Satuan
Tampilan

Characidae, Paraguay

Red Eye Tetra

Moenkhausia sanctaefilomenae

Suhu
22–26°C
pH
6–8
Akuarium minimum
90 cm
Tingkat kesulitan
Sedang

Nama lain: Tetra mata merah, Red eye, Redeye tetra, Moenkhausia

Suhu
22–26°C
pH
6–8
Kesadahan (dGH)
3–20
UkuranSumber-sumber berbeda pendapat
7 cm
Akuarium minimum
90 cm
Tingkat kesulitan
Sedang 4/8
Sumber dan tingkat keandalan
Suhu
  • Seriously Fish
pH
  • Seriously Fish
Kesadahan (dGH)
  • Seriously Fish
Ukuran

Tiap sumber mencantumkan angka berbeda

  • Aquarium Glaser: 5 cm
  • Seriously Fish: 7 cm
Akuarium minimum
  • Seriously Fish
Tingkat kesulitan
  • Seriously Fish

Diterjemahkan dan dirangkum dari Aquarium Glaser, Seriously Fish. Diperbarui 2026-10-31.

Teman satu akuarium

Saran berdasarkan suhu, pH, ukuran, dan sifat tiap spesies. Cek kecocokan dengan spesies lain →

Foto Red Eye Tetra

Lihat semua 8 foto →

Info singkat

Aquarium Glaser mencatat angka yang berbeda dari tabel data: ukuran 5 cm (tabel: 7 cm).

  • Asal: Paraguay (tangkapan alam)
  • Ukuran yang tersedia: 4–5 cm1

Red eye tetra, Bario sanctaefilomenae, adalah ikan karasin dari Brasil, Paraguay, dan Argentina, yang sebagian besar hidup di sungai-sungai berair jernih yang mengalir ke Pantanal. Semua ikan yang beredar di perdagangan merupakan hasil penangkaran dalam jumlah sangat besar, dan ikan ini tidak rewel soal kimia air maupun pakan. Sifatnya agak riuh, jadi cocok untuk akuarium komunitas bersama teman setangki yang aktif seperti tetra lain yang seukuran, rainbowfish, dan barb. Ikan ini bisa membuat spesies yang kalem seperti anabantoid atau cichlid kerdil merasa terintimidasi.2

Butuh akuarium seberapa besar?

Spesies ini sangat aktif, dan dengan ukuran dewasanya layak mendapat akuarium minimal 90 × 38 × 30 cm (sekitar 103 liter).2

Moenkhausia sanctaefilomenae - Tétra yeux rouge - Aquarium tropical du Palais de la Porte Dorée - 12/2014
©

Kondisi air seperti apa?

  • Suhu: 22–26 °C
  • pH: Karena kondisi air di habitat aslinya sangat bervariasi antara musim hujan dan musim kemarau, ikan ini cukup tidak rewel dan akan baik-baik saja di kisaran pH 6,0–8,0
  • Kesadahan: 3–20 dGH2

Bagaimana cara merawatnya?

Spesies yang cukup mudah beradaptasi dan akan tumbuh baik di sebagian besar akuarium yang terawat, meskipun tidak menyukai lingkungan yang pencahayaannya sangat terang atau dekorasinya minim. Ikan ini tampak sangat indah di akuarium yang ditanami rapat. Jika mau, ikan ini juga bisa dipelihara dalam setup biotop Amazon. Gunakan substrat pasir sungai dan tambahkan beberapa cabang kayu apung (kalau tidak menemukan kayu apung dengan bentuk yang diinginkan, kayu beech biasa aman dipakai asalkan sudah benar-benar kering dan dikupas kulitnya) serta akar-akar yang berliku. Beberapa genggam daun kering (lagi-lagi daun beech bisa dipakai, atau daun oak juga cocok) akan melengkapi kesan alaminya. Tanaman air bukan ciri khas perairan alami spesies ini. Biarkan kayu dan daun mewarnai air hingga seperti teh encer, dan buang daun lama lalu ganti dengan yang baru setiap beberapa minggu supaya tidak membusuk dan mengotori air. Kantong jaring kecil berisi gambut (peat) yang aman untuk akuarium bisa dimasukkan ke filter untuk membantu meniru kondisi air hitam (blackwater). Pencahayaan sebaiknya cukup redup.2

Diberi pakan apa?

Mudah diberi makan. Ikan ini dengan senang hati menerima hampir apa saja yang diberikan. Agar kondisi dan warnanya maksimal, berikan secara rutin pakan hidup dan beku berukuran kecil seperti cacing darah, kutu air (Daphnia), dan artemia, bersama pakan serpihan kering dan pelet butiran. Sebagian bahan nabati juga sebaiknya dimasukkan dalam menu. Coba berikan daun bayam atau pakan serpihan berbahan dasar alga yang berkualitas baik.2

A preserved specimen of characiform fish species Moenkhausia sanctaefilomenae.
©

Bisa dicampur dengan ikan apa?

