Satuan
Tampilan

Water Wisteria

Hygrophila difformis

Nama lain: Wisteria, Hygrophila difformis, Hygro wisteria

Tingkat kesulitan
Mudah
Cahaya
Sedang
CO₂
Opsional
Kecepatan tumbuh
Cepat
Posisi
Latar belakang, Latar tengah, Latar depan, Mengapung

Foto Water Wisteria

Lihat semua 14 foto →

Info singkat

  • Jenis: tanaman batang (stem plant)
  • Asal: Asia
  • Kecepatan tumbuh: cepat
  • Tinggi: 20–30+ cm (rata-rata tinggi setelah dua bulan di akuarium)
  • Kebutuhan cahaya: rendah
  • CO2: rendah1

Water wisteria (Hygrophila difformis) adalah tanaman air yang sangat populer berkat daunnya yang berenda, warnanya yang hijau cerah, dan pertumbuhannya yang cepat. Perawatannya mudah, tetapi tanaman ini sangat rentan meleleh (melting) dan rontok daunnya saat baru dibeli.

Tanaman batang air ini bisa dengan mudah tumbuh hingga setinggi 51 cm dan selebar 25 cm. Kalau sudah terlalu tinggi, cahaya sulit mencapai bagian pangkal sehingga daun-daun bawah bisa mulai menipis. Tanaman ini sering dipakai sebagai tanaman latar belakang, tetapi juga bisa ditanam di bagian depan atau tengah kalau dipangkas lebih pendek.2

Submersed-grown wisteria leaves
©

Bagaimana cara merawatnya?

Tanaman ini dijual sebagai satu ikat batang atau tanaman muda yang dijepit dengan pemberat (anchor). Lepaskan pemberatnya, lalu pisahkan menjadi tanaman satuan. Untuk tanaman batang, buang daun di bagian 5 cm paling bawah. Buang juga daun yang rusak. Tanam masing-masing tanaman ke substrat dengan memberi jarak satu sama lain. Akar akan segera tumbuh dan tanaman mulai berkembang.

Perlu diperhatikan bahwa tanaman ikat/bundel saat ini TIDAK diproduksi di pembibitan milik produsen sendiri. Tidak ada jaminan tanaman tersebut bebas dari pestisida berbahaya, sehingga disarankan untuk TIDAK langsung memasukkannya ke akuarium berisi udang dan ikan lain yang sensitif. Simpan dulu tanaman ikat di akuarium yang airnya diganti dua kali seminggu selama 2 minggu sebelum udang atau ikan dimasukkan.1

Penanaman

  • Lepaskan batang-batangnya dengan hati-hati dari karet, ikatan, atau rockwool di dalam pot plastik, lalu pangkas batang atau daun yang rusak selama pengiriman.
  • Dengan jari atau pinset, tancapkan pangkal setiap batang sedalam mungkin ke dalam kerikil atau substrat.
  • Tanam setiap batang secara terpisah dengan jarak sekitar 2,5–5 cm agar ada ruang untuk menumbuhkan akar dan tertancap kuat.
  • Kalau ada ikan yang suka menggali substrat, lindungi batang yang baru ditanam dengan lingkaran batu, kayu, atau dekorasi lain.
  • Wisteria juga bisa dipelihara mengapung; tanaman akan naik ke permukaan dan menumbuhkan banyak akar menggantung di sepanjang batangnya yang mendatar.

Meleleh setelah dibeli

Setelah ditanam, biasanya tanaman masih terlihat bagus selama beberapa hari pertama. Di pertengahan minggu pertama, daun emersed mulai menguning lalu menjadi cokelat, terutama di dekat bagian bawah batang. Begitu daunnya sudah cokelat, daun tersebut boleh dibuang supaya tidak terlalu banyak bahan organik membusuk di akuarium. Kalau wisteria kekurangan cahaya dan/atau nutrisi, batangnya bisa menjadi cokelat dan meleleh. Potong batang yang cokelat dan lembek, tanam ulang bagian yang hijau dan sehat, lalu tambahkan pencahayaan atau pupuk sesuai kebutuhan.

Peralihan dari emersed ke submersed

Proses peralihan bisa memakan waktu dari beberapa minggu sampai beberapa bulan, tergantung tingkat cahaya, nutrisi, dan karbon dioksida (CO2) di akuarium. Di akuarium low-tech dengan cahaya redup dan tanpa injeksi CO2, daun submersed pertama mungkin baru muncul setelah sekitar sebulan.

