Satuan
Tampilan

Loricariidae, Brasil

Pleco Adonis

Acanthicus adonis

Nama lain: Polka Dot Lyretail Pleco, Adonis Pleco, Lyretail Pleco, L155

Suhu
23–30°C
pH
6–7,5
Akuarium minimum
600 cm
Tingkat kesulitan
Sulit

Tabel data

Lihat tabel lengkap
Suhu
23–30°C
pH
6–7,5
Ukuran
100 cm
Tingkat kesulitan
Sulit 6/8 Kenapa?

Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:

  • RuangSulitakuarium mulai 600 cm, ikan sepanjang 100 cm
  • AirMudahpH 6–7,5, 2–12 dGH
  • SuhuMudah23–30°C
  • PerilakuSulitagresif

Tingkat kesulitan 6/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung

Sumber dan tingkat keandalan
Suhu
  • Seriously Fish
pH
  • Seriously Fish
Kesadahan (dGH)
  • Seriously Fish
Ukuran
  • Seriously Fish
Akuarium minimum
  • Seriously Fish
Tingkat kesulitan
  • Seriously Fish

Cara tabel memilih satu angka jika sumber-sumber berbeda

Diterjemahkan dan dirangkum dari Seriously Fish. Diperbarui 2026-10-28.

Info singkat

Pleco polka dot lyretail, Acanthicus adonis, adalah lele loricariid berukuran sangat besar dari rio Tocantins di Brasil. Ikan ini diduga tersebar di sebagian besar lembah Amazon. Anakannya yang berbintik diperdagangkan dalam jumlah cukup banyak, padahal jelas tidak cocok untuk akuarium. Ukurannya bisa mencapai 60 cm atau lebih. Pola bintiknya hilang seiring bertambah dewasa, dan sifatnya makin galak seiring umur. Karena itu ikan ini hanya bisa disarankan bagi pemilik akuarium pribadi yang paling besar atau kolam tropis.

Tingkat kesulitan: sulit, karena ikan ini butuh akuarium sepanjang minimal 2 m.1

Butuh akuarium seberapa besar?

Untuk ikan dewasa, dibutuhkan akuarium dengan ukuran alas lebih dari 600 × 200 cm (sekitar 24.000 liter), sehingga spesies ini pada umumnya tidak cocok untuk akuarium pribadi.1

Acanthicus adonis: Sub-Adult
©

Kondisi air seperti apa?

  • Suhu: 23–30 °C
  • pH: 6,0–7,5
  • Kesadahan: 2–12 dGH1

Bagaimana cara merawatnya?

Ikan ini menyukai pencahayaan redup dan tempat berlindung berupa kayu apung (driftwood), batu besar, atau potongan pipa plastik. Anakannya bisa dipelihara di akuarium bertanaman, tetapi ikan dewasa kemungkinan besar akan memakan atau mencabut tanaman apa pun. Diperlukan juga sistem filter yang sangat besar dan jadwal ganti air yang rutin. Kadar oksigen terlarut yang tinggi wajib dijaga, mengingat habitat aslinya dan kenyataan bahwa, tidak seperti beberapa kerabatnya, ikan ini tidak bisa menghirup oksigen dari udara.1

Acanthicus adonis: Juvenile
©

Diberi pakan apa?

Spesies ini adalah detritivor generalis, jadi berikan pakan yang bervariasi berupa pakan kering, beku, dan hidup, termasuk tablet tenggelam, wafer, irisan buah dan sayuran, ditambah pakan yang lebih berdaging seperti cacing darah, cacing tanah, udang, kerang, dan ikan lance (sand lance). Di alam, ikan ini konon hidup dekat permukiman dan di beberapa lokasi memakan sampah/limbah organik manusia.

Pertumbuhan bisa terhambat jika porsi dan frekuensi pemberian pakan kurang. Saat membeli lele loricariid, periksa agar perut dan/atau matanya tidak tampak cekung, karena itu tanda khas kurang gizi.1

Bisa dicampur dengan ikan apa?

Anakannya cenderung cukup damai, tetapi menjadi makin teritorial dan agresif seiring bertambah dewasa. Karena itu ikan dewasa sebaiknya dipelihara sendirian, dan kecuali akuariumnya seukuran akuarium publik, tanpa ikan penghuni dasar lainnya. Teman setangki yang paling cocok adalah ikan pelagis yang besar dan kuat dari genus seperti Cichla, Osteoglossum, Brycon, Acestrorhynchus, dan sebagainya.1

Bagaimana membedakan jantan dan betina?

Ikan jantan bisa menumbuhkan odontoda (duri-duri kecil) yang lebih banyak pada jari-jari sirip dada, pipi, dan tubuh, serta menunjukkan perilaku yang lebih teritorial setelah matang kelamin. Cara paling andal adalah memeriksa papila genital, yang pada jantan bentuknya relatif lebih tumpul.1

Acanthicus adonis: Adult
©

Bagaimana cara berkembang biaknya?

Sudah pernah berhasil dipijahkan, tetapi informasinya masih sedikit. Tampaknya ikan ini memijah di dalam gua, dengan jantan yang bertugas menjaga dan merawat telur.1

Sebaran alami

Hidup alami di: Brasil1

Sungai, danau, wilayah: Tocantins, Amazon1

Apa kata sumber
  • Brasil, Tocantins · Seriously Fish1: “The polka dot lyre tail pleco, Acanthicus adonis, is a very large loricariid catfish from the rio Tocantins in Brazil.”
  • Amazon · Seriously Fish1: “Although definitive details are lacking, it's also thought to range throughout much of the Amazon basin with similar-looking fishes being exported from as far afield as Peru.”

