Satuan
Tampilan

Characidae, Brasil

Blue Emperor Tetra

Inpaichthys kerri

Suhu
24–27°C
pH
5,5–7
Akuarium minimum
60 cm
Tingkat kesulitan
Sedang

Nama lain: Royal Tetra, Purple Emperor Tetra, Regal Tetra, Tetra Kerri

Suhu
24–27°C
pH
5,5–7
Kesadahan (dGH)
1–12
Ukuran
3,5 cm
Akuarium minimum
60 cm
Tingkat kesulitan
Sedang 5/8
Sumber dan tingkat keandalan
Suhu
  • Seriously Fish
pH
  • Seriously Fish
Kesadahan (dGH)
  • Seriously Fish
Ukuran
  • Seriously Fish
Akuarium minimum
  • Seriously Fish
Tingkat kesulitan
  • Seriously Fish

Diterjemahkan dan dirangkum dari Seriously Fish. Diperbarui 2026-10-31.

Teman satu akuarium

Perilaku
Damai
Kelompok minimal
6 ekor

Saran berdasarkan suhu, pH, ukuran, dan sifat tiap spesies. Cek kecocokan dengan spesies lain →

Info singkat

Purple emperor tetra, Inpaichthys kerri, adalah karasin kecil dari daerah aliran Rio Aripuanã dan hulu Rio Madeira di Brasil. Ikan ini juga dijual dengan nama 'blue emperor', 'regal', atau 'royal' tetra. Kadang ikan ini tertukar dengan emperor tetra, Nematobrycon palmeri, tetapi keduanya bisa dibedakan dari sirip adiposanya (Nematobrycon tidak punya sirip adiposa). Habitatnya adalah anak sungai hutan yang arusnya lambat dan airnya berwarna cokelat karena tanin. Ikan ini sudah rutin berhasil dipijahkan oleh para penghobi.1

Butuh akuarium seberapa besar?

Untuk satu kelompok kecil dibutuhkan akuarium berukuran sekitar 60 × 38 × 30 cm, kira-kira 68 liter.1

Inpaichtys kerri
©

Kondisi air seperti apa?

  • Suhu: 24–27 °C
  • pH: 5,5–7,0. Ikan ini tidak cocok di air yang basa.
  • Kesadahan: 1–12 dGH1

Bagaimana cara merawatnya?

Akuarium biotop untuk ikan ini sangat mudah ditata. Pakai substrat pasir sungai, lalu tambahkan beberapa cabang kayu apung dan akar yang meliuk. Kalau tidak menemukan kayu apung dengan bentuk yang diinginkan, kayu beech (common beech) aman dipakai asalkan sudah benar-benar kering dan kulitnya dikupas. Beberapa genggam daun kering (lagi-lagi daun beech bisa dipakai, daun oak juga cocok) akan melengkapi kesan alaminya. Tanaman air bukan bagian dari habitat asli spesies ini. Biarkan kayu dan daun mewarnai air sampai seperti teh encer. Buang daun lama dan ganti dengan yang baru setiap beberapa minggu supaya tidak membusuk dan mengotori air. Kantong jaring kecil berisi gambut (peat) yang aman untuk akuarium bisa dimasukkan ke filter untuk membantu meniru kondisi air hitam (blackwater). Gunakan pencahayaan yang cukup redup. Ikan ini juga tumbuh baik di akuarium yang padat tanaman dan dirawat dengan baik. Di akuarium yang lebih sederhana dan penataannya jarang, ikan ini memang bisa bertahan hidup, tetapi warnanya sering jadi pudar dan ikannya cenderung pemalu.1

Diberi pakan apa?

Tidak ada kebutuhan khusus. Ikan ini mau makan sebagian besar pakan buatan, tetapi sebaiknya juga rutin diberi pakan hidup dan beku berukuran kecil, seperti artemia, kutu air, dan sejenisnya. Pakan yang bervariasi membantu memastikan warna dan pertumbuhan terbaik.1

Inpaichtys kerri
©

Bisa dicampur dengan ikan apa?

Spesies yang damai dan kalah bersaing dengan teman setangki yang lebih agresif atau jauh lebih besar. Idealnya ikan ini dipelihara bersama spesies Amerika Selatan lain, misalnya tetra kecil, pencil fish, hatchet fish, Apistogramma atau cichlid kerdil lain, serta ikan dasar yang damai seperti Corydoras dan Otocinclus. Ikan ini juga cocok dengan gurami kecil, rasbora, dan barb yang damai.

