Pogostemon helferi

Pogostemon helferi

Tingkat kesulitan
Sulit
Cahaya
Kuat
CO₂
Wajib
Kecepatan tumbuh
Lambat
Posisi
Latar depan, Latar tengah

Info singkat

  • Nama umum: Pogostemon helferi
  • Nama lain: Dao-noi atau Little Star
  • Ukuran akuarium minimum: sekitar 40 liter
  • Tingkat kesulitan: sedang sampai sulit
  • Pencahayaan: sedang sampai tinggi
  • pH optimal: 6,0–8,0
  • Kesadahan optimal: air agak sadah
  • Suhu optimal: 22–26 °C
  • Substrat: perlu (kaya nutrisi)
  • Bisa mengapung: tidak
  • Bisa ditanam emersed: ya
  • Ukuran: 7–15 cm
  • Bentuk pertumbuhan: tanaman batang (stem)
  • Laju pertumbuhan: lambat sampai sedang (submersed), sedang (emersed)
  • Posisi di akuarium: latar depan / latar tengah
  • Pupuk: perlu
  • CO2: perlu
  • Perbanyakan: stek, tunas samping, dan biji (emersed)

Menurut Aquarium Breeder

Kondisi air seperti apa?

Pogostemon helferi kurang ideal untuk pemula karena kebutuhannya akan cahaya, CO2, dan nutrisi yang tinggi serta parameter air yang stabil. Tanaman ini sensitif terhadap perubahan suhu dan kualitas air, jadi akuarium yang sudah melewati siklus nitrogen dan benar-benar mapan sangat penting.

Ukuran akuarium: minimal sekitar 40 liter. Tanaman ini bisa dipakai sedikit-sedikit di akuarium nano yang lebih kecil, tetapi tidak disarankan karena butuh parameter air yang stabil, yang sangat sulit dicapai di akuarium kecil. Akuarium yang lebih besar selalu lebih baik untuk kestabilan kimia air.

Suhu: idealnya 22–26 °C. Beberapa sumber menyebut tanaman ini tahan pada 15–28 °C, tetapi perubahannya harus terjadi sangat perlahan (selama beberapa hari). Perubahan suhu mendadak apa pun akan membuatnya melting.

pH: 6,0–8,0.

Kesadahan: bisa beradaptasi pada rentang yang cukup luas, tetapi tumbuh paling baik pada GH 6–18. Tanaman ini tidak suka air lunak. Idealnya, parameter air yang biasa dialami tanaman sebelumnya perlu diketahui, karena perpindahan dari air lunak ke air sadah atau sebaliknya akan membuat tanaman melting.

Kimia air di alam: hasil analisis laboratorium air di Provinsi Kanchanaburi, Thailand: pH 7,8, konduktivitas 210 µS, bikarbonat 132 ppm, nitrat (N) 0 ppm, fosfat (P) < 0,14 ppm, kalium (K) < 0,34 ppm, magnesium (Mg) 3 ppm, boron (B) < 0,01 ppm.

Menurut Aquarium Breeder

Bagaimana cara merawatnya?

Pogostemon helferi termasuk tanaman yang rewel dan tidak cocok untuk pemula, karena butuh kondisi yang nyaris ideal. Bahkan dalam kondisi optimal pun pertumbuhannya paling banter sedang, jadi tanaman ini tidak akan memenuhi akuarium meskipun dibiarkan tanpa perawatan selama beberapa waktu.

  • Pemangkasan: memotong daun-daun tua adalah salah satu cara penting merawat tanaman ini.
  • Jangan biarkan tanaman lain menaunginya; ini cara yang pasti untuk membuatnya mati.
  • Ganti air sebagian sangat penting, karena menambahkan unsur mikro (nutrisi) ke dalam air dan mempercepat pertumbuhan.

Penanaman

Karena ukurannya kecil dan bentuknya rimbun, tanaman ini cocok untuk latar depan dan latar tengah akuarium tanaman. Tanam di substrat setebal 5–7 cm agar tidak kesulitan berakar. Beri jarak sekitar 5 cm antartanaman untuk mengurangi persaingan di tahap awal dan memberi kesempatan tanaman muda untuk mapan. Jangan menanam terlalu rapat, karena kelompok yang padat tampaknya menghambat pertumbuhannya.

Perbanyakan

  • Biji (hanya jika ditanam emersed)
  • Tunas samping (dekat pangkal batang)
  • Stek pucuk dari batang dewasa (bisa, tetapi tidak disarankan)

Karena ukurannya kecil, stek pucuk bukan cara terbaik, meskipun memangkas pucuk akan merangsang tunas samping dan membuat tanaman lebih rimbun. Di akuarium, tunas samping adalah cara perbanyakan utama: potong tepat di pangkalnya sehingga setiap tunas punya mahkota dan beberapa akar. Walaupun bisa membentuk karpet yang mengesankan, tanaman ini tidak dianggap sebagai tanaman karpet klasik.

