Satuan
Tampilan

Akysidae, Indonesia

Akysis variegatus

Akysis variegatus

Nama lain: Variegated catfish, Stream catfish, Akysis

Suhu
18–22°C
pH
6,5–7,5
Akuarium minimum
30 cm
Tingkat kesulitan
Mudah

Tabel data

Lihat tabel lengkap
Suhu
18–22°C
pH
6,5–7,5
Ukuran
3 cm
Tingkat kesulitan
Mudah 2/8 Kenapa?

Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:

  • RuangMudahakuarium mulai 30 cm, ikan sepanjang 3 cm
  • AirMudahpH 6,5–7,5
  • SuhuSulitair sejuk · 18–22°C

Tingkat kesulitan 2/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung

Sumber dan tingkat keandalan
Suhu
  • ScotCat
pH
  • ScotCat
Ukuran
  • ScotCat
Akuarium minimum
  • ScotCat
Tingkat kesulitan
  • ScotCat

Cara tabel memilih satu angka jika sumber-sumber berbeda

Diterjemahkan dan dirangkum dari ScotCat. Diperbarui 2026-10-31.

Info singkat

Sungut hidung lebih pendek daripada panjang kepala, dan ujung moncongnya gelap. Bagian bawah tubuh berbercak gelap besar, bagian atasnya lebih terang. Famili: Akysidae. Ukuran: 3,0 cm. Suhu: 18–22 °C. pH: 6,5–7,5.

Lele akysid dikenal dari wilayah yang luas di Asia Tenggara. Roberts (1989) menggambarkannya sebagai ikan berukuran kecil hingga sangat kecil dengan warna samaran, mata yang mungil, dan tubuh yang seluruhnya tertutup lempeng atau tuberkel berunkulus (tonjolan kecil seperti duri). Pada beberapa genus, sebagian tuberkel di tubuh membesar dan tersusun dalam deretan memanjang yang khas, dan jumlah deretan ini bisa menjadi ciri pembeda. Di antara akysid, ikan dari genus Akysis adalah spesies yang sangat kecil dengan warna samaran, umumnya ditemukan di sungai berarus deras dengan dasar berpasir atau berbatu. Hingga belum lama ini, genus ini masih sedikit diteliti, terutama karena minimnya spesimen di koleksi museum.1

Butuh akuarium seberapa besar?

Ikan ini bisa dipelihara di akuarium kecil (lebar 30 cm x tinggi 20 cm x kedalaman 30 cm) dengan dasar pasir, pipa-pipa kecil, dan gua.1

Bagaimana cara merawatnya?

Akysis mudah dipelihara oleh siapa pun yang cukup berpengalaman merawat ikan. Ikan ini akan membenamkan diri di pasir atau bersembunyi di gua dan pipa.1

Diberi pakan apa?

Ikan ini mau makan cacing darah, cacing tanah yang dipotong-potong, whiteworm, kutu air, dan pelet tenggelam (meskipun tampaknya lebih menyukai pakan hidup atau beku).1

Bisa dicampur dengan ikan apa?

Biasanya ikan ini tidak aktif pada siang hari, tetapi langsung bergerak dan makan dengan sangat lahap dan heboh begitu pakan dimasukkan ke akuarium.1

Sebaran alami

Sungai, danau, wilayah: Mekong, Kalimantan, Citarum, Brantas, Jawa1

Apa kata sumber
  • Mekong, Kalimantan · ScotCat1: “Asia: Northern Borneo and Mekong basin.”
  • Citarum, Brantas, Jawa · ScotCat1: “This species is known only from the Citarum River drainage in western Java, although it is also known from the upper Brantas River drainage in eastern Java from specimens collected in the 1960's.”

GBIF punya 2 catatan di alam liar. Sumber tidak menyebut di negara mana spesies ini hidup alami, jadi catatan di dalam dan di luar wilayah asalnya tidak bisa dipisahkan.

  • Tempat ada catatan
  • Tiap kotak sekitar 160 km.

Data: GBIF.org, 2 catatan, diambil 2026-11-06 · CC0, CC BY 4.0. Peta dasar: Natural Earth.

Di mana habitat aslinya?

Asia: Kalimantan bagian utara dan lembah Sungai Mekong. Lokasi tipe: Batavia.

Spesies ini hanya diketahui dari daerah aliran Sungai Citarum di Jawa Barat, meskipun juga diketahui dari hulu daerah aliran Sungai Brantas di Jawa Timur berdasarkan spesimen yang dikoleksi pada tahun 1960-an. Pengambilan sampel yang lebih menyeluruh mungkin akan mengungkap keberadaannya di daerah aliran sungai di sekitarnya.1

Catatan

Etimologi: Nama genus Akysis: A = tanpa; kysis = kantong, merujuk pada tidak adanya gelembung renang. Nama spesies variegatus: beragam; berwarna-warni.

Daftar Merah IUCN: Sebagian besar informasi yang tersedia untuk spesies ini berasal dari catatan museum yang berumur lebih dari 100 tahun, sehingga ukuran dan tren populasinya tidak diketahui. Kualitas habitat di dalam dan sekitar Sungai Citarum kemungkinan terdampak oleh penebangan hutan, deforestasi, pembangunan perkotaan, penangkapan ikan yang masif dan tidak berkelanjutan, pencemaran dari sumber industri, rumah tangga, dan pertanian, serta praktik pertanian rakyat skala kecil yang meluas. Namun, karena masih ada ketidakpastian mengenai sebaran, status populasi, dan dampak langsung dari potensi ancaman terhadap luas serta kualitas habitat, risiko kepunahan spesies ini tidak dapat diperkirakan secara akurat. Karena itu, spesies ini dinilai sebagai Data Deficient (Kurang Data) sampai tersedia informasi lebih lanjut (IUCN 2019).1

Sumber

1 sumber dan pustaka
  1. ScotCat scotcat.com

Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.

Referensi

Ferraris, C.J. Jr., 2007. Checklist of catfishes, recent and fossil (Osteichthyes: Siluriformes), and catalogue of siluriform primary types. Zootaxa 1418:1-628.

Froese, R. and D. Pauly. Editors. 2011. FishBase. World Wide Web electronic publication. www.fishbase.org, version.

Ng, H.H. 2019. Akysis variegatus. The IUCN Red List of Threatened Species 2019.

Kottelat, M., A.J. Whitten, S.N. Kartikasari and S. Wirjoatmodjo, 1993. Freshwater fishes of Western Indonesia and Sulawesi. Periplus Editions, Hong Kong.

Rainboth, W.J., 1996. Fishes of the Cambodian Mekong. FAO Species Identification Field Guide for Fishery Purposes. FAO, Rome, 265 p.1