Satuan
Tampilan

Osphronemidae, Thailand

Betta Smaragdina

Betta smaragdina

Nama lain: Cupang Smaragdina, Betta Emerald, Emerald Betta, Cupang Emerald

Suhu
22–28°C
pH
5,5–7,5
Akuarium minimum
45 cm
Tingkat kesulitanSumber-sumber berbeda pendapat
Mudah

Tabel data

Lihat tabel lengkap
Suhu
22–28°C
pH
5,5–7,5
Ukuran
6 cm
Tingkat kesulitanSumber-sumber berbeda pendapat
Mudah 2/8 Kenapa?

Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:

  • RuangMudahakuarium mulai 45 cm, ikan sepanjang 6 cm
  • AirMudahpH 5,5–7,5, 1–10 dGH
  • SuhuMudah22–28°C
  • PerilakuSulitagresif

Tingkat kesulitan 2/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung

Sumber dan tingkat keandalan
Suhu

Tiap sumber mencantumkan angka berbeda

  • BW Aquatics: 24–30°C
  • Seriously Fish: 22–28°C
pH

Tiap sumber mencantumkan angka berbeda

  • BW Aquatics: 5–7
  • Seriously Fish: 5,5–7,5
Kesadahan (dGH)
  • Seriously Fish
Ukuran

Tiap sumber mencantumkan angka berbeda

  • BW Aquatics: 7 cm
  • Seriously Fish: 6 cm
Akuarium minimum
  • Seriously Fish
Tingkat kesulitan

Tiap sumber mencantumkan angka berbeda

  • BW Aquatics: 2
  • Seriously Fish: 4

Cara tabel memilih satu angka jika sumber-sumber berbeda

Diterjemahkan dan dirangkum dari BW Aquatics, Seriously Fish. Diperbarui 2026-11-02.

Info singkat

  • Daftar Merah IUCN: Data Deficient (data kurang).
  • Termasuk dalam kompleks Betta splendens.
  • Warna alami tipe liar: hijau metalik dengan kilau biru.
  • Bisa dikenali dari pola mirip sisik ular (snakescale) di bagian wajah.
  • Tangguh dan cocok untuk pemula karena tahan suhu rendah.1

Betta smaragdina atau emerald betta adalah ikan labirin pembuat sarang busa yang berasal dari Dataran Tinggi Khorat di Thailand timur dan anak-anak Sungai Mekong di Laos. Ikan ini menghuni perairan yang tenang dan berarus lambat seperti sawah, rawa, dan parit di pinggir jalan. Di Thailand timur, ikan ini telah dibiakkan secara selektif per galur untuk sifat agresif, dan juga dibiakkan secara selektif serta disilangkan untuk perdagangan ikan hias sehingga muncul varian-varian warna yang tidak ada di alam. Populasi liarnya bervariasi dalam banyaknya pola merah atau hijau dan sering diberi label sesuai lokasi asalnya.2

Butuh akuarium seberapa besar?

Akuarium dengan ukuran alas 45 × 30 cm (sekitar 41 liter) atau yang setara sudah cukup besar untuk sepasang ikan.2

Male from the U.K. aquarium trade; possible hybrid.
©

Kondisi air seperti apa?

BW Aquatics mencatat angka yang berbeda dari tabel data: pH 5–7 (tabel: 5,5–7,5).

  • Suhu: 24–29 °C; warnanya jauh lebih bagus pada suhu yang lebih hangat, di atas 26 °C. Tahan suhu 16 °C untuk waktu singkat.
  • pH: 5,0–7,0
  • TDS: 60–200. Dipelihara di air lunak dengan TDS rendah seperti betta liar lainnya, tetapi lebih toleran terhadap kondisi air.1
  • Suhu: 22–28 °C
  • pH: 5,5–7,5
  • Kesadahan: 1–10 dGH2

Bagaimana cara merawatnya?