Metode Dry Start

Dry Start Method (DSM) menyediakan CO2 tanpa batas dan banyak cahaya, sangat mendorong pertumbuhan tanaman yang lambat, menjalankan siklus pada substrat, dan menghilangkan masalah alga. Pogostemon helferi menjadi tidak terlalu rewel saat ditanam emersed.

  • Setelah menanam, jangan isi akuarium dengan air; tambahkan air secukupnya saja sampai mencapai permukaan bagian substrat yang paling rendah.
  • Tanam batang-batangnya di substrat yang kaya nutrisi.
  • Semprot air secara rutin untuk menjaga kelembapan tinggi (sekitar 80%).
  • Tutup bagian atas akuarium dengan plastik wrap untuk menjaga kelembapan.
  • Isi akuarium dengan air setelah tanaman mulai tumbuh.

Menurut Aquarium Breeder

Peralatan apa yang dibutuhkan?

Pencahayaan: Pogostemon helferi yang ditanam submersed butuh pencahayaan yang baik agar tetap tampak kokoh. Berikan cahaya sedang-tinggi (30–50 PAR) dengan sistem lampu yang efisien dan lama penyinaran minimal 8 jam per hari (batas minimum mutlak); 10 jam lebih baik. Dalam cahaya rendah, paling bagus tanaman tumbuh kurus dan tunasnya menjadi hijau kekuningan; biasanya tanaman akan melting karena cahaya kurang atau ternaungi tanaman yang lebih tinggi.

Substrat: saat ditanam terendam, tanaman ini butuh substrat kaya nutrisi; ia rakus nutrisi dan punya sistem akar yang kuat. Aqua soil yang diperkaya sudah cukup dan membantu tumbuhnya batang yang lebih tebal serta daun yang sehat dan tebal. Rekomendasi: ADA Amazonia aqua soil, Carib Sea Eco-Complete, Seachem Fluorite. Tanaman emersed bahkan bisa tumbuh di batu dan kayu (driftwood).

Arus: tanaman ini tidak suka air yang diam. Di alam, ia ditemukan di sungai dan anak sungai berarus deras, dan roset yang pendek dan kompak serta daunnya yang bergelombang sangat cocok untuk air yang deras. Tanpa arus, tanaman akan melting dalam hitungan hari.

CO2: injeksi CO2 adalah keharusan. Tanaman ini butuh kadar CO2 yang stabil agar tetap sehat dan tumbuh rapat, jadi sistem CO2 bertekanan (tabung) lebih baik. Di akuarium low-tech tanpa CO2, tanaman tampak lemas, tumbuh memanjang dan kurus, serta tumbuh sangat lambat dan tidak kompak.

Pemupukan: seperti tanaman lain, tanaman ini mendapat manfaat dari makronutrien dan mikronutrien, yang menunjang pertumbuhan sehat dan warna terbaik. Namun, nutrisi berlebihan juga menekan pertumbuhan; kadar nitrat dan fosfat di air habitat aslinya sangat rendah.

Menurut Aquarium Breeder

Di mana habitat aslinya?

Pogostemon helferi punya daerah sebaran yang terbatas. Tanaman ini hanya ditemukan di Myanmar dan Thailand bagian barat.

Menurut Aquarium Breeder

Habitat alami

Di habitat aslinya, Pogostemon helferi sering tumbuh emersed atau terendam di sepanjang tepi sungai dan anak sungai. Karena itu tanaman ini juga pilihan yang bagus untuk paludarium.

Menurut Aquarium Breeder

Catatan

Pogostemon helferi adalah tanaman air batang yang ornamental (rata-rata tingginya 7–15 cm), dengan ciri bentuk rimbun, pertumbuhan kompak, daun keriting, dan warna hijau cerah.

Daunnya bergelombang (berbentuk zig-zag) dan sedikit melengkung ke bawah. Walaupun tampak sangat lembut dan ringan, daunnya cukup rapuh. Urat daunnya terlihat jelas; daunnya halus dan terbentuk dengan baik, tanpa perubahan bentuk, gerigi, atau perubahan warna yang mencolok.

Tanaman ini bisa ditanam emersed maupun submersed. Di akuarium terbuka, saat tumbuh di atas permukaan air, tanaman ini membentuk bunga ungu muda, dan pertumbuhannya lebih cepat daripada bentuk terendamnya.

