Satuan
Tampilan

Nothobranchiidae, Gabon

Killifish ogoense

Aphyosemion ogoense

Nama lain: Ogoense, Broken-line lyretail, Killi ogoense

Suhu
18–22°C
pH
5–6,5
Akuarium minimum
45 cm
Tingkat kesulitan
Sedang

Tabel data

Lihat tabel lengkap
Suhu
18–22°C
pH
5–6,5
Ukuran
5 cm
Tingkat kesulitan
Sedang 4/8 Kenapa?

Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:

  • RuangMudahakuarium mulai 45 cm, ikan sepanjang 5 cm
  • AirSulitair asam · pH 5–6,5, 0–8 dGH
  • SuhuSulitair sejuk · 18–22°C

Tingkat kesulitan 4/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung

Sumber dan tingkat keandalan
Suhu
  • Seriously Fish
pH
  • Seriously Fish
Kesadahan (dGH)
  • Seriously Fish
Ukuran
  • Seriously Fish
Akuarium minimum
  • Seriously Fish
Tingkat kesulitan
  • Seriously Fish

Cara tabel memilih satu angka jika sumber-sumber berbeda

Diterjemahkan dan dirangkum dari Seriously Fish. Diperbarui 2026-10-29.

Layak dibeli?

  • Butuh tutup akuarium yang rapat karena spesies ini dikenal suka melompat. Ikan ini pelompat ulung, jadi tutupnya harus benar-benar rapat.

Broken-line lyretail, Aphyosemion ogoense, adalah ikan killifish dari hulu DAS Ogooué di Gabon tenggara dan Republik Kongo. Ikan ini ditemukan di sungai-sungai kecil di bawah naungan hutan dan bukan spesies annual (tahunan). Ada lebih dari 20 varian yang dikenal dari lokasi yang berbeda-beda, beberapa di antaranya punya nama subspesies seperti A. o. ottogartneri dan A. o. pyrophore, dan varian-varian ini tidak boleh dipelihara bersama karena bisa saling kawin silang (hibrida).1

Butuh akuarium seberapa besar?

Panjang standar: 50 mm SL. Alas akuarium: 45 × 25 cm. Volume: sekitar 28 liter.

Akuarium atau wadah dengan ukuran alas mulai dari 45 × 25 cm sudah cukup untuk sepasang atau satu trio.1

Kondisi air seperti apa?

  • Suhu: 18–22 °C
  • pH: 5,0–6,5
  • Kesadahan: 0–8 dGH1

Bagaimana cara merawatnya?

Idealnya akuarium punya area dengan tanaman air yang lebat dan dekorasi lain sebagai tempat berlindung, dan disarankan memakai tanaman apung untuk meredam cahaya. Spesies ini pelompat ulung, jadi tutup akuarium harus benar-benar rapat.1

Diberi pakan apa?

Lebih menyukai pakan hidup atau beku yang kecil seperti kutu air atau cacing darah, meskipun ikan ini sering juga mau menerima pakan serpihan berkualitas baik.1

Male of A. ogoense 'GHP 80-24.
©

Bisa dicampur dengan ikan apa?

A. ogoense bisa dipelihara di akuarium komunitas asalkan teman setangkinya dipilih dengan hati-hati. Spesies apa pun yang dipilih tidak boleh terlalu agresif sampai mengalahkan killi dalam berebut pakan, dan juga harus nyaman di suhu yang sedikit lebih dingin yang dibutuhkan spesies ini. Paling baik dipelihara di akuarium khusus spesies.1

Bagaimana membedakan jantan dan betina?

Jantan jauh lebih berwarna daripada betina dan memiliki sirip punggung, sirip ekor, dan sirip anal yang lebih panjang.1

Bagaimana cara berkembang biaknya?

Ada beberapa metode berbeda untuk memijahkan ikan ini, dan banyak tergantung selera masing-masing. Sepasang ikan bisa dipijahkan di akuarium dengan alas sekecil 30 cm × 20 cm. Spesies ini sering disarankan dipijahkan dalam bentuk trio, tetapi jumlah anakan cenderung lebih sedikit kalau dibiakkan dengan cara ini, mungkin karena ikan yang tidak sedang memijah memakan sebagian telur.

Banyak breeder tidak memakai filter di akuarium pemijahan killi, tetapi memakai filter spons kecil bertenaga aerator untuk mencegah air menggenang bukan ide yang buruk. Air sebaiknya sedikit asam (pH 6,0–6,5) dengan suhu yang cukup dingin (18–20 °C), dan akuarium sebaiknya tanpa lampu. Filtrasi dengan gambut (peat) juga bermanfaat.

Ikan perlu dikondisikan dengan pakan yang bervariasi berupa pakan hidup dan beku. Disarankan untuk memisahkan jantan dan betina di akuarium pengondisian yang terpisah, lalu memilih jantan terbaik dan betina yang paling gemuk sebelum dimasukkan ke akuarium pemijahan. Cara ini memberi kesempatan betina untuk pulih di antara pemijahan. Di alam, A. ogoense meletakkan telurnya di substrat atau di rumpun tanaman, jadi media pemijahan bisa berupa lapisan peat moss di dasar akuarium, rumpun tanaman berdaun halus seperti java moss, atau spawning mop. Disarankan memakai akuarium tanpa substrat (bare bottom) dengan spawning mop agar perawatan dan pengambilan telur lebih mudah.

