Ambulia

Limnophila sessiliflora

Tingkat kesulitan
Mudah
Cahaya
Sedang
CO₂
Opsional
Kecepatan tumbuh
Cepat
Posisi
Latar belakang

Info singkat

  • Nama umum: Dwarf ambulia
  • Nama lain: Ambulia, Ambulis, Asian marshweed
  • Tingkat kesulitan: Mudah
  • Pencahayaan: Rendah hingga tinggi
  • pH optimal: 5,0–7,0
  • GH optimal: 1–10
  • Suhu optimal: 20–28 °C
  • Substrat: Apa saja
  • Bisa ditanam emersed: Sebagian
  • Laju pertumbuhan: Cepat
  • Posisi di akuarium: Latar belakang
  • Tinggi: 25–50 cm
  • Pupuk: Kebutuhan rendah
  • CO2: Diperlukan
  • Perbanyakan: Vegetatif
  • Warna: Hijau

Menurut Aquarium Breeder

Layak dibeli?

Limnophila sessiliflora tercatat sebagai spesies gulma bermasalah/invasif di Amerika Serikat berdasarkan Act № 36 tahun 1983 dan di Afrika Selatan berdasarkan Federal Noxious Weed List tahun 1999. Karena itu, mengimpor spesies ini ke negara-negara tersebut adalah ilegal.

Kecuali Anda benar-benar yakin tanaman ini aman, misalnya ditumbuhkan dalam kondisi steril/laboratorium (in vitro) dan wadah in vitro-nya tidak rusak atau belum dibuka, karantina dan disinfeksi tanaman terlebih dahulu untuk menghindari risiko kontaminasi dan keracunan. Jangan langsung memasukkan tanaman baru ke akuarium setelah dibeli.

  • Tanaman bisa membawa parasit, hama seperti siput, atau bahkan predator (nimfa capung, nimfa capung jarum, dan lain-lain).
  • Tanaman mungkin sudah mengandung residu bahan kimia (pestisida) yang dipakai untuk membasmi parasit, siput, dan sebagainya. Bahan kimia ini sangat beracun bagi ikan, udang, dan invertebrata lainnya.

Menurut Aquarium Breeder

Echinodorus bleheri & Limnophila sessiliflora
Foto: Moritz Holzinger, CC BY-SA 3.0

Butuh akuarium seberapa besar?

Karena ukurannya yang cukup besar dan pertumbuhannya yang sangat cepat, Limnophila sessiliflora hanya cocok untuk akuarium yang lebih besar (terutama yang tinggi) mulai dari 80 liter.

Seiring waktu, tanaman ini akan menjadi begitu besar sehingga mau tak mau harus dipangkas dan dibagi.

Menurut Aquarium Breeder

Kondisi air seperti apa?

Suhu: Limnophila sessiliflora tumbuh paling baik pada suhu tropis yang hangat, 20–28 °C. Tanaman ini juga tahan air dingin hingga 15 °C; hanya saja pertumbuhannya akan melambat.

pH: Hampir semua artikel tentang tanaman ini menyebutkan bahwa ia bisa tumbuh pada pH 6 hingga 8. Ini memang benar, karena tanaman ini sangat tangguh dan tidak menuntut kondisi tertentu. Namun, menurut penelitian, kisaran pH optimalnya adalah 5 hingga 7, jadi air yang sedikit asam lebih disukai.

Kesadahan: Tanaman ini bisa tumbuh di air lunak maupun sadah, GH 1–20. Namun, berdasarkan pengalaman, tanaman ini tumbuh lebih baik dan lebih cepat di air lunak hingga agak sadah (GH 1–10).

Arus: Tanaman ini tahan terhadap pergerakan air sedang, tetapi hindari arus kuat. Ia tidak menyukainya.

Menurut Aquarium Breeder

Bagaimana cara merawatnya?

Di akuarium, Limnophila sessiliflora biasanya dipakai sebagai tanaman batang klasik, ditanam di sisi atau latar belakang karena ukurannya yang lebih besar.

Dalam kondisi optimal, bersiaplah memangkas tanaman ini setiap minggu karena pertumbuhannya bisa sangat cepat. Jangan biarkan tanaman mencapai permukaan air. Mulailah memangkas saat jarak ke permukaan air tinggal 10–15 cm. Tanaman aman dipotong hingga setengahnya.

