Creeping Jenny

Lysimachia nummularia

Tingkat kesulitan
Mudah
Cahaya
Sedang
CO₂
Opsional
Kecepatan tumbuh
Sedang
Posisi
Latar tengah, Latar belakang

Info singkat

  • Nama umum: Creeping Jenny
  • Tingkat kesulitan: Mudah
  • Pencahayaan: Sedang
  • pH: 6,0–8,0
  • GH: 4–16
  • Suhu: 15–30 °C
  • Substrat: Apa saja
  • Bisa ditanam emersed: Ya
  • Laju pertumbuhan: Sedang hingga cepat
  • Penempatan: Area tengah dan belakang
  • CO2: Opsional
  • Perbanyakan: Vegetatif, dengan stek
  • Warna: Hijau

Menurut Aquarium Breeder

Butuh akuarium seberapa besar?

Di akuarium, tanaman ini hanya tumbuh ke atas, jadi melihat ukurannya, akuarium minimal sekitar 40 liter. Akuarium yang tinggi lebih baik daripada akuarium yang panjang.

Di paludarium, tanaman ini bisa cepat membentuk hamparan rapat dan menempati area yang lebih luas, sehingga akuarium yang panjang lebih baik daripada yang tinggi.

Menurut Aquarium Breeder

creeping Jenny (Lysimachia nummularia)
Foto: Daniel Cahen, CC BY 4.0

Kondisi air seperti apa?

Suhu: tanaman ini tumbuh subur di air dingin (15 °C) maupun hangat (30 °C). Pertumbuhan lebih cepat di air yang lebih hangat, tetapi daunnya bisa lebih kecil.

pH: tanaman ini tumbuh di air asam maupun basa; pH 6,0–8,0 sudah baik.

Kesadahan: tanaman ini bisa beradaptasi pada rentang yang luas (GH 4–16).

Menurut Aquarium Breeder

Bagaimana cara merawatnya?

Tanaman ini bisa hidup dalam kondisi terendam air maupun lembap. Di akuarium, tanaman ini digunakan sebagai tanaman batang (stem plant) klasik, ditanam di sepanjang sisi akuarium pada area tengah atau belakang.

Bersiaplah untuk sering memangkasnya, karena pertumbuhannya sedang hingga cepat. Setelah mapan, tanaman ini mungkin perlu diperbanyak atau dipangkas dalam beberapa minggu. Jangan biarkan tanaman mencapai permukaan air, karena bisa membentuk gumpalan besar yang kusut. Mulailah memangkas saat tanaman berjarak 10–15 cm dari permukaan; tanaman aman dipotong hingga setengahnya. Pemangkasan rutin mencegah tanaman terlalu padat dan mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun.

Penanaman

  • Keluarkan tanaman dari potnya dan pisahkan akar yang kusut dengan hati-hati.
  • Buat lubang kecil di substrat dan letakkan akarnya di dalamnya.
  • Tutup akar dengan substrat agar tertanam dengan kokoh.

Beri jarak antarbatang minimal 5 cm.

Sebagian aquarist mencoba menjadikannya tanaman karpet dengan menanamnya memakai metode dry start, lalu mengisi akuarium dengan air setelah tanaman berakar di beberapa titik. Meskipun batangnya mungkin tetap mendatar pada awalnya, tunas baru cenderung tumbuh ke atas seiring waktu.

Masalah umum

  • Akar yang tidak sedap dipandang: tanaman ini menumbuhkan beberapa akar adventif (akar udara) di ruas batang. Akar ini tidak bisa dicegah sepenuhnya, hanya bisa dipangkas.
  • Pertumbuhan memanjang (leggy): saat batang mencapai permukaan, daun bagian bawah bisa rontok. Pangkas tanaman atau tempatkan di belakang kayu atau batu untuk menyembunyikan batang yang gundul.
  • Tumbuh berlebihan: dengan cahaya kuat, pemupukan, dan CO2, tanaman ini bisa memenuhi akuarium dalam beberapa bulan dan perlu dipangkas secara rutin.
  • Karat dan bercak daun: terjadi bila ditanam emersed dalam kondisi yang terlalu hangat dan lembap. Pastikan jarak tanam cukup, sirkulasi udara baik, dan hindari menyiram dari atas.

Menurut Aquarium Breeder

Peralatan apa yang dibutuhkan?

Pencahayaan: tanaman ini lebih menyukai cahaya sedang hingga kuat; lampu full spectrum selama 10–12 jam sehari umumnya cocok. Tanaman ini toleran terhadap cahaya yang lebih redup, tetapi pertumbuhannya jauh lebih lambat.

Arus: tidak wajib, tetapi gerakan air yang lembut paling ideal, membantu menyebarkan nutrisi dan oksigen serta mencegah kotoran menumpuk di daun dan batang.

Substrat: tidak rewel, karena tanaman ini terutama menyerap nutrisi dari air. Hampir semua substrat bisa dipakai, meskipun tekstur yang lebih halus membantu perakaran dan membuat tanaman tertanam lebih kokoh.

