Mermaid Weed

Proserpinaca palustris

Tingkat kesulitan
Sulit
Cahaya
Kuat
CO₂
Wajib
Kecepatan tumbuh
Lambat
Posisi
Latar tengah, Latar belakang

Info singkat

  • Nama umum: Mermaid Weed
  • Nama lain: Marsh mermaidweed
  • Nama ilmiah: Proserpinaca palustris
  • Tingkat kesulitan: Sedang
  • Pencahayaan: Sedang–tinggi
  • pH optimal: 5,5–7,5
  • GH optimal: 2–8
  • Suhu optimal: 15–30 °C
  • Substrat: Kaya nutrisi
  • Bisa ditanam emersed: Ya
  • Laju pertumbuhan: Lambat sampai sedang
  • Posisi di akuarium: Midground dan background
  • Ukuran akuarium: lebih dari 50 cm
  • Pupuk yang dibutuhkan: CO2
  • Perbanyakan: Vegetatif, dengan stek
  • Warna: Merah, kuning, oranye, dan hijau

Menurut Aquarium Breeder

Butuh akuarium seberapa besar?

Ukuran akuarium yang disarankan untuk menanam Mermaid Weed minimal sekitar 40 liter. Karena potensi pertumbuhannya, akuarium yang tinggi lebih cocok daripada akuarium yang panjang untuk tanaman ini.

Menurut Aquarium Breeder

Kondisi air seperti apa?

Suhu: Mermaid Weed bisa tumbuh baik dalam rentang suhu yang luas, 15–30 °C, sehingga cocok juga untuk akuarium air dingin. Pada suhu tinggi di atas 28 °C, jarak antarruas (internode) menjadi panjang berapa pun banyaknya cahaya. Pada suhu 18–25 °C, tanaman ini tampak jauh lebih dekoratif.

pH: Tanaman ini menyukai pH di kisaran 5,5–7,5. Kesadahan: Tumbuh lebih baik di air lunak sampai sedang, GH 2–8 dan KH 1–4.

Arus: Di alam, Mermaid Weed tumbuh di perairan tenang. Tanaman ini kurang suka arus yang kuat.

Menurut Aquarium Breeder

Marsh Mermaidweed (Proserpinaca palustris) in Great Swamp National Wildlife Refuge, New Jersey, United States of America.
Foto: Ryan Hodnett, CC BY-SA 4.0

Bagaimana cara merawatnya?

  • Di akuarium, tanaman ini biasa dipakai sebagai tanaman stem klasik, ditanam rapat berkelompok di sisi-sisi akuarium dan sebagai tanaman midground atau background karena ukurannya yang cukup besar.
  • Tergantung kondisinya, laju pertumbuhan tanaman ini lambat sampai sedang. Contohnya, dengan pencahayaan kurang dan tanpa CO2, pertumbuhannya hanya 2,5–5 cm per bulan.
  • Di bawah air, tanaman ini menampilkan sisi dekoratif terbaiknya. Jangan biarkan tumbuh melewati permukaan air. Mulailah memangkas saat jaraknya tinggal 10–15 cm dari permukaan air.
  • Dalam kondisi optimal, tanaman ini tidak menumbuhkan akar udara yang jelek.

Pemupukan: Pemupukan yang tepat dan rutin, serta konsentrasi CO2 yang pas, sangat penting. Kekurangan zat besi dan/atau kalium menyebabkan warna tanaman pudar secara keseluruhan dan daun rontok. Tanaman ini tidak banyak menuntut fosfat, tetapi bereaksi buruk terhadap nitrat berlebih.

Disarankan memberi pupuk cair secara rutin (2–3 kali seminggu) dan root tab secara berkala.

Penanaman: Tanam cukup dalam di substrat agar tidak mengambang. Berbeda dengan beberapa tanaman yang bisa dibiarkan mengambang sampai akarnya tumbuh, cara ini tidak disarankan untuk Proserpinaca palustris.

Menurut Aquarium Breeder

Peralatan apa yang dibutuhkan?

Pencahayaan: Pencahayaan harus kuat karena Mermaid Weed sangat suka cahaya dan akan mati jika ternaungi.

Dengan pencahayaan yang baik, daunnya berwarna merah tembaga yang indah, sehingga menjadi kontras yang menarik dengan tanaman lain. Dalam cahaya rendah, daunnya hijau dan batangnya tebal dan kurang menarik, kira-kira dua kali lebih tebal dibanding dalam kondisi optimal.

Menurut sebuah penelitian, tanaman ini cenderung menumbuhkan daun juvenil (belum berkembang) dengan siklus cahaya 8 jam, daun generatif (dewasa) dengan siklus cahaya 12 jam, serta daun generatif dan bunga dengan siklus cahaya 14 jam.

Jika cahaya tidak sampai ke bagian bawah batang, daun-daun bawahnya akan rontok. Tanaman ini juga cenderung menggugurkan daun bawah saat batang atasnya mencapai permukaan.

Substrat: Tanaman ini sangat bergantung pada nutrisi dari akar. Jika substratnya tidak memadai, batangnya menghitam dan kondisi tanaman memburuk. Karena itu, substrat yang kaya nutrisi adalah yang ideal. Ketebalan substrat minimal 5 cm karena sistem perakarannya berkembang dengan baik. Tanaman ini tidak tahan jika akarnya dipangkas.

CO2: Meskipun ada aquarist yang berhasil menanam Mermaid Weed tanpa CO2, itu lebih merupakan pengecualian. Tanpa CO2, warna merah-kuning cerah yang menjadi ciri khas tanaman ini tidak akan tercapai. Namun, konsentrasi CO2 yang tinggi juga bisa menyebabkan mutasi bentuk daun, membuatnya lebih tipis dengan gerigi yang memanjang.