  • Pemangkasan yang sering lama-kelamaan membuat tanaman makin rimbun karena bisa bercabang di bekas potongan.
  • Pangkas tanaman secara bertingkat agar bagian bawah tanaman tetap mendapat cahaya. Jika cahaya tidak sampai ke daun bagian bawah, tanaman akan merontokkan daun-daun tersebut dan batangnya menjadi gundul.
  • Jika bagian bawah tanaman sudah gundul, Anda bisa memotong pucuk yang sehat dan menanamnya terpisah. Sisa bagian yang kurang menarik cukup dipotong sampai dekat akar lalu dibiarkan; sistem akarnya akan menumbuhkan tunas baru.

Penanaman

Sebaiknya batang ditanam berjarak sekitar 5 cm dan pastikan tidak menaungi tanaman lain.

Tanam cukup dalam di substrat agar tidak mengapung; tidak ada cara atau trik khusus. Jika setelah dipangkas dan ditanam batangnya terus mengapung, Anda bisa membiarkannya mengapung sampai sistem akarnya tumbuh dan siap ditanam di substrat. Meski tanaman tetap bisa tumbuh dan berakar saat mengapung, tidak disarankan membiarkannya begitu dalam jangka panjang.

Perbanyakan

  • Dengan biji. Bunganya menghasilkan biji yang dapat tumbuh. Menurut sebuah penelitian, setiap bunga bisa menghasilkan hingga 150 biji dengan daya kecambah hingga 96%.
  • Vegetatif (stek). Di akuarium, ini adalah cara perbanyakan utama. Cukup potong batangnya lalu tanam, pastikan panjang stek minimal 5–7 cm. Dalam seminggu, tanaman baru sudah memiliki sistem akar.

Masalah umum

  • Rapuh. Helaian daunnya mudah rusak secara mekanis (meski tidak separah Hornwort). Solusi: tangani dengan hati-hati saat perawatan.
  • Daun cokelat. Daun bagian bawah kehilangan warna hijaunya dan menjadi agak kecokelatan saat tanaman tumbuh terlalu besar. Solusi: periksa pencahayaan dan nutrisi. Anda juga bisa memangkas pucuknya dan menanamnya kembali sambil membuang seluruh bagian bawahnya.
  • Batang gundul. Saat batang mencapai permukaan air, tanaman bisa merontokkan daun di bagian bawah. Solusi: pangkas atau letakkan di belakang kayu atau batu untuk menyembunyikan batang yang gundul.
  • Pertumbuhan cepat/terlalu lebat. Tanaman ini bisa menaungi tanaman di sekitarnya. Dengan cahaya tinggi, pemupukan, dan CO2, pertumbuhannya bisa sangat cepat dan perlu banyak dipangkas. Solusi: pangkas batang secara rutin agar tidak menguasai seluruh akuarium.
  • Pemindahan. Tanaman ini tidak suka dipindah. Jika Anda berencana memindahkan atau membuangnya, lakukan dengan sangat hati-hati dan jangan dicabut. Solusi: potong sampai dekat akar atau lakukan dengan hati-hati.

Menurut Aquarium Breeder

Asian or Dwarf Ambulia or Asian marshweed Limnophila sessiliflora in Hyderabad, India.
Foto: J.M.Garg, CC BY-SA 4.0

Peralatan apa yang dibutuhkan?

Pencahayaan: Tanaman ini umumnya bisa tumbuh di bawah kondisi cahaya apa pun, sehingga cocok bahkan untuk akuarium low-tech. Namun, dengan cahaya sedang hingga tinggi, pertumbuhannya jauh lebih cepat. Pertahankan fotoperiode standar 10–12 jam per hari.

Ada pendapat bahwa tanaman ini tetap lebih lebat di bawah cahaya rendah, sedangkan di bawah cahaya kuat cenderung memanjang dan batangnya menjadi "gundul". Pendapat ini tidak tepat: sudah berkali-kali teramati bahwa di bawah cahaya kuat, jarak antarruas justru jauh berkurang, sedangkan di bawah cahaya rendah jaraknya bertambah.

Tanda pasti tanaman kekurangan cahaya adalah daun pucuknya terkulai ke bawah. Jika daunnya tegak dan menutupi batang, berarti tanaman mendapat cukup cahaya. Masalah ini juga berkaitan langsung dengan nutrisi dan pemangkasan tanaman. Keunikan tanaman ini adalah daunnya sedikit menguncup di malam hari dan membuka kembali di pagi hari.