Spesies ini paling baik dipelihara di akuarium yang rimbun tanaman dan teduh, dengan banyak penutup permukaan berupa tanaman batang yang tinggi, tanaman apung seperti Salvinia atau Riccia spp., atau teratai tropis dari genus Nymphaea. Cryptocoryne spp. juga merupakan pilihan yang bagus.

Kayu (driftwood) juga bisa digunakan, dan tanaman lain seperti Microsorum atau Taxiphyllum spp. dapat ditempelkan padanya. Pot tanah liat kecil, potongan pipa plastik, atau wadah film kamera bekas juga bisa ditambahkan sebagai tempat persembunyian tambahan.

Penambahan daun kering memberikan tempat berlindung tambahan dan memicu tumbuhnya koloni mikroba seiring proses pembusukan. Koloni ini bisa menjadi sumber pakan tambahan yang berharga bagi burayak, sementara tanin dan zat kimia lain yang dilepaskan daun yang membusuk dianggap bermanfaat.

Karena di alam ikan ini hidup di perairan berarus lambat, arus air yang kuat sebaiknya dihindari; filter spons bertenaga aerator yang diatur agar sirkulasinya lembut sudah memadai. Akuarium harus ditutup rapat dan jangan diisi air sampai penuh, karena seperti semua Betta spp., ikan ini sesekali perlu mengakses lapisan udara lembap yang terbentuk di atas permukaan air, dan ikan ini juga sangat pandai melompat.2

Male individual from the Xouang river basin, Vientiane province, Laos.
©

Diberi pakan apa?

Karnivora. Diberi pakan blackworm hidup, cacing darah beku, dan pelet.1

Di alam kemungkinan memangsa invertebrata air maupun darat.

Ikan di akuarium biasanya mau menerima pakan kering setelah mengenalinya sebagai makanan, tetapi tetap perlu rutin diberi banyak pakan hidup atau beku berukuran kecil seperti kutu air, artemia, atau larva chironomid (cacing darah) agar warna dan kondisinya berkembang optimal.

Hati-hati jangan memberi pakan berlebihan karena Betta spp. tampaknya sangat rentan mengalami obesitas.2

Bisa dicampur dengan ikan apa?

Jantannya SANGAT agresif dan sebaiknya dipelihara sendirian atau di akuarium bersama betta yang bukan jantan. Bisa dipelihara di akuarium komunitas bertanaman berisi beberapa betina jika ruangnya cukup.1

Tidak disarankan untuk akuarium komunitas biasa. Kebutuhan perawatan dan wataknya membuat ikan ini paling baik dipelihara sendiri atau bersama spesies yang sangat damai. Beberapa ikan cyprinid kecil dan loach yang di alam menghuni lingkungan serupa cocok sebagai teman, tetapi riset yang matang sebelum membeli sangat penting, dan dalam banyak kasus ikan ini paling baik dipelihara sendiri.

Asalkan tempat berlindungnya cukup, lebih dari satu jantan bisa dipelihara dalam satu akuarium, meskipun praktik terbaiknya adalah memisahkan pasangan untuk keperluan pemijahan.2

Female from the Xouang river basin, Vientiane province, Laos.
©

Bagaimana membedakan jantan dan betina?

BW Aquatics mencatat angka yang berbeda dari tabel data: ukuran 7 cm (tabel: 6 cm).

Tubuh: ramping dan memanjang, sedikit pipih, dengan panjang standar maksimal sekitar 7 cm. Ekor: sirip ekor membulat atau sedikit berbentuk bulan sabit, lebih pendek dan kurang hias dibandingkan Betta splendens, sering dengan pita merah di bagian ujung yang bertepi hitam samar atau garis-garis melintang.

Jantan: tubuh cokelat gelap hingga hitam dengan sisik hijau atau biru berkilau yang memberi kilau metalik "zamrud"; aksen merah terang pada sirip ekor, sirip anal, dan sirip perut saat masa kawin atau saat agresif. Tutup insang memiliki sisik hijau atau biru berkilau dengan dua garis vertikal sejajar berwarna merah atau keperakan, yang tampak lebih cerah saat ikan mengembang (flaring).

