Siluridae, Indonesia
Ceratoglanis scleronema
Ceratoglanis scleronema
Nama lain: lais
- Suhu
- 22–27°C
- pH
- 6–7
- Akuarium minimum
- belum ada
- Tingkat kesulitan
- Sulit
Tabel data
Lihat tabel lengkap
- Suhu
- 22–27°C
- pH
- 6–7
- Ukuran
- 44 cm
- Tingkat kesulitan
Sulit 8/8 Kenapa?
Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:
- RuangSulitikan sepanjang 44 cm
- AirMudahpH 6–7
- SuhuMudah22–27°C
Tingkat kesulitan 8/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung
Sumber dan tingkat keandalan
- Suhu
- PlanetCatfish
- pH
- PlanetCatfish
- Ukuran
- PlanetCatfish
- Tingkat kesulitan
- PlanetCatfish
Diterjemahkan dan dirangkum dari PlanetCatfish. Diperbarui 2026-10-31.
Info singkat
Lokasi tipe: Krawang, Jawa, Indonesia. Ukuran maksimum: 44 cm SL. Daftar Merah IUCN: Risiko Rendah (Least Concern), terakhir dinilai pada 2019.
Asal nama: dari bahasa Yunani keratos yang berarti tanduk dan glanis yang berarti ikan lele. Nama spesiesnya berasal dari bahasa Yunani skleros yang berarti keras dan nema yang berarti benang. Kedua nama ini merujuk pada sungut maksila yang kaku dan bengkok seperti kait, ciri khas genus ini.1
Layak dibeli?
Spesies ini hampir mustahil dipelihara di akuarium rumahan. Ikan ini butuh ruang renang yang sangat luas, dan pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa ikan ini sangat rentan terhadap syok dan mati dengan sangat cepat setelah ditangkap.1
Kondisi air seperti apa?
Teman satu akuarium
Hindari
Saran berdasarkan suhu, pH, ukuran, dan sifat tiap spesies. Cek kecocokan dengan spesies lain →
Bagaimana membedakan jantan dan betina?
Ikan jantan memiliki perpanjangan berupa selaput pada sungut maksila dan gerigi yang menonjol di tepi belakang duri sirip dada. Ciri-ciri ini tidak dimiliki ikan betina.1
Bagaimana cara berkembang biaknya?
Belum dilaporkan. Tidak ada laporan pemijahan.1
Sebaran alami
Hidup alami di: Indonesia, Malaysia, Thailand1
Sungai, danau, wilayah: Citarum, Batang Hari, Pahang, Mekong, Jawa, Kalimantan1
Apa kata sumber
- Indonesia · PlanetCatfish1: “Type locality: Krawang, Java, Indonesia.”
- Malaysia, Citarum, Batang Hari, Pahang, Jawa, Kalimantan · PlanetCatfish1: “Asia: Citarum drainage in Java, the Batang Hari and Siak drainages in Sumatra, the Pahang drainage in Peninsular Malaysia and the Baram, Barito, Kapuas, and Rejang drainages in Borneo.”
- Thailand, Mekong · PlanetCatfish1: “Reported from the Mekong basin in Thailand.”
GBIF punya 4 catatan di alam liar, semuanya di negara-negara di atas.
- Catatan di negara asal
- Negara asal
- Tiap kotak sekitar 160 km.
Data: GBIF.org, 4 catatan, diambil 2026-11-07 · CC0, CC BY 4.0. Peta dasar: Natural Earth.
Di mana habitat aslinya?
Asia: daerah aliran sungai Citarum di Jawa, DAS Batang Hari dan Siak di Sumatra, DAS Pahang di Semenanjung Malaysia, serta DAS Baram, Barito, Kapuas, dan Rejang di Kalimantan. Juga dilaporkan ada di lembah Sungai Mekong di Thailand.1
Catatan
Identifikasi: berbeda dari satu-satunya kerabat segenusnya, C. pachynema, karena memiliki jari-jari sirip yang lebih banyak dan mata yang lebih kecil, serta pada jantan dewasa perpanjangan selaputnya hanya ada di tepi depan sungut maksila.1
Sumber
1 sumber dan pustaka
- PlanetCatfish planetcatfish.com
Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.
Referensi
Atlas ichthyologique des Indes Orientales Néêrlandaises, pp 93, Pl. 101 (Silur. Pl. 53).1
Foto pembaca
Belum ada foto. Anda memelihara Ceratoglanis scleronema? Kirim fotonya agar semua bisa ikut melihat.
Diskusi
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman.
Pemeriksaan antispam gagal dimuat sehingga komentar belum terkirim. Coba muat ulang halaman.
Sesuai ketentuan, komentar memerlukan verifikasi pengguna; fitur ini akan segera tersedia.