Substrat: Limnophila sessiliflora menyerap sebagian besar nutrisinya dari kolom air, sehingga substrat pasir bahkan kerikil sering direkomendasikan. Hal ini benar sampai batas tertentu. Tanaman ini bisa tumbuh bahkan di substrat inert. Namun, jika ditanam di substrat kaya nutrisi, Anda akan melihat betapa kuat sistem akarnya, dan penampilannya pun akan berubah.

CO2: Meski penambahan CO2 sangat mendorong pertumbuhan, penggunaan sistem CO2 bertekanan tidak wajib; sifatnya opsional.

Penting: Keseimbangan CO2 dan nutrisi yang tepat sangat penting untuk tanaman yang butuh cahaya tinggi. Menggunakan cahaya intens tanpa injeksi CO2 dan/atau pemupukan tidak disarankan karena bisa memicu masalah alga yang serius.

Pemupukan: Tanaman ini membutuhkan kadar nutrisi sedang hingga tinggi, jadi pemberian pupuk cair tanaman secara rutin (2–3 kali seminggu) diperlukan.

Jika Anda memelihara udang di akuarium bersama tanaman ini, perhatikan bahwa kadar CO2 dan tembaga yang tinggi (banyak pupuk mengandung tembaga) sangat berbahaya bagi udang.

Menurut Aquarium Breeder

Di mana habitat aslinya?

Tanaman ini endemik Asia. Tanaman ini tercatat sebagai gulma utama yang bermasalah di sawah padi di India, Sri Lanka, Tiongkok, bagian timur laut Taiwan, Jepang, Filipina, Indochina, dan Malaysia.

Tanaman ini juga dapat ditemukan di Afrika tropis hingga subtropis, Australia, dan Kepulauan Pasifik.

Limnophila sessiliflora pertama kali dibawa ke Amerika Serikat sebagai tanaman akuarium. Pada tahun 1965, tanaman ini pertama kali tercatat di Danau Seminole (Florida/Georgia) dan sejak itu ditemukan di banyak county di Florida serta Georgia barat daya. Di Texas, tanaman ini dilaporkan ada di hulu Sungai San Marcos (Hays County), Danau Landa di Sungai Comal (Comal County), dan Waduk Sheldon (Harris County).

Menurut Aquarium Breeder

キクモ(日本産) 水槽栽培 私物を自宅で撮影 撮影日時 2006年 6月18日
Foto: S.Tanaka, Public domain

Habitat alami

Tanaman serbabisa ini tumbuh subur di berbagai habitat perairan, mulai dari sungai dan anak sungai yang airnya tenang dan mengalir lambat, daerah rawa, parit, kolam, dan sawah, hingga danau dan tanah lembap.

Menurut Aquarium Breeder

Catatan

Deskripsi

  • Kebiasaan tumbuh. Tanaman air menahun yang tumbuh tegak.
  • Bentuk pertumbuhan. Tumbuh dengan bagian yang terendam (submersed) dan di atas air (emersed). Bagian yang tumbuh di atas air biasanya cukup pendek, umumnya mencapai 10–15 cm.
  • Ukuran. Di akuarium, ukurannya pada dasarnya dibatasi oleh akuarium itu sendiri, karena itu sering disebutkan bisa tumbuh hingga 50 cm tingginya dan 2,5–5 cm lebarnya. Di habitat aslinya, batangnya bisa mencapai panjang hingga 3,7 m, tumbuh dari dasar hingga ke permukaan.
  • Batang. Batang yang terendam halus, berdiameter sekitar 2–3 mm. Bagian batang emersed yang pendek tumbuh tegak dan ditutupi bulu-bulu halus.
  • Daun. Daun submersed dan emersed jelas berbeda. Daun emersed berbentuk lanset dan berwarna hijau tua, dengan tepi sobek, tidak rata, bergerigi atau bergerigi tajam, tersusun dalam 5–8 karangan dan panjangnya sekitar 10–20 mm. Daun yang terendam terbagi halus dan menyerupai bulu, panjangnya sekitar 2,5 cm, tersusun dalam karangan berisi 6 daun atau lebih mengelilingi batang; bentuknya bisa oval, memanjang, atau lanset, umumnya sepanjang 10–40 mm.
  • Bunga. Bunga kecil berwarna biru keunguan, biru-violet, atau merah muda, tanpa tangkai, tumbuh di ketiak daun, soliter, dan terletak di bagian paling atas batang di atas air. Di alam, masa berbunga biasanya berlangsung dari Juli hingga September (di Texas, hingga November). Bijinya berwarna cokelat hingga cokelat tua dan berbentuk kerucut hingga silindris.
  • Akar. Massa akar cukup kuat berupa banyak akar putih yang tipis; tanaman ini juga bisa mengeluarkan akar di setiap ruas batang.
  • Warna. Hijau.

