Characidae, Brasil

Neon tetra

Paracheirodon innesi

Nama lain: Ikan neon, Neon, Tetra neon, Neon fish

Suhu
20–26°C
pH
5–7
Kesadahan (dGH)
1–10
Ukuran
4 cm
Akuarium minimum
40 cm
Tingkat kesulitan
Sedang 4/8

Diterjemahkan dan dirangkum dari The Spruce Pets. Diperbarui 2026-10-29.

Cek kecocokan dengan spesies lain →

Info singkat

  • Nama umum: Neon tetra, ikan neon
  • Famili: Characidae
  • Ukuran dewasa: 4 cm
  • Harapan hidup: 5–10 tahun
  • Asal: Kolombia bagian tenggara, Peru bagian timur, Brasil bagian barat
  • Sifat: Damai
  • Area renang: Bagian tengah akuarium
  • Ukuran akuarium minimum: 38 liter
  • Pakan: Omnivora
  • Pemijahan: Penyebar telur (egg scatterer)
  • Tingkat perawatan: Menengah
  • pH: 7
  • Kesadahan: Hingga 10 dGH
  • Suhu: 20–26 °C

Menurut The Spruce Pets

Layak dibeli?

Saat membeli di toko ikan hias, pilih ikan yang berenang aktif dan warnanya cerah, karena warna yang pudar bisa menjadi tanda kesehatan yang kurang baik.

Neon tetra umumnya merupakan hasil penangkaran, sebagian besar berasal dari peternakan ikan di Timur Jauh dan Eropa Timur. Kini sudah tersedia beberapa varietas hasil penangkaran. Di antaranya neon tetra sirip panjang (long-finned), meskipun cukup langka, lalu galur golden yang pada dasarnya merupakan varietas semi-albino, serta diamond neon tetra yang tampak bertabur sisik metalik di sepanjang bagian atas tubuhnya. Ada juga satu varietas yang memiliki garis biru tetapi tanpa warna merah.

Menurut The Spruce Pets

Kondisi air seperti apa?

Air untuk neon tetra sebaiknya lunak dan asam, artinya pH tidak di atas 7,0 dan kesadahan tidak lebih dari 10 dGH. Ekstrak blackwater atau kayu apung sering dipakai untuk menggelapkan warna air, menjaga pH tetap asam, dan melunakkan air.

Menurut The Spruce Pets

Bagaimana cara merawatnya?

Akuarium yang baru disetel tidak cocok untuk neon tetra karena ikan ini tidak tahan terhadap perubahan yang terjadi selama siklus awal. Masukkan neon tetra hanya setelah akuarium benar-benar matang dan kimia airnya stabil.

Menurut The Spruce Pets

Diberi pakan apa?

Di alam, neon tetra adalah omnivora yang memakan bahan tumbuhan maupun hewani, seperti serangga, cacing, dan krustasea kecil. Pakan serpih (flake) halus, butiran kecil, artemia atau daphnia hidup maupun beku, serta cacing darah (bloodworm) beku atau kering beku (freeze-dried) semuanya pilihan pakan yang baik. Berikan pakan yang bervariasi, termasuk pakan hidup, agar ikan tetap sehat.

Beri makan neon tetra dua sampai empat kali sehari, dan hanya sebanyak yang bisa dihabiskan dalam dua menit. Pemberian pakan berlebihan bisa membuat ikan tampak kembung, menurunkan nafsu makan, dan menyebabkan sembelit. Pastikan sisa pakan dibersihkan dari akuarium karena bisa menaikkan kadar amonia, yang berbahaya bagi neon tetra.

Menurut The Spruce Pets

Bisa dicampur dengan ikan apa?

Neon tetra adalah ikan yang damai dan akur dengan sebagian besar ikan komunitas. Selalu pelihara neon tetra dalam kelompok minimal enam ekor atau lebih, karena ikan ini hidup bergerombol dan membutuhkan kehadiran sesamanya. Neon tetra cocok di akuarium komunitas selama spesies lain tidak besar atau agresif. Ikan kecil yang damai seperti rasbora, tetra kecil, dwarf gourami, corydoras, dan lele kecil lainnya merupakan teman yang baik. Hindari tetra berukuran lebih besar, karena mereka akan memangsa neon tetra begitu ada kesempatan. Patokannya: jika mulut ikan bisa terbuka cukup lebar untuk menelan neon, cepat atau lambat ikan itu akan melakukannya.

Seperti ikan berwarna cerah lainnya, warna terang neon tetra akan memudar pada malam hari saat beristirahat, saat sedang terkejut atau waspada, atau saat sakit.