Betina: warnanya lebih kusam, kecokelatan dengan sedikit nuansa hijau atau merah dan kilau yang berkurang; tanda pada tutup insangnya lebih sederhana dan kurang jelas dengan kilau samar.1

Jantan lebih berwarna dibandingkan betina dan siripnya memanjang seiring bertambah dewasa.2

Bagaimana cara berkembang biaknya?

Pembuat sarang busa.1

Pembuat sarang busa. Sangat penting menyediakan banyak tempat berlindung bagi betina, dan wadah film kamera bekas atau potongan pipa plastik dapat digunakan sebagai calon lokasi sarang. Jika ada tanaman apung, tanaman tersebut mungkin akan dijadikan bagian dari sarang.

Akuarium harus memiliki penutup serapat mungkin (sebagian peternak memakai plastik wrap) karena burayak membutuhkan akses ke lapisan udara hangat dan lembap; tanpa itu, perkembangan organ labirinnya bisa terganggu.

Pasangan tidak perlu dipisahkan sebelum memijah. Jantan mungkin membangun sarang di dalam pipa atau wadah, di bawah daun tanaman yang lebar, atau di antara tanaman permukaan berdaun halus, dan biasanya tidak akan membiarkan betina mendekat sampai sarangnya selesai.

Betina yang siap kawin warnanya menjadi lebih pucat dan muncul garis-garis gelap di sisi tubuhnya. Pemijahan biasanya terjadi di bawah sarang dalam bentuk 'pelukan' yang khas pada osphronemid, dengan jantan melingkari tubuh betina.

Pada puncaknya, sperma dan beberapa telur dilepaskan, lalu betina menangkap telur-telur itu di antara sirip perut dan tubuhnya. Jantan kemudian memindahkan telur ke sarang, sementara betina memungut telur yang tercecer. Proses ini diulang terus sampai telur betina habis.

Setelah memijah, induk biasanya bisa dibiarkan di tempat, meskipun betina tidak lagi berperan aktif; jantanlah yang sepenuhnya bertanggung jawab menjaga dan merawat sarang.

Telur menetas dalam 24–48 jam dan tetap berada di sarang selama 3–4 hari berikutnya sampai kuning telurnya terserap habis, sementara jantan terus memungut dan mengembalikan burayak yang jatuh. Jika merasa terancam, seluruh sarang mungkin dipindahkan ke tempat lain. Begitu burayak mulai berenang bebas, jantan akan kehilangan minat, tetapi induk biasanya tidak memakan anaknya.

Burayak membutuhkan pakan seukuran infusoria selama beberapa hari pertama, setelah itu bisa diberi pakan hidup yang bergerak seperti microworm dan naupli artemia, meskipun perlu dicatat ada laporan bahwa anakan Betta mengalami masalah kesehatan jika diberi naupli artemia dalam jumlah berlebihan. Ganti air sebaiknya sedikit-sedikit dan rutin, bukan dalam jumlah besar dan jarang-jarang.2

Male from the Xouang river basin, Vientiane province, Laos.
©

Sebaran alami

Hidup alami di: Thailand, Laos, Kamboja21

Sungai, danau, wilayah: Mekong, Dataran Tinggi Khorat2

Apa kata sumber
  • Thailand, Laos · Seriously Fish2: “The emerald betta, Betta smaragdina, is a bubble-nesting labyrinth fish from the Khorat Plateau in eastern Thailand and Mekong tributaries in Laos.”
  • Kamboja · BW Aquatics1: “Native to northeastern Thailand, Laos, and parts of Cambodia in the Mekong Basin.”
  • Mekong · Seriously Fish2: “The plateau is drained by the Mun, Chi, Songkhram, and Loei rivers, all of which belong to the Mekong watershed, and B. smaragdina has also been recorded from Mekong tributaries in central Laos.”
  • Dataran Tinggi Khorat · Seriously Fish2: “Native to the Khorat Plateau in eastern Thailand, a saucer-shaped upland region enclosed by the Mekong River main channel to the north and east.”

