya lebih nyaman dan kurang stres bila dipelihara dalam kelompok kecil. Secara alami mereka membentuk kelompok kecil dan aktif berinteraksi dengan sesamanya. Idealnya, pelihara dalam kelompok minimal 3–5 ekor, yang mendorong perilaku alami dan terbentuknya hierarki sosial, dengan jumlah betina lebih banyak daripada jantan untuk mengurangi perebutan wilayah antarjantan.

Menurut The Spruce Pets

Bagaimana membedakan jantan dan betina?

Sepat mutiara jantan dapat dikenali dari tubuhnya yang lebih ramping dan bersudut, sirip yang sedikit lebih panjang, serta dada merah yang mencolok, dengan warna yang lebih pekat daripada betina. Jantan memiliki warna merah-oranye tua yang khas di tenggorokan dan dada, dan sirip punggungnya lebih panjang serta lebih runcing. Betina tampak lebih gemuk saat siap bertelur.

Menurut The Spruce Pets

Bagaimana cara berkembang biaknya?

Memijahkan sepat mutiara tergolong mudah. Kondisikan pasangan terlebih dahulu dengan artemia dan cacing, hidup maupun beku. Sediakan banyak tanaman apung dan naikkan suhu air hingga sekitar 27 °C. Turunkan ketinggian air hingga sekitar 15 cm agar burayak mudah mencapai udara di permukaan, yang membantu perkembangan organ labirinnya.

Jantan memulai pemijahan dengan membangun sarang busa selebar hingga 25 cm di antara tanaman apung, tempat pemijahan berlangsung. Setelah sarang jadi, jantan menunjukkan perilaku merayu betina. Saat betina mendekat, keduanya berinteraksi menggunakan sirip perut yang berbentuk seperti antena peraba.

Saat memijah, jantan melingkari tubuh betina untuk membantu pelepasan ratusan telur, yang sekaligus dibuahinya. Telur-telur mengapung naik ke sarang, dan jantan memunguti telur yang tercecer. Pemijahan berikutnya bisa menghasilkan 200–300 telur. Setelah bertelur, betina sering diusir oleh jantan, sehingga betina perlu dipindahkan agar tidak terluka. Jantan sendirian menjaga telur hingga setelah empat hari, saat burayak mulai berenang bebas; pada saat itu jantan sebaiknya dipindahkan agar tidak memangsa burayak karena mengira mereka makanan.

Beri burayak pakan cair atau kultur infusoria beberapa kali sehari. Mulai berikan artemia yang baru menetas atau artemia beku setelah sekitar dua minggu, lalu beralih ke pakan serpihan yang dihaluskan saat burayak berumur satu bulan. Lakukan ganti air setiap dua sampai tiga hari. Seiring burayak makin besar, sebar mereka ke beberapa akuarium untuk mengurangi penumpukan kotoran. Kepadatan yang berlebihan dapat menghambat pertumbuhan dan meningkatkan angka kematian akibat kualitas air yang buruk.

Menurut The Spruce Pets

Di mana habitat aslinya?

Spesies ini berasal dari Thailand, Malaysia, serta Sumatra dan Kalimantan di Indonesia. Sebagian sepat mutiara telah diintroduksi ke Singapura dan Kolombia. Sepat mutiara tangkapan alam jarang dijual sebagai ikan hias karena ikan ini mudah ditangkarkan.

Daftar Merah International Union for Conservation of Nature (IUCN) mengategorikan sepat mutiara sebagai Hampir Terancam (Near Threatened). Status ini disebabkan oleh pembendungan sungai, praktik pengelolaan air, perubahan ekosistem akibat penebangan hutan, dan penangkapan langsung dari alam.

Menurut The Spruce Pets

Habitat alami

Ikan ini menyukai air asam yang terdapat di rawa-rawa dataran rendah dekat laut. Di habitat aslinya yang penuh tumbuhan, sepat mutiara akan tumbuh baik bila kondisi serupa diterapkan di akuarium. Pengaturan yang ideal meliputi tanaman apung, pencahayaan redup, dan substrat gelap. Meski lebih menyukai air lunak dan asam, ikan ini mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi, sehingga cocok untuk akuarium komunitas berkat sifatnya yang damai.

Menurut The Spruce Pets

Catatan

Sepat mutiara memiliki tubuh memanjang yang pipih ke samping. Sirip perutnya (ventral) menyerupai antena peraba yang panjang, sesuai dengan nama genusnya, Trichopodus ("kaki rambut"). Mulutnya yang kecil dan menghadap ke atas menandakan kebiasaan makan di permukaan. Bintik-bintik putih seperti mutiara di tubuhnya yang cokelat menciptakan efek seperti kulit kerang mutiara, yang menjadi asal namanya. Sebuah garis hitam membentang mendatar dari mulut ke ekor dan berakhir dengan sebuah bintik. Bagian bawah kepala berwarna oranye, yang makin pekat saat musim kawin untuk menarik pasangan.

Sepat mutiara tergolong cukup besar, mencapai 10–12 cm saat dewasa. Dengan perawatan yang baik, termasuk ruang yang cukup dan pakan seimbang, ukuran penuhnya tercapai dalam satu sampai dua tahun.

Menurut The Spruce Pets

Referensi

  • IUCN Red List Of Threatened Species: Trichopodus Leerii. International Union for Conservation of Nature Red List Of Threatened Species

Menurut The Spruce Pets

Video

  • The Complete Guide To Keeping And Breeding The Pearl Gourami (Trichopodus leerii)22:37, EN

  • Gourami perlé - Trichopodus leerii ✔4:58, FR

  • Majestic male pearl gourami - Goldie 😍0:09, EN

  • Pearl Gourami (Trichopodus leerii)0:59, EN