GBIF punya 10 catatan di alam liar: 1 di negara-negara di atas, 9 di tempat lain (terbanyak: Peru 8, Jerman 1). Catatan di tempat lain bisa jadi ikan yang dilepas orang, atau salah identifikasi.

  • Catatan di negara asal
  • Catatan di tempat lain
  • Negara asal
  • Tiap kotak sekitar 310 km.

Data: GBIF.org, 10 catatan, diambil 2026-11-05 · CC0, CC BY 4.0. Peta dasar: Natural Earth.

Di mana habitat aslinya?

Dideskripsikan dari bagian hilir rio Tocantins dekat kota Cametá, negara bagian Pará, Brasil utara, dan ditemukan di seluruh bagian hilir sistem sungai tersebut. Meski data pastinya belum ada, ikan ini juga diduga tersebar di sebagian besar lembah Amazon, karena ikan-ikan yang mirip diekspor bahkan dari tempat sejauh Peru.1

Acanthicus adonis: juvenile
©

Habitat alami

Kebanyakan menghuni bagian sungai dan anak sungai yang arusnya lebih lambat, dan tampaknya sering dijumpai di dekat permukiman manusia.1

Catatan

Meski jelas tidak cocok untuk akuarium, anakan spesies ini yang berwarna menarik diperdagangkan dalam jumlah cukup banyak, walaupun jarangnya ikan dewasa yang dipelihara hobiis menunjukkan bahwa sebagian besar tidak pernah mencapai ukuran maksimalnya. Pola bintiknya yang mencolok juga hilang seiring bertambah dewasa, dan karena sifatnya juga makin galak seiring umur, ikan ini hanya bisa disarankan bagi pemilik akuarium pribadi yang paling besar atau kolam tropis. Ada bentuk albino yang sesekali tersedia, dan varian lain yang memiliki pola seperti gelombang pada tubuhnya, yang terutama terlihat di bagian perut.

Genus Acanthicus saat ini hanya terdiri dari dua spesies, tetapi ada beberapa spesies yang belum dideskripsikan, sebagian di antaranya sudah diekspor untuk hobi akuarium. Anggota genus ini paling mudah dikenali dari tidak adanya sirip adiposa, adanya lunas (keel) yang menonjol di sepanjang sisi tubuh, serta pterotic-supracleithrum yang sangat memanjang, yaitu struktur tulang hasil penyatuan tulang pterotic, posttemporal, dan supracleithrum yang terletak tepat di atas gelang sirip dada. Semuanya sangat berduri, jadi harus sangat berhati-hati saat menyerok atau menangani ikan ini, karena ikan ini mudah tersangkut di jaring serokan akuarium atau bisa menyebabkan luka.

Dua takson yang sudah dideskripsikan, A. adonis dan A. hystrix, mudah dibedakan saat masih kecil karena A. hystrix tidak memiliki bintik putih hingga kekuningan di tubuhnya. Saat dewasa keduanya tampak lebih mirip, walaupun A. adonis cenderung mempertahankan sebagian pola bintiknya, paling sering di sirip atau filamen sirip.

Famili Loricariidae adalah famili lele terbesar, dengan lebih dari 700 spesies yang sudah dideskripsikan sejauh ini dan banyak lagi yang menunggu dideskripsikan. Spesies yang belum dideskripsikan biasanya diberi nomor 'L' tertentu, baik oleh hobiis maupun ilmuwan, sebagai cara identifikasi dasar, meskipun dalam beberapa kasus beberapa spesies diberi nomor yang sama, atau beberapa nomor dipakai untuk populasi berbeda dari satu takson. Semua loricariid juga umum disebut 'pleco', 'plecostomus', atau 'lele berlapis baja bermulut pengisap' (suckermouth armoured catfish).

Cakram pengisap yang dibentuk oleh bagian mulut dimiliki semua anggotanya, tetapi bentuk mulut dan giginya sangat bervariasi tergantung adaptasi ekologis masing-masing spesies, dan beberapa spesies bahkan memakan kayu (xilofagi). Banyak spesies juga merupakan penghirup udara fakultatif, artinya mampu menghirup udara dari atmosfer bila diperlukan.1

Sumber

1 sumber dan pustaka
  1. Seriously Fish seriouslyfish.com

Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.

Referensi

  • Reis, R. E., E. H. L. Pereira, and J. W. Armbruster (2006). Delturinae, a new loricariid catfish subfamily (Teleostei, Siluriformes), with revisions of Delturus and Hemipsilichthys. Zoological Journal of the Linnean Society 147(2), 277-299
  • Cramer, C. A., A. M. R. Liedke, S. L. Bonatto, and R. E. Reis (2008). The phylogenetic relationships of the Hypoptopomatinae and Neoplecostominae (Siluriformes: Loricariidae) as inferred from mitochondrial cytochrome c oxidase I sequences. Bulletin of Fish Biology 9, 51-59
  • Cramer, C. A., S. L. Bonatto, and R. E. Reis (2011). Molecular phylogeny of the Neoplecostominae and Hypoptopomatinae (Siluriformes: Loricariidae) using multiple genes. Molecular Phylogenetics and Evolution 59(1), 43-52
  • Armbruster, J. W. (2004). Phylogenetic relationships of the suckermouth armoured catfishes (Loricariidae) with emphasis on the Hypostominae and the Ancistrinae. Zoological Journal of the Linnean Society 141, 1-801