Ada juga variasi bernama Pogostemon helferi red, dengan urat daun kemerahan dan daun berwarna hijau dengan corak berbeda yang bersemu merah.

Masalah

  • Melting: ada banyak penyebab tanaman ini tiba-tiba melting. Saat tanaman hasil budidaya emersed ditanam terendam, daun-daun awalnya akan melting/mati untuk memberi tempat bagi daun baru, lalu pertumbuhan berlanjut. Parameter air yang tidak stabil, cahaya rendah, ternaungi tanaman lain, pupuk terlalu sedikit atau terlalu banyak, serta substrat yang tidak sesuai juga bisa menyebabkan melting. Jika tanaman dipindah dan kondisinya berubah mendadak, daunnya akan melting dan daun baru yang sudah menyesuaikan dengan kondisi baru mungkin akan tumbuh.
  • Rapuh: daunnya sangat mudah patah saat perawatan. Solusi: tangani tanaman dengan ekstra hati-hati.
  • Sulit ditanam: batang muda mudah rusak dan awalnya belum punya akar yang berkembang baik, sehingga bisa terlepas dan mengapung. Solusi: tanam dengan pinset akuarium dan letakkan beberapa kerikil atau batu di sekitar batang, hati-hati agar batang dan akarnya tidak rusak.
  • Disukai hewan: daunnya yang halus bisa dimakan oleh beberapa jenis siput dan ikan. Solusi: cari informasi terlebih dahulu.

Manfaat

  • Aquascape: tambahan dekoratif yang sangat bagus untuk aquascape gaya Dutch.
  • Tidak menaungi: tanaman ini tidak tumbuh besar, jadi tidak menghalangi cahaya seperti banyak tanaman tinggi dan/atau tanaman apung.
  • Tempat berlindung bagi ikan, burayak, dan udang: memberikan perlindungan dan keteduhan bagi invertebrata, katak kecil, dan ikan.
  • Tempat mencari makan: berfungsi sebagai "prasmanan" biofilm, pakan pertama yang ideal bagi burayak yang baru menetas dan anakan udang.

Teman setangki yang cocok

Pogostemon helferi cocok dengan berbagai macam ikan air tawar dan invertebrata:

  • Ikan (misalnya cupang, ikan pedang/swordtail, tetra, Harlequin Rasbora, Zebra Danio, Clown Killifish, Cherry Barb, Panda Garra, Albino Bristlenose Pleco, platy, guppy, Endler, molly, Otocinclus, Pygmy Cory, dll.)
  • Udang hias kecil seperti spesies Neocaridina (Red Cherry, Blue Velvet, Snowball, Black Rose, Orange Sakura, Green Jade, Rili, dll.) atau spesies Caridina (Crystal Red, Caridina cf. babaulti, Blue Tiger, dll.), udang Amano, Ghost shrimp, Bamboo shrimp, Vampire shrimp. Pada dasarnya, spesies udang apa pun bisa dipelihara bersamanya.
  • Siput air tawar (Japanese trapdoor snail, siput Ramshorn, siput Nerite, Malaysian Trumpet snail, Black Devil snail, Asolene spixi, Rabbit snail, dll.).

Hindari atau berhati-hatilah

Jangan pernah memelihara Pogostemon helferi bersama lobster air tawar atau kepiting air tawar, karena kemungkinan besar mereka akan merobek daun dan mencabut tanaman.

Hindari juga ikan yang galak dan agresif yang dikenal sebagai pemakan tanaman, seperti Texas cichlid, Frontosa, Jack Dempsey, Red Devil, dan Oscar. Manfish juga bisa mencabut dan menggigiti tanaman ini, dan siput mystery (keong emas) mungkin memakan daunnya.

Kesimpulan

Pogostemon helferi adalah tanaman air asli Thailand yang sangat bagus untuk latar depan. Struktur daunnya sangat unik dan dengan mudah menjadi titik fokus. Tanaman ini entah cepat mati atau tumbuh subur di akuarium, tanpa ada kondisi di antaranya. Tanaman ini akan kesulitan di akuarium low-tech karena sangat membutuhkan cahaya kuat dan tambahan CO2, dan juga membutuhkan arus air serta substrat yang kaya nutrisi.

Menurut Aquarium Breeder

Referensi

  • Wangwibulkit, Maneerat, and Srunya Vajrodaya. “Ex-situ propagation of Pogostemon helferi (Hook. f.) Press using tissue culture and a hydroponics system.” Agriculture and natural resources 50, no. 1 (2016): 20-25.
  • Christensen C, Andersen T, Pedersen O. (2008a) Hunting for Pogostemon helferi. The Aquatic Gardener 21: 31-41.

Menurut Aquarium Breeder