Limnophila sessiliflora var. Orange tampil beda dari kerabatnya yang umumnya hijau berkat warna oranyenya.

Etimologi

Nama genus "Limnophila" berasal dari bahasa Yunani "limne" yang berarti "rawa atau kolam" dan "philo" yang berarti "menyukai", menunjukkan kedekatannya dengan habitat perairan. Nama spesies "sessiliflora" berasal dari bahasa Latin "sessilis" yang berarti "duduk atau melekat" dan "flora" yang berarti "bunga", merujuk pada bunga yang melekat langsung pada batang tanpa tangkai.

Taksonomi

Pada tahun 1826, Karl Ludwig von Blume (1796–1862), ahli botani Jerman-Belanda, menyebut spesies ini sebagai Limnophila sessiflora. Pada tahun 1831, G. Bentham mengoreksi ejaannya dari sessiflora menjadi sessiliflora, dan karya-karya selanjutnya umumnya menerima epitet yang telah dikoreksi ini.

  • Kerajaan: Plantae
  • Klad: Tracheophytes (tumbuhan berpembuluh)
  • Klad: Angiosperms (tumbuhan berbunga)
  • Klad: Eudicots
  • Ordo: Lamiales
  • Famili: Plantaginaceae
  • Genus: Limnophila
  • Spesies: Limnophila sessiliflora

Manfaat

  • Serbabisa: Bisa tumbuh emersed maupun submersed, di akuarium low-tech maupun high-tech.
  • Menyerap kelebihan nutrisi: Sebagai tanaman yang tumbuh sangat cepat, ia menyerap nitrat dalam jumlah besar, serta menyerap dan memanfaatkan zat berbahaya dari kotoran hewan, sisa tanaman yang membusuk, dan air keran, seperti logam berat, amonia, dan nitrit.
  • Mengurangi ledakan alga: Tanaman ini rakus nutrisi sehingga mampu mengalahkan alga dalam persaingan.
  • Tempat bersembunyi bagi ikan, burayak, dan udang: Berfungsi sebagai pelindung dan tempat bersembunyi bagi invertebrata dan ikan kecil.
  • Tempat mencari makan: Menyediakan biofilm, pakan pertama yang ideal bagi burayak yang baru menetas dan anakan udang.
  • Oksigenasi: Berkat permukaan daunnya yang bergerigi, tanaman ini menjernihkan air dari kekeruhan dan menambah oksigen.

Kesimpulan

Limnophila sessiliflora adalah tanaman yang tumbuh cepat dan serbabisa. Ia cepat beradaptasi dengan hampir semua kondisi dan menyerap nitrat seperti spons. Tanaman ini bisa menjadi tambahan yang bagus untuk akuarium low-tech maupun high-tech. Di sisi lain, banyak kelebihan ini lama-kelamaan bisa menjadi beban, karena tanaman ini perlu sering dipangkas dan, tanpa pengendalian yang tepat, akan menaungi apa saja yang bisa ia tutupi.

Di negara-negara Asia, Limnophila sessiliflora juga digunakan sebagai bumbu beraroma untuk masakan ikan.

Menurut Aquarium Breeder

Referensi

  • Wang, Guang-Xi, Hiroaki Watanabe, Akira Uchino, and Kazuyuki Itoh. "Response of a sulfonylurea (SU)-resistant biotype of Limnophila sessiliflora to selected SU and alternative herbicides." Pesticide Biochemistry and Physiology 68, no. 2 (2000): 59-66.
  • SPENCER, WILLIAM, and GEORGE BOWES. "Limnophila and Hygrophila. A Review and Physiological." Aquat. Plant Manage 23 (1985): 7-16.
  • Yang, Yuen-Po, and Shen-Horn Yen. "Notes on limnophila (Scrophulariaceae) of Taiwan." Botanical Bulletin of Academia Sinica 38 (1997).
  • Correll D, Correll H. 1972. Aquatic and Wetland Plants of the Southwestern United States. Environmental Protection Agency. Washington, D.C. 1777 pp.

Menurut Aquarium Breeder