CO2 dan pemupukan: CO2 bersifat opsional tetapi sangat mempercepat pertumbuhan. Pemupukan rutin diperlukan, meskipun di akuarium yang padat penghuni, kotoran ikan dan siput dalam kondisi tertentu bisa menggantikannya. Jika memelihara udang, perlu diingat bahwa CO2 tinggi dan tembaga (yang terdapat dalam banyak pupuk) sangat berbahaya bagi udang.

Menurut Aquarium Breeder

creeping Jenny (Lysimachia nummularia)
Foto: undomiel, CC BY 4.0

Bagaimana cara berkembang biaknya?

Perbanyakan secara emersed: melalui stolon — saat batang memanjang mendatar, akar baru terbentuk di ruas-ruasnya sehingga muncul tanaman baru. Tanaman ini juga menghasilkan biji, tetapi cukup jarang.

Perbanyakan secara submersed: dengan stek batang.

  • Ambil potongan batang yang sehat dengan beberapa daun dan ruas.
  • Potong.
  • Buang daun di bagian bawah, lalu tanam di substrat.

Tips: jika stek terus mengapung, biarkan mengapung di akuarium selama 1–2 minggu sampai akar mulai tumbuh dari ruas-ruasnya, lalu tanam.

Menurut Aquarium Breeder

Di mana habitat aslinya?

Tanaman ini berasal dari Eropa (dari Swedia selatan hingga Spanyol, ke timur sampai Yunani dan Kaukasus), tetapi sudah menyebar ke banyak wilayah di dunia. Kini tanaman ini sudah ternaturalisasi di Asia, Selandia Baru, Australia (New South Wales), Kanada, dan Amerika Serikat bagian timur.

Menurut Aquarium Breeder

creeping Jenny (Lysimachia nummularia)
Foto: undomiel, CC BY 4.0

Habitat alami

Spesies ini menghuni dataran banjir dan biasanya ditemukan di lahan basah, rawa, paya, tepi sungai, pinggir jalan, parit, tepi hutan, dan area lembap lainnya, dari permukaan laut hingga ketinggian sekitar 1 km.

Tanaman ini umumnya tidak dianggap sebagai tanaman air yang hidup terendam, tetapi bisa beradaptasi dengan sangat baik. Di alam, tanaman ini tidak menyukai air dalam dan bisa ditemukan pada kedalaman hingga sekitar 0,5 m.

Menurut Aquarium Breeder

Catatan

Deskripsi

Tanaman menahun (perennial) dengan batang yang menjalar di permukaan tanah. Tanaman ini bisa ditanam sebagian emersed (paludarium) atau sepenuhnya terendam. Di akuarium, tingginya bisa lebih dari 50 cm; di paludarium, batangnya merambat mendatar membentuk hamparan daun. Batang memiliki 4 sayap. Daunnya halus, berhadapan, berbentuk oval hingga bulat, panjang dan lebar 10–25 mm, hijau tua di bagian atas dan lebih terang di bagian bawah. Bunga kuning yang biasanya bermahkota 5 helai muncul di atas permukaan air. Tanaman ini dapat menyerbuk sendiri dan berbunga pada bulan Mei hingga Agustus.

Manfaat

  • Bunga kuningnya menarik sebagai hiasan.
  • Bukan makanan favorit ikan, sehingga cocok untuk akuarium yang ikannya suka merusak tanaman.
  • Menyediakan permukaan tempat udang mencari makan.
  • Menyerap nutrisi seperti fosfor dan nitrogen.
  • Membentuk rumpun lebat yang menjadi tempat persembunyian bagi udang dan burayak.

Karantina

Tanaman yang diambil dari perairan sekitar bisa membawa parasit (lintah, siput hama, nimfa capung dan capung jarum). Tanaman dari toko atau rumah kaca bisa mengandung sisa pestisida yang sangat beracun bagi ikan, udang, dan invertebrata lainnya. Selalu karantina tanaman ini.

Catatan: pada tahun 2010, New York Invasive Species Council merekomendasikan pelarangan spesies ini sebagai gulma invasif yang bermasalah.

Menurut Aquarium Breeder

Referensi

  • Suciu, Felicia, et al. “Antibacterial Activity of Lysimachia nummularia L. in Oro-Dental Diseases.” Applied Sciences 13, no. 11 (2023): 6830.
  • Cao, L, and L. Berent, 2024, Lysimachia nummularia: U.S. Geological Survey, Nonindigenous Aquatic Species Database.
  • Kodela, Phillip, and Richard W. Jobson. “Lysimachia nummularia (Primulaceae) Naturalised in New South Wales, Australia.” Telopea 19 (2016): 153-157.
  • Karataş, Mehmet, and Muhammad Aasim. “In vitro plantlet regeneration from nodal segments of creeping jenny (Lysimachia nummularia L.)-A medicinal aquatic plant.” Fresenius Environmental Bulletin 24, no. 4 (2015): 1263-1268.

Menurut Aquarium Breeder