Ikan ini sering dicap sebagai penggigit sirip, padahal cap itu kurang tepat. Ikan ini memang bisa berperilaku begitu, tetapi biasanya hanya kalau jumlah yang dipelihara terlalu sedikit. Kalau membeli satu kelompok sekitar enam ekor, agresinya biasanya hanya ditujukan ke sesama jenisnya. Meskipun tidak bergerombol terlalu rapat, ikan ini jelas paling baik dipelihara berkelompok, dan jantan yang saling bersaing akan menampilkan warna terbaiknya saat saling pamer.1

Bagaimana membedakan jantan dan betina?

Betina jauh kurang berwarna dan bentuk tubuhnya lebih gempal daripada jantan. Sirip adiposa betina juga dominan merah, sedangkan milik jantan biru.1

Bagaimana cara berkembang biaknya?

Ikan ini sudah rutin berhasil dipijahkan oleh para penghobi. Kalau ingin membesarkan burayak dalam jumlah lumayan, perlu disiapkan akuarium terpisah. Ukuran sekitar 45 × 25 × 25 cm sudah cukup, bahkan yang sedikit lebih kecil pun masih bisa. Pencahayaannya harus sangat redup, dan di dalamnya diberi rumpun tanaman berdaun halus seperti java moss atau spawning mop sebagai tempat ikan menaruh telurnya. Cara lain, dasar akuarium bisa ditutup dengan semacam jaring. Lubang jaringnya harus cukup besar supaya telur bisa jatuh melewatinya, tetapi cukup kecil supaya induk tidak bisa menjangkau telur.

Airnya harus lunak dan asam, dengan pH 5,5–6,5, GH 1–5, dan suhu sekitar 24–28 °C. Menyaring air melalui gambut (peat) berguna, begitu juga memakai air RO. Untuk filtrasi, cukup satu filter spons kecil bertenaga aerator yang menggelembung sangat pelan.

Ikan ini bisa dipijahkan secara berkelompok, dan jumlah yang bagus adalah sekitar enam ekor untuk masing-masing jenis kelamin. Kondisikan induk dengan banyak pakan hidup berukuran kecil, dan pemijahan biasanya tidak akan terlalu sulit. Cara lain, ikan ini bisa dipijahkan berpasangan. Dengan cara ini, jantan dan betina dikondisikan dalam kelompok terpisah di akuarium yang berbeda. Ketika betina sudah jelas penuh telur dan jantan menampilkan warna terbaiknya, pilih betina yang paling gemuk dan jantan yang warnanya paling bagus, lalu pindahkan keduanya ke akuarium pemijahan pada sore atau malam hari. Biasanya keduanya akan memijah keesokan paginya.

Dengan cara mana pun, induk akan memakan telurnya kalau ada kesempatan, jadi harus segera dipindahkan begitu telur terlihat. Telur akan menetas dalam 24–48 jam, dan burayak mulai berenang bebas 3–4 hari kemudian. Selama beberapa hari pertama, beri burayak pakan sejenis infusoria sampai cukup besar untuk makan microworm atau naupli artemia.1

Species that contributed the most for total abundance and occurrence in the Aripuanã and Juruena river basins. a. Moenkhausia levidorsa; b. Moenkhausia oligolepis; c. Knodus sp. 1; d. Hemigrammus cf.
©

Di mana habitat aslinya?

Daerah aliran Rio Aripuanã dan hulu Rio Madeira, Brasil.1

Habitat alami

Ikan ini terutama hidup di kawasan berhutan, di anak sungai berarus lambat yang bercabang dari alur sungai utama. Air di biotop ini sering berwarna cokelat karena tanin dan zat kimia lain yang dilepaskan bahan organik yang membusuk, sehingga airnya sangat asam.1

Catatan

Spesies kecil yang cantik ini dijual dengan berbagai nama dagang, antara lain 'blue emperor', 'regal', atau 'royal' tetra. Kadang ikan ini tertukar dengan emperor tetra, Nematobrycon palmeri, tetapi mudah dibedakan karena ikan ini punya sirip adiposa, sedangkan spesies Nematobrycon tidak.

Genus Inpaichthys saat ini monotipik (hanya berisi satu spesies), dan seperti genus lain yang berkerabat, misalnya Hyphessobrycon, status taksonominya Incertae sedis, artinya belum pasti. Karena itu, ada kemungkinan suatu saat nanti I. kerri akan diklasifikasikan ulang.1

Sumber

  1. Seriously Fish seriouslyfish.com

Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini dengan izin mereka. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.