Characidae, Brasil
Green Fire Tetra
Aphyocharax rathbuni
Nama lain: Tetra Green Fire, Rathbun's Bloodfin, Rathbun Bloodfin Tetra
- Suhu
- 20–26°C
- pH
- 6,5–7,5
- Akuarium minimum
- 60 cm
- Tingkat kesulitan
- Mudah
Tabel data
Lihat tabel lengkap
- Suhu
- 20–26°C
- pH
- 6,5–7,5
- Kesadahan (dGH)
- 2–20
- Ukuran
- 4,5 cm
- Akuarium minimum
- 60 cm
- Tingkat kesulitan
Mudah 2/8 Kenapa?
Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:
- RuangMudahakuarium mulai 60 cm, ikan sepanjang 4,5 cm
- AirMudahpH 6,5–7,5, 2–20 dGH
- SuhuMudah20–26°C
- PerilakuSedangagak agresif, suka menggigit sirip
- KelompokSedangkelompok mulai 6 ekor
Tingkat kesulitan 2/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung
Sumber dan tingkat keandalan
- Suhu
- Seriously Fish
- pH
- Seriously Fish
- Kesadahan (dGH)
- Seriously Fish
- Ukuran
- Seriously Fish
- Akuarium minimum
- Seriously Fish
- Tingkat kesulitan
- Seriously Fish
Diterjemahkan dan dirangkum dari Seriously Fish. Diperbarui 2026-10-29.
Info singkat
Green fire tetra, atau Rathbun's bloodfin, Aphyocharax rathbuni, adalah ikan characid endemik di daerah aliran sungai Paraguay, Paraná, dan Uruguay. Ikan ini ditemukan di Brasil, Paraguay, Argentina, dan Uruguay, di anak sungai dan sungai yang ternaungi oleh tumbuhan terapung atau tumbuhan yang menjuntai di atas air. Meskipun cocok untuk akuarium komunitas, ikan ini dikenal suka menggigit sirip ikan lain, jadi spesies bersirip panjang seperti banyak jenis cichlid dan anabantoid sebaiknya tidak dijadikan teman satu akuarium.1
Butuh akuarium seberapa besar?
Akuarium dengan ukuran alas 60 × 30 cm sudah cukup untuk satu kelompok kecil. Volumenya sekitar 54 liter.1
Kondisi air seperti apa?
Bagaimana cara merawatnya?
Disarankan memakai akuarium yang banyak tanaman airnya dengan substrat pasir. Akuarium bisa dihias dengan kayu bogwood, akar, dan batu kerikil. Pencahayaan tidak terlalu penting. Ikan ini menyukai arus air yang sedang.1
Diberi pakan apa?
Di akuarium ikan ini tidak pilih-pilih makanan dan mau menerima sebagian besar pakan akuarium. Pakan hidup atau beku sebaiknya diberikan secara rutin.1
Bisa dicampur dengan ikan apa?
Pelihara dalam kelompok minimal 6 ekor. Meskipun cocok untuk akuarium komunitas, pilihlah teman satu akuarium yang kuat dan gesit, karena spesies ini dikenal suka menggigit sirip ikan lain. Begitu pula, spesies bersirip panjang seperti banyak jenis cichlid dan anabantoid sebaiknya dihindari.1
Teman satu akuarium
- Perilaku
- Agak agresif
- Kelompok minimal
- 6 ekor
Hindari
Saran berdasarkan suhu, pH, ukuran, dan sifat tiap spesies. Cek kecocokan dengan spesies lain →
Bagaimana membedakan jantan dan betina?
Saat siap memijah, tubuh betina tampak lebih berisi.1
Bagaimana cara berkembang biaknya?
Tidak sulit. Ikan ini memijah secara berkelompok dan menyebar telurnya.
Akuarium pemijahan sebaiknya berukuran sekitar 60 × 30 × 30 cm, dengan pH sekitar 6,5 dan air yang sangat lunak. Pencahayaan hanya sedikit atau tidak perlu sama sekali.
Akuarium pemijahan sebaiknya ditanami rapat dengan tanaman air berdaun halus seperti Cabomba atau Java moss, karena telurnya lengket dan tanaman ini menjadi tempat berlindung bagi telur selama pemijahan berlangsung. Filter spons yang digerakkan aerator sudah cukup.
Indukan sebaiknya dikondisikan dengan baik di akuarium utama dengan pemberian cacing darah, artemia, dan pakan hidup lainnya dalam jumlah banyak. Betina yang sudah siap memijah mudah dikenali karena perutnya tampak jelas membuncit.
Sebagian pehobi menyarankan agar jantan dan betina dikondisikan secara terpisah supaya pemijahan hanya terjadi di akuarium pemijahan.
Setelah dimasukkan ke akuarium pemijahan, pemijahan kemungkinan dimulai dalam 24 jam (kadang lebih lama), sering kali pada pagi hari. Telur yang dihasilkan bisa mencapai 500 butir. Telur menetas dalam 2–3 hari dan burayak mulai berenang bebas 4–5 hari kemudian.
Begitu burayak sudah berenang bebas, mulailah memberi infusoria, lalu beralih ke artemia yang baru menetas dan pakan bubuk yang sangat halus. Pertumbuhannya cukup cepat asalkan ganti air rutin dilakukan, dan pakan yang lebih besar sebaiknya diberikan seiring burayak tumbuh.1
Sebaran alami
Apa kata sumber
- Brasil, Paraguay, Argentina, Uruguay · Seriously Fish1: “It is found in Brazil, Paraguay, Argentina and Uruguay, in streams and rivers shaded by floating or overhanging vegetation.”
- Paraná · Seriously Fish1: “Endemic to the Paraguay, Paraná and Uruguay river drainages in Brazil, Paraguay, Argentina and Uruguay.”
GBIF punya 692 catatan di alam liar: 691 di negara-negara di atas, 1 di tempat lain (terbanyak: Bolivia 1). Catatan di tempat lain bisa jadi ikan yang dilepas orang, atau salah identifikasi.
- Catatan di negara asal
- Catatan di tempat lain
- Negara asal
- Tiap kotak sekitar 160 km.
Data: GBIF.org, 692 catatan, diambil 2026-11-06 · CC0, CC BY 4.0. Peta dasar: Natural Earth.
Di mana habitat aslinya?
Endemik di daerah aliran sungai Paraguay, Paraná, dan Uruguay di Brasil, Paraguay, Argentina, dan Uruguay.1
Habitat alami
Anak sungai, sungai, dan cabang-cabang sungai, terutama di bagian yang ternaungi oleh tumbuhan terapung atau tumbuhan yang menjuntai di atas air.1
Catatan
Spesies ini juga dikenal dengan nama umum lain, yaitu 'green fire tetra'.1
Sumber
1 sumber
- Seriously Fish seriouslyfish.com
Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.
Foto pembaca
Belum ada foto. Anda memelihara Green Fire Tetra? Kirim fotonya agar semua bisa ikut melihat.
Diskusi
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman.
Pemeriksaan antispam gagal dimuat sehingga komentar belum terkirim. Coba muat ulang halaman.
Sesuai ketentuan, komentar memerlukan verifikasi pengguna; fitur ini akan segera tersedia.