GBIF punya 115 catatan di alam liar: 114 di negara-negara di atas, 1 di tempat lain (terbanyak: Malaysia 1). Catatan di tempat lain bisa jadi ikan yang dilepas orang, atau salah identifikasi.

  • Catatan di negara asal
  • Catatan di tempat lain
  • Negara asal
  • Tiap kotak sekitar 160 km.

Data: GBIF.org, 115 catatan, diambil 2026-11-06 · CC0, CC BY 4.0. Peta dasar: Natural Earth.

Di mana habitat aslinya?

Berasal dari timur laut Thailand, Laos, dan sebagian Kamboja di Lembah Sungai Mekong. Ikan ini berasal dari Dataran Tinggi Khorat di Thailand, lingkungan yang lebih keras dibandingkan habitat anggota kelompok splendens lainnya.1

Berasal dari Dataran Tinggi Khorat di Thailand timur, wilayah dataran tinggi berbentuk seperti piring yang dibatasi oleh alur utama Sungai Mekong di sebelah utara dan timur. Dataran tinggi ini dialiri oleh Sungai Mun, Chi, Songkhram, dan Loei, yang semuanya termasuk daerah aliran Sungai Mekong. B. smaragdina juga pernah tercatat di anak-anak Sungai Mekong di Laos bagian tengah.

Lokasi tipenya adalah 'Nong Khai, Thailand'.2

Habitat alami

BW Aquatics mencatat angka yang berbeda dari tabel data: suhu 24–30°C (tabel: 22–28°C).

Menghuni perairan dangkal berarus lambat seperti sawah, rawa, kolam, dan sungai kecil dengan vegetasi lebat dan serasah daun. Tumbuh baik di air hangat (24–30 °C), agak asam hingga netral (pH 5,5–7,5), dengan kadar oksigen rendah, dan mengandalkan organ labirinnya untuk menghirup udara.1

Menghuni perairan yang tenang dan berarus lambat, termasuk sawah, rawa, parit di pinggir jalan, sungai kecil, dan kolam. Perairan ini sering kali teduh karena tertutup tanaman yang tenggelam, mengapung, maupun tumbuh di tepian, dan kadang hanya mengandung sedikit oksigen terlarut.

Kondisi air cenderung bervariasi dan berubah dengan cepat selama musim hujan (monsun) tahunan. Dasar perairannya bisa berupa serasah daun, lumpur, pasir, atau endapan yang dalam.

Masuknya varian hias dan spesies Betta lain seperti B. splendens diketahui berdampak buruk pada kemurnian genetik sebagian populasi liar.2

©

Catatan

Spesies ini telah banyak dibiakkan secara selektif per galur untuk sifat agresif di Thailand timur, tempat ikan ini digunakan dalam adu ikan yang terorganisir, sama seperti B. splendens di tempat lain. Ikan ini juga dibiakkan secara selektif untuk perdagangan ikan hias dan disilangkan dengan kerabat segenusnya, B. mahachaiensis dan B. splendens, sehingga muncul sejumlah varian warna yang tidak ada di alam.

Populasi dari lokasi yang berbeda sering menunjukkan perbedaan warna dan pola, terutama dalam banyaknya pola merah atau hijau. Jika lokasi asal ikan liar diketahui, kolektor dan penggemar sering memberi label sesuai lokasi tersebut agar akurat dan garis keturunan murninya tetap terjaga.

Spesies ini termasuk dalam kompleks Betta splendens, kelompok spesies berkerabat dekat di dalam genus ini, yang anggotanya memiliki kumpulan ciri berikut: panjang kepala pendek, 22–31% SL; tubuh sering berwarna cerah; iris mata dengan bercak hijau atau biru berkilau; tubuh memanjang atau ramping; tutup insang sejajar jika kepala dilihat dari atas; jari-jari sirip ekor berwarna merah atau cokelat dan kontras dengan selaput antar-jari yang berkilau; sirip tunggal tanpa tepi berkilau; tutup insang dengan garis vertikal merah atau biru atau sisik berkilau pada jantan; jari-jari sirip punggung 0-II, 7-9; jari-jari sirip anal II-V, 21-26.