Menurut The Spruce Pets

Bagaimana membedakan jantan dan betina?

Perbedaan jantan dan betina pada neon tetra tidak terlalu kentara. Umumnya, betina memiliki perut yang lebih besar dan lebih membulat dibanding jantan. Perut yang membulat ini bahkan bisa membuat garis biru pada betina tampak melengkung, berbeda dengan garis biru pada jantan yang sangat lurus.

Menurut The Spruce Pets

Bagaimana cara berkembang biaknya?

Neon tetra bisa cukup sulit dipijahkan karena membutuhkan kondisi air yang sangat spesifik. Jika ingin mencoba memijahkannya, siapkan akuarium pemijahan terpisah. Kesadahan air di akuarium pemijahan sebaiknya hanya 1–2 dGH, dengan pH 5,0–6,0. Gunakan filter busa (sponge filter) dan sediakan tanaman hidup. Ikan yang sedang memijah sering melompat, jadi pastikan akuarium ditutup. Tutupi sisi-sisi akuarium dengan kertas gelap untuk mengurangi cahaya. Suhu air dijaga antara 22–24 °C. Neon tetra bisa dipijahkan setiap beberapa minggu.

Kondisikan pasangan induk dengan pakan hidup sebelum dipindahkan ke akuarium pemijahan. Saat memasukkan pasangan induk, mulailah tanpa pencahayaan sama sekali. Keesokan harinya, tambahkan pencahayaan dan terus naikkan secara bertahap untuk memicu pemijahan. Pemijahan biasanya terjadi pada pagi hari. Saat memijah, jantan akan melingkari betina, lalu betina akan melepaskan lebih dari 100 butir telur. Telurnya transparan dan sedikit lengket sehingga menempel pada tanaman. Pindahkan pasangan induk segera setelah telur dikeluarkan, karena induk akan cepat memakan telurnya.

Pertahankan cahaya redup karena telur maupun burayak sensitif terhadap cahaya. Telur akan menetas dalam sekitar 24 jam, menghasilkan burayak kecil yang selama beberapa hari berikutnya hidup dari kuning telurnya. Tingkat penetasannya tidak tinggi, jadi jangan berharap lebih dari sepertiga telur menjadi burayak yang bertahan hidup. Dalam tiga sampai empat hari, burayak akan mulai berenang bebas dan harus diberi pakan yang sangat kecil, seperti infusoria, rotifera, kuning telur rebus, atau pakan burayak komersial. Dalam beberapa minggu, burayak sudah cukup besar untuk diberi artemia yang baru menetas. Burayak akan menampilkan warna dewasa setelah bulan pertama.

Menurut The Spruce Pets

Di mana habitat aslinya?

Neon tetra berasal dari sungai-sungai kecil dan anak sungai berair jernih maupun blackwater di daerah aliran Sungai Orinoco dan Amazon di Brasil, Kolombia, dan Peru. Neon tetra hidup berkelompok, terutama di lapisan air bagian tengah.

Menurut The Spruce Pets

Habitat alami

Habitat aslinya adalah perairan blackwater di bawah kanopi hutan yang lebat sehingga hanya sedikit cahaya yang bisa masuk. Di alam, neon tetra hidup di area berair gelap dengan vegetasi dan akar yang rapat. Menyediakan habitat dengan banyak tempat bersembunyi yang redup itu penting. Berikan banyak tanaman air, termasuk tanaman apung bila memungkinkan. Kayu apung (driftwood) juga bisa menjadi tempat bersembunyi. Substrat berwarna gelap akan meniru habitat alami tempat neon tetra merasa paling nyaman. Sebagian penghobi memasang latar belakang gelap di tiga sisi akuarium untuk mendapatkan suasana redup yang diinginkan.

Menurut The Spruce Pets

Catatan

Neon tetra memiliki tubuh ramping berbentuk torpedo yang panjangnya tidak lebih dari 4 cm. Dari ujung moncong hingga sirip adiposa, neon tetra memiliki garis biru neon yang cerah. Garis cerah ini diyakini membuat mereka lebih mudah saling melihat di perairan blackwater. Di bawah garis biru, perut neon tetra berwarna putih keperakan. Setelah bagian perut, garis merah cerah memanjang hingga ke ekor. Keindahan ikan ini hanya tertandingi oleh cardinal tetra, yang sering tertukar dengannya. Perbedaan utama kedua ikan ini ada pada garis merahnya. Pada neon tetra, garis merah hanya membentang dari tengah tubuh sampai ekor. Pada cardinal tetra, garis merah membentang di sepanjang tubuh, dari moncong hingga ekor.

Menurut The Spruce Pets

Artikel yang menyebut spesies ini