Telur bisa dibiarkan menetas di akuarium bersama induknya, tetapi sebagian telur dan burayak mungkin dimakan. Kalau ingin membesarkan kelompok yang cukup banyak, telur sebaiknya diambil. Setiap hari diletakkan 10–20 telur selama sekitar 2 minggu, dan telur-telur ini sebaiknya diambil dengan hati-hati begitu terlihat. Setiap pasangan sebaiknya hanya dibiarkan memijah sekitar seminggu sebelum dikembalikan ke akuarium pengondisian, karena proses pemijahan cukup berat bagi ikan (terutama betina) dan mereka bisa kelelahan dan lemah kalau dibiarkan terlalu lama.

Setelah diambil, telur bisa diinkubasi di dalam air atau diletakkan di atas lapisan peat moss yang lembap di wadah kecil (wadah margarin sangat cocok). Dengan cara yang kedua, telur yang berjamur cenderung lebih sedikit, meskipun telur yang berjamur tetap harus dibuang begitu terlihat. Ini mencegah infeksi menyebar.

Kalau diinkubasi di air, telur bisa dipindahkan ke akuarium kecil berisi air dari akuarium pemijahan dengan kedalaman 2,5–5 cm, yang sudah ditambahkan 1–3 tetes methylene blue, tergantung volumenya. Wadah ini harus disimpan di tempat gelap (telur sangat sensitif terhadap cahaya) dan dicek setiap hari untuk mencari telur yang berjamur, yang harus dibuang dengan pipet. Telur akan menetas dalam sekitar 12–21 hari tergantung suhu.

Kalau diinkubasi di peat moss, letakkan wadah di tempat yang hangat dan gelap lalu biarkan saja selama 18 hari, setelah itu telur siap menetas. Kalau memijahkan beberapa spesies atau beberapa angkatan telur, sebaiknya beri label pada setiap wadah berisi tanggal, tanggal menetas, spesies, dan jumlah telur untuk mencegah kekacauan. Penetasan biasanya bisa dipicu cukup dengan memasukkan telur ke akuarium pembesaran setelah 18 hari, karena telur yang terbasahi akan terangsang untuk menetas. Kalau cara ini gagal, meniup air pelan-pelan lewat sedotan atau selang aerator bisa memicu penetasan.

Burayak sudah cukup besar untuk langsung menerima naupli artemia atau pakan sejenis begitu mulai berenang bebas, lalu pakan yang lebih besar dan pakan beku bisa diberikan setelah sekitar 2 minggu. Awalnya air harus dibuat sangat dangkal, tetapi ketinggiannya bisa ditambah seiring burayak tumbuh.

Kualitas air di akuarium pembesaran harus dijaga dengan sangat hati-hati karena burayak sangat rentan terhadap penyakit velvet. Burayak sebaiknya diberi pakan dua kali sehari dengan ganti air sedikit setiap 2–3 hari agar pertumbuhannya optimal.1

Sebaran alami

Hidup alami di: Gabon, Republik Kongo1

Sungai, danau, wilayah: Ogooué, M'Passa River1

Apa kata sumber
  • Gabon, Ogooué, M'Passa River · Seriously Fish1: “Described from the M'Passa River in the upper Ogooué drainage basin, southeastern Gabon.”
  • Republik Kongo · Seriously Fish1: “Its current known range extends from that region into northern and central Republic of the Congo.”

GBIF punya 20 catatan di alam liar: 16 di negara-negara di atas, 4 di tempat lain (terbanyak: Jerman 4). Catatan di tempat lain bisa jadi ikan yang dilepas orang, atau salah identifikasi.

  • Catatan di negara asal
  • Catatan di tempat lain
  • Negara asal
  • Tiap kotak sekitar 310 km.

Data: GBIF.org, 20 catatan, diambil 2026-11-06 · CC0, CC BY 4.0. Peta dasar: Natural Earth.

Di mana habitat aslinya?

Dideskripsikan dari Sungai M'Passa di hulu DAS Ogooué, Gabon tenggara. Sebaran yang diketahui saat ini membentang dari wilayah tersebut hingga ke bagian utara dan tengah Republik Kongo.1

Habitat alami

Biasanya ditemukan di sungai-sungai kecil di bawah naungan hutan.1

Catatan

Spesies ini bukan ikan annual (tahunan), karena di alam hidup di perairan permanen. Lebih dari 20 varian berbeda telah ditemukan di berbagai lokasi dan beberapa di antaranya diberi nama subspesies. Yang paling populer di hobi akuarium antara lain A. o. ottogartneri dan A. o. pyrophore, yang keduanya awalnya dideskripsikan sebagai spesies terpisah. Tentu saja, varian-varian yang berbeda tidak boleh dipelihara bersama di akuarium karena bisa saling kawin silang (hibrida).1

Sumber

1 sumber
  1. Seriously Fish seriouslyfish.com

Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.