Menurut Aquarium Breeder

Bagaimana cara berkembang biaknya?

Dalam bentuk emersed, Proserpinaca palustris berkembang biak dengan biji, yang paling cocok untuk budidaya di luar ruangan.

Di akuarium (bentuk submersed), tanaman ini bisa diperbanyak dengan stek batang.

  • Ambil stek batang yang sehat, pastikan memiliki beberapa daun dan ruas.
  • Potong di antara ruas.
  • Buang daun di bagian bawah stek, lalu tanam di substrat.

Perbanyakannya kurang memuaskan. Tanaman ini hanya menumbuhkan tunas samping saat dipangkas, itu pun biasanya hanya 1 sampai 3 sekaligus. Tunas samping tersebut juga tumbuh sangat lambat.

Menurut Aquarium Breeder

Proserpinaca palustris in Lake County, Indiana
Foto: cassi saari, CC BY-SA 4.0

Di mana habitat aslinya?

Proserpinaca palustris ditemukan di berbagai wilayah Amerika Utara, termasuk Amerika Serikat dan Kanada.

Di Amerika Serikat, tanaman ini tersebar di negara bagian seperti Alabama, Arkansas, Delaware, Florida, Georgia, Illinois, Kentucky, Louisiana, Massachusetts, Maryland, Michigan, Missouri, Mississippi, North Carolina, New Jersey, New York, Oklahoma, Pennsylvania, Rhode Island, South Carolina, Tennessee, Texas, Virginia, Wisconsin, dan West Virginia.

Selain itu, tanaman ini juga ada di provinsi-provinsi Kanada seperti New Brunswick, Ontario, dan Quebec, serta di negara-negara seperti Jamaika, Kuba, Bahama, Meksiko (khususnya di negara bagian Chiapas dan Veracruz-Llave), Guatemala, El Salvador, dan Kolombia.

Menurut Aquarium Breeder

Habitat alami

Proserpinaca palustris adalah tanaman air tawar. Umumnya tumbuh di rawa dangkal, kolam, atau genangan sementara.

Tanaman ini sangat tahan dalam kondisi terendam, tetapi juga membutuhkan periode di udara terbuka dalam siklus hidupnya.

Menurut Aquarium Breeder

Catatan

Melting: ada banyak penyebab tanaman ini bisa tiba-tiba melting.

  • Peralihan dari bentuk emersed ke bentuk submersed.
  • Perubahan parameter air yang mendadak.
  • Air terlalu sadah dan/atau pH terlalu basa.
  • Pencahayaan rendah, ternaungi, dan fotoperiode yang pendek.
  • Pupuk dan CO2 kurang.

Perubahan warna: tergantung kondisi lingkungannya, tanaman ini bisa berwarna dari hijau muda sampai merah, bahkan ungu. Warna merah sering kali mustahil didapat tanpa kondisi optimal. Di akuarium low-tech (tanpa CO2, cahaya rendah), warna utamanya hijau dengan sedikit semburat kekuningan.

Bagian bawah gundul: saat Mermaid Weed sudah sangat besar (atau mencapai permukaan), daun-daun bawahnya bisa mati, menyisakan batang bawah yang gundul dan memanjang. Daun-daun atas mulai menghalangi cahaya untuk daun bawah. Solusi: pangkas tanaman, periksa pencahayaan, dan berikan CO2.

Pemindahan: tanaman bisa melting setelah dipindahkan atau diperbanyak dengan cara dipisah, bahkan di akuarium yang sama. Tanaman ini tidak suka diganggu, dan memotong akarnya akan berdampak buruk.

Sensitif terhadap nutrisi: tanaman ini tidak bisa bertahan lama tanpa nutrisi. Solusi: pemupukan rutin.

Alga: karena pertumbuhannya yang relatif lambat, tanaman ini lebih mudah ditumbuhi alga.

Manfaat: warna, bentuk, dan wujudnya menjadikannya tambahan dekoratif yang sangat baik untuk aquascape apa pun. Tanaman ini menghasilkan gelembung oksigen kecil (pearling) di bagian atasnya. Sistem perakarannya yang berkembang baik membantu memecah kantong anaerob di substrat. Tanaman ini juga menjadi tempat berlindung dan bersembunyi bagi invertebrata dan ikan kecil, serta menjadi sumber biofilm bagi burayak yang baru menetas dan anakan udang.

Kesimpulan: untuk mendapatkan tampilan klasik yang diinginkan, tanaman ini membutuhkan CO2, substrat kaya nutrisi, pemupukan rutin, dan pencahayaan kuat, semuanya dalam keseimbangan yang pas. Tanaman ini akan kesulitan di akuarium low-tech, jadi lebih cocok untuk aquarist berpengalaman.

Jika memelihara udang bersama Mermaid Weed: kadar CO2 yang tinggi dan tembaga (kebanyakan pupuk mengandung tembaga) sangat berbahaya bagi udang.

Menurut Aquarium Breeder

Referensi

  • McCallum, William Burnet. “On the nature of the stimulus causing the change of form and structure in Proserpinaca palustris.” Botanical Gazette 34, no. 2 (1902): 93-108.
  • de Wit, H. C. D. “Introduction to aquarium plants and some remarks on Proserpinaca palustris L.” The Aquarium April (1960): 103-108.
  • Davis, Graham J. “Proserpinaca: photoperiodic and chemical differentiation of leaf development and flowering.” Plant Physiology 42, no. 5 (1967): 667-668.

Menurut Aquarium Breeder