Osphronemidae, Indonesia
Giant Red Tail Gourami
Osphronemus laticlavius
Nama lain: Gurami raksasa ekor merah, Gurami red tail, Gurame ekor merah, Kaloi, gurame sabah
- Suhu
- 20–30°C
- pH
- 6,5–8
- Akuarium minimum
- 180 cm
- Tingkat kesulitan
- Sedang
Tabel data
Lihat tabel lengkap
- Suhu
- 20–30°C
- pH
- 6,5–8
- Kesadahan (dGH)
- 5–25
- Ukuran
- 50 cm
- Akuarium minimum
- 180 cm
- Tingkat kesulitan
Sedang 4/8 Kenapa?
Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:
- RuangSulitakuarium mulai 180 cm, ikan sepanjang 50 cm
- AirMudahpH 6,5–8, 5–25 dGH
- SuhuMudah20–30°C
- PerilakuSulitpredator
Tingkat kesulitan 4/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung
Sumber dan tingkat keandalan
- Suhu
- Seriously Fish
- pH
- Seriously Fish
- Kesadahan (dGH)
- Seriously Fish
- Ukuran
Tiap sumber mencantumkan angka berbeda
- Aquarium Glaser: 60 cm
- Seriously Fish: 50 cm
- Akuarium minimum
- Seriously Fish
- Tingkat kesulitan
- Seriously Fish
Diterjemahkan dan dirangkum dari Aquarium Glaser, Seriously Fish. Diperbarui 2026-11-03.
Info singkat
Aquarium Glaser mencatat angka yang berbeda dari tabel data: ukuran 60 cm (tabel: 50 cm).
Gurami raksasa bersirip merah yang sangat langka ini mencapai ukuran yang mirip dengan gurami raksasa biasa (gurame, Osphronemus goramy), misalnya 60 cm. Jantan yang sudah matang kelamin mengembangkan struktur kepala yang sangat menonjol dan sirip berwarna merah tua yang membentuk kontras indah dengan tubuhnya yang hitam.1
Gurami raksasa ekor merah, Osphronemus laticlavius, adalah gurami berukuran besar dari Indonesia dan Malaysia yang dideskripsikan secara ilmiah pada awal tahun 1990-an. Ikan dewasa mengembangkan tepi sirip berwarna merah cerah dengan perpanjangan berbentuk filamen, serta warna tubuh antara biru kehijauan hingga hampir hitam. Ukurannya mencapai 50 cm dan kemungkinan hidup di sungai berarus lambat serta perairan lain yang arusnya lambat atau tenang.2
Butuh akuarium seberapa besar?
Panjang standar: 50 cm SL. Alas akuarium: 180 × 60 cm. Volume: ~648 liter.
Ukuran 180 × 60 × 60 cm, ~648 liter, adalah batas minimum mutlak untuk ikan dewasa, meskipun semakin besar akuariumnya semakin baik.2
Kondisi air seperti apa?

Bagaimana cara merawatnya?
Sediakan tempat berlindung berupa batu sungai yang halus dan membulat serta potongan kayu bogwood berukuran besar. Tanaman air mengapung lebih disarankan, meskipun tanaman ini bisa saja dimakan, sama seperti sebagian besar tanaman air lainnya yang juga mungkin dimakan. Filter yang kuat dan efisien wajib digunakan karena ikan ini sangat banyak menghasilkan kotoran.2
Diberi pakan apa?
Omnivora dan tidak rewel soal makanan. O. laticlavius mau menerima sebagian besar pakan yang diberikan, termasuk pelet, pakan beku, dan bahan nabati. Pastikan ikan mendapat cukup banyak bahan nabati, karena pada dasarnya ikan ini terutama herbivora.2
Bisa dicampur dengan ikan apa?
Ikan ini akan memakan ikan yang lebih kecil, tetapi umumnya damai terhadap ikan besar lainnya. Sebagian ikan dewasa bisa menjadi sangat agresif, tetapi hal ini sering disebabkan oleh akuarium yang terlalu kecil. Jika diberi ruang yang cukup luas, ikan ini biasanya bisa hidup bersama teman setangki seperti ikan pisau (knifefish), barb berukuran besar, catfish, dan Loricariidae.2
Teman satu akuarium
- Perilaku
- Predator
Hindari
Saran berdasarkan suhu, pH, ukuran, dan sifat tiap spesies. Cek kecocokan dengan spesies lain →
Bagaimana membedakan jantan dan betina?
Jantan yang sudah matang kelamin mengembangkan struktur kepala yang sangat menonjol dan sirip berwarna merah tua yang kontras dengan tubuhnya yang hitam.1
Diduga ikan jantan adalah jenis kelamin yang lebih mencolok warnanya.2

Bagaimana cara berkembang biaknya?
Belum ada laporan pemijahan di akuarium, tetapi kemungkinan cara berkembang biaknya mirip dengan kerabatnya, O. goramy. Pada spesies tersebut, jantan membangun sarang besar dari bahan tumbuhan (di alam termasuk rumput dan akar). Pemijahan terjadi di sekitar sarang, lalu telur-telurnya dibawa ke sarang oleh jantan. Pada tahap ini betina diusir. Telur menetas dalam 24-36 jam dan burayak mulai berenang bebas 3-5 hari kemudian. Di alam, jantan terus menjaga anak-anaknya selama 2-3 minggu, tetapi di akuarium jantan bisa dipindahkan begitu burayak sudah berenang bebas. Burayak sudah cukup besar untuk memakan naupli artemia dan pakan serpihan yang dihaluskan sejak hari pertama. Tentu saja, untuk upaya pemijahan yang serius diperlukan akuarium yang sangat besar, atau mungkin kolam tropis.2
Di mana habitat aslinya?
O. laticlavius berasal dari Kalimantan.1
Indonesia, Malaysia.2
Habitat alami
Belum ada data yang pasti, tetapi kemungkinan ikan ini hidup di sungai berarus lambat serta perairan lain yang arusnya lambat atau tenang. Anggota lain dari genus ini diketahui masuk ke daerah yang tergenang banjir saat musim hujan.2
Catatan
Ikan ini masih tergolong langka di dunia hobi dan baru dideskripsikan secara ilmiah pada awal tahun 1990-an. Ikan ini belum diproduksi massal dalam jumlah besar, sementara permintaannya tinggi, sehingga harganya cukup mahal saat tersedia. Saat dewasa, ikan ini sangat memukau, dengan tepi sirip berwarna merah cerah yang memiliki perpanjangan berbentuk filamen, serta warna tubuh yang bervariasi antara biru kehijauan hingga hampir hitam. Ikan ini bisa menjadi peliharaan yang menyenangkan karena dapat memiliki karakter yang kuat dan belajar mengenali pemiliknya.2
Sumber
2 sumber
- Aquarium Glaser aquariumglaser.de
- Seriously Fish seriouslyfish.com
Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.
Foto pembaca
Belum ada foto. Anda memelihara Giant Red Tail Gourami? Kirim fotonya agar semua bisa ikut melihat.

Diskusi
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman.
Pemeriksaan antispam gagal dimuat sehingga komentar belum terkirim. Coba muat ulang halaman.
Sesuai ketentuan, komentar memerlukan verifikasi pengguna; fitur ini akan segera tersedia.