  • Gunakan pencahayaan sedang hingga tinggi, letakkan wisteria tepat di bawah lampu, dan pastikan tidak ternaungi tanaman lain.
  • Sediakan nutrisi yang cukup di kolom air dengan pupuk cair all-in-one, dan tambahkan suplemen mineral kalau airnya lunak dengan kesadahan (GH) rendah.
  • Injeksi CO2 tidak wajib, tetapi sangat mempersingkat waktu peralihan.
  • Kalau ditanam di substrat, usahakan jangan dipindah-pindah; setiap kali substrat terganggu, pertumbuhannya berhenti untuk sementara.
  • Pastikan batangnya tidak terlalu tinggi sampai tumbuh keluar dari air, karena tanaman bisa malah menumbuhkan lebih banyak daun emersed daripada daun submersed.
  • Kalau peralihannya sulit, apungkan beberapa batang agar mendapat lebih banyak cahaya dan CO2 di permukaan, lalu tanam ulang setelah akarnya tumbuh cukup banyak.
  • Jaga parameter air, pencahayaan, dan pemupukan tetap stabil, karena wisteria mudah meleleh saat kondisi berubah-ubah.

Perbanyakan

Setelah benar-benar mapan, tanaman ini bisa tumbuh seperti gulma dengan kecepatan 1–8 cm per hari. Supaya tidak menghalangi semua cahaya dan mengalahkan tanaman lain, potong separuh bagian atas batang lalu tanam ulang potongannya. Separuh bagian bawah boleh dibiarkan di substrat dan lama-kelamaan akan menumbuhkan daun baru dari ujungnya. Kalau bagian bawah sudah terlalu panjang kurus dan sebagian besar daunnya rontok, banyak orang mencabutnya dan menanam bagian atas di tempatnya.

Kalau wisteria dipelihara mengapung, jangan biarkan menutupi lebih dari 50% permukaan air, karena bisa menaungi tanaman lain dan membuat air menjadi tergenang serta kekurangan oksigen.

Setelah daun submersed tumbuh beberapa sentimeter, ujung-ujung yang sehat bisa dipotong dan ditanam ulang untuk menggantikan bagian lama yang tumbuh secara emersed.2

Hygrophila difformis
©

Di mana habitat aslinya?

Berasal dari negara-negara di kawasan antara India dan Thailand.2

Hygrophila difformis in the Botanischer Garten, Berlin-Dahlem
©

Catatan

Hygrophila difformis dari Asia adalah tanaman batang yang cantik dan tidak rewel. Batangnya bisa mencapai tinggi 20–30 cm dan lebar 6–12 cm. Tanaman ini cocok untuk pemula dan membantu menciptakan keseimbangan di akuarium sejak awal. Pertumbuhannya yang cepat membantu mencegah alga karena tanaman ini menyerap banyak nutrisi dari air. Kekurangan unsur mikro menyebabkan daun pucat, yang bisa menjadi tanda bahwa akuarium perlu dipupuk. Di akuarium besar, daunnya yang bercuping bisa membentuk kelompok yang khas.1

Daun emersed dan submersed

Wisteria sering dibudidayakan di kebun komersial dengan daun dan batang di atas air sementara akarnya di dalam air, sehingga tanaman tumbuh lebih cepat, lebih besar, serta bebas alga dan hama. Tanaman yang tumbuh emersed memiliki batang lebih tebal dan daun lebih lebar yang menyerap karbon dioksida dari udara. Daun emersed mirip daun stroberi: lonjong, panjangnya sekitar 4 cm, dengan urat beralur dan tepi agak bergerigi.

Setelah dimasukkan ke akuarium, tanaman akan merontokkan daun emersed lamanya dan menumbuhkan daun submersed baru yang menyerap karbon dioksida dan nutrisi dari air. Daun submersed lebih tipis, lebih sempit, dan lebih halus: berwarna hijau cerah, berbentuk seperti bulu dengan lebar hingga 10 cm. Tampilannya sangat berbeda dari daun emersed, tetapi tetap spesies yang sama yang beradaptasi dengan lingkungan berbeda. Penampilannya yang rimbun menambah tekstur visual di akuarium tanaman dan bagus untuk tempat bersembunyi burayak ikan atau udang.

Water wisteria vs. water sprite

Keduanya memiliki daun halus berenda, tetapi water sprite (Ceratopteris thalictroides) daunnya lebih tipis dan lebih mirip jarum. Water wisteria adalah tanaman batang yang bisa menumbuhkan cabang panjang di sepanjang batangnya, sedangkan water sprite adalah pakis yang menumbuhkan tunas baru dari satu titik pusat di pangkalnya.

Sebagai tanaman yang tumbuh cepat, wisteria sering dimanfaatkan untuk menyerap senyawa limbah nitrogen dan mengalahkan alga. Kalau kurang cahaya atau pupuk cair, tanaman ini akan meleleh karena kekurangan nutrisi.2

Sumber

2 sumber
  1. Tropica tropica.com
  2. Aquarium Co-op aquariumcoop.com

Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.