Kombinasi ciri khas yang membedakan B. smaragdina dari anggota lain kelompok ini adalah sebagai berikut: tubuh cokelat muda, kepala cokelat; tutup insang dengan sisik hijau berkilau; sirip ekor dengan garis-garis melintang; sirip ekor tanpa pita merah berbentuk bulan sabit di bagian ujung; ujung sirip anal tidak berwarna merah.

Genus Betta adalah genus dengan jumlah spesies terbanyak dalam famili Osphronemidae. Anggotanya berhasil beradaptasi menghuni beragam relung ekologi, mulai dari parit berair diam hingga sungai perbukitan yang mengalir, termasuk beberapa lingkungan ekstrem seperti hutan rawa gambut yang sangat asam.

Pengelompokan anggotanya ke dalam sejumlah kelompok berisi spesies-spesies berkerabat dekat sebagian besar didasarkan pada ciri morfologi dan perilaku.

Seperti anggota subordo Anabantoidei lainnya, spesies ini memiliki organ pernapasan tambahan yang disebut labirin, yang memungkinkan ikan menghirup udara atmosfer sampai batas tertentu. Organ ini terdiri dari sepasang organ suprabranchial yang terbentuk dari pelebaran bagian epibranchial (atas) lengkung insang pertama dan berada di dalam rongga di atas insang. Di dalamnya terdapat banyak lipatan kulit yang kaya pembuluh darah dan berfungsi sebagai permukaan pernapasan yang luas. Tingkat kerumitan strukturnya berbeda-beda antarspesies, cenderung lebih berkembang pada spesies yang menghuni lingkungan yang lebih keras.2

Sumber

2 sumber dan pustaka
  1. BW Aquatics bwaquatics.com
  2. Seriously Fish seriouslyfish.com

Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.

Referensi

  • Tan, H. H. and P. K. L. Ng (2005). The fighting fishes (Teleostei: Osphronemidae: Genus Betta) of Singapore, Malaysia and Brunei. Raffles Bulletin of Zoology Supplement 13, 43-99
  • Ladiges, W. (1972). Betta smaragdina nov. spec. Aquarien und Terrarien-Zeitschrift 25(6), 190-191
  • Witte, K.-E. and J. Schmidt (1992). Betta brownorum, a new species of anabantoids (Teleostei: Belontiidae) from northwestern Borneo, with a key to the genus. Ichthyological Exploration of Freshwaters 2(4), 305-330
  • Kottelat, M. (2013). The fishes of the inland waters of southeast Asia: a catalogue and core bibiography of the fishes known to occur in freshwaters, mangroves and estuaries. The Raffles Bulletin of Zoology Supplement 27, 1-663
  • Kottelat, M. (2001). Fishes of Laos. WHT Publications, Colombo, 1-198
  • Kowasupat, C., B. Panijpan, P. Ruenwongsa and N. Sriwattanarothai (2012). Betta mahachaiensis, a new species of bubble-nesting fighting fish (Teleostei: Osphronemidae) from Samut Sakhon Province, Thailand. Zootaxa 3522, 49-60
  • Kowasupat, C., B. Panijpan, P. Ruenwongsa and T. Jeenthong (2012). Betta siamorientalis, a new species of bubble-nest building fighting fish (Teleostei: Osphronemidae) from eastern Thailand. Vertebrate Zoology 62(3), 387-3972

Video

  • Why wild betta smaragdina are the BEST BETTA7:13, EN

  • Betta Smaragdina: Care, Habitat and Tips for Emerald Bettas5:13, EN

  • BETTA SMARAGDINA: O BETTA SELVAGEM QUE POUCA GENTE CONHECE! | Reprodução e Curiosidades2:33, EN

  • Betta Smaragdina Green Male1:00, EN