Pilihan yang cukup baik, walau agak tangguh, untuk akuarium komunitas umum, di mana ikan ini akan menambah banyak gerakan. Spesies yang kalem seperti anabantoid atau cichlid kerdil bisa terintimidasi oleh sifatnya yang agak riuh, jadi sebaiknya dipelihara bersama teman setangki yang aktif. Tetra lain yang seukuran, rainbowfish, rasbora yang lebih besar, barb, dan sebagian besar danionin merupakan pilihan yang sangat baik. Ikan dasar seperti Corydoras, Doradidae, Loricariidae kecil, dan botia juga teman yang baik. Ikan ini juga bisa dipakai sebagai dither fish untuk cichlid berukuran sedang yang tidak agresif. Meski dikenal suka menggigiti sirip ikan lain, perilaku ini biasanya bisa diatasi dengan memeliharanya dalam kelompok kecil minimal 6–8 ekor. Dalam jumlah seperti itu, pertengkaran yang terjadi umumnya hanya berlangsung di dalam kelompok. Seperti hampir semua tetra, ikan ini memang lebih baik bila hidup bersama sesamanya, dan cenderung agak mudah kaget jika jumlahnya kurang.2

Bagaimana membedakan jantan dan betina?

Betina bertubuh lebih bulat saat sedang siap memijah.2

Bagaimana cara berkembang biaknya?

Bisa dipijahkan dengan cara yang mirip dengan spesies lain dalam genusnya. Anda perlu menyiapkan akuarium terpisah untuk itu jika ingin membesarkan burayak dalam jumlah banyak. Ukuran sekitar 45 × 30 × 30 cm sudah cukup. Akuarium ini harus berpencahayaan sangat redup dan berisi rumpun tanaman berdaun halus seperti java moss atau spawning mop, sebagai tempat ikan meletakkan telurnya. Sebagai alternatif, dasar akuarium bisa ditutup dengan semacam jaring. Ukuran lubangnya harus cukup besar agar telur bisa jatuh melewatinya, tetapi cukup kecil agar induk tidak bisa menjangkaunya. Airnya harus lunak dan asam dengan pH 6,0–7,0, GH 1–10, dan suhu sekitar 26,5–29 °C. Untuk filtrasi, cukup gunakan filter spons kecil bertenaga udara yang bergelembung sangat pelan. Ikan ini bisa dipijahkan secara berkelompok, dengan enam ekor dari tiap jenis kelamin sebagai jumlah yang baik. Kondisikan induk dengan banyak pakan hidup berukuran kecil, dan pemijahan biasanya tidak akan terlalu sulit. Cara lainnya, ikan bisa dipijahkan berpasangan. Dengan teknik ini, induk jantan dan betina dikondisikan dalam kelompok terpisah di akuarium yang berbeda. Saat betina sudah terlihat penuh telur dan jantan menunjukkan warna terbaiknya, pilih betina yang paling gemuk dan jantan yang warnanya paling bagus, lalu pindahkan ke akuarium pemijahan pada sore atau malam hari. Biasanya mereka akan memijah keesokan paginya. Dengan cara mana pun, induk akan memakan telurnya jika ada kesempatan, jadi harus segera dipindahkan begitu telur terlihat. Telur akan menetas dalam 24–36 jam, dan burayak mulai berenang bebas 3–4 hari kemudian. Burayak sebaiknya diberi pakan sejenis infusoria selama beberapa hari pertama, sampai cukup besar untuk menerima microworm atau naupli artemia.2

A preserved specimen of characiform fish species Moenkhausia sanctaefilomenae.
©

Di mana habitat aslinya?

Brasil, Paraguay, dan Argentina. Meski begitu, kecil kemungkinan Anda akan menemukan ikan tangkapan alam yang dijual. Karena populer, spesies ini ditangkarkan secara komersial dalam jumlah sangat besar untuk perdagangan. Sebagian besar yang dijual di Inggris berasal dari Eropa Timur.2

Habitat alami

Sebagian besar menghuni sungai-sungai berair jernih yang mengalir ke lahan basah Pantanal yang terkenal. Berbeda dengan perairan di hutan hujan Amazon yang sering keruh, tanaman air tumbuh lebat di sini. Hamparan besar tanaman apung seperti Eichhornia dan Salvinia sering dijumpai. Tanaman yang tumbuh terendam antara lain berbagai Echinodorus, yang lebih dikenal sebagai Amazon sword (nama umum yang aneh, karena tanaman ini tidak tumbuh di Amazon itu sendiri). Tanaman ini tumbuh dalam hamparan luas di beberapa area tempat M. sanctaefilomenae ditemukan.2

Catatan

Beberapa spesies ikan sudah begitu umum di perdagangan sehingga kadang kita lupa memandangnya dengan mata seorang anak kecil. Salah satunya adalah red eye tetra, salah satu ikan hias klasik paling populer. Ikan ini bisa ditemukan di toko ikan mana pun di seluruh dunia. Biasanya ikan yang beredar di perdagangan adalah hasil budidaya, tetapi kali ini yang didapat adalah spesimen tangkapan alam dari Paraguay.

Etimologi: Moenkhausia adalah nama penghormatan untuk W. J. Moenkhaus, teman Eigenmann, yang mendeskripsikan genus ini. sanctaefilomenae merujuk pada lokasi pengambilan spesimen tipe ("laguna dekat St. Filomena di Parnahyba").1

Spesies ini bisa ditemukan di akuarium sebagian besar penjual ikan dan merupakan salah satu pilihan terbaik bagi pemula di hobi ikan hias. Semua ikan yang dijual di perdagangan adalah hasil penangkaran, sehingga tidak rewel soal kimia air maupun pakan.2

Sumber

  1. Aquarium Glaser aquariumglaser.de
  2. Seriously Fish seriouslyfish.com

Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini dengan izin mereka. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.

Video

  • Moenkhausia sanctaefilomenae. The IMPRESSIVE Red Eye Tetra! (Leopard Aquatic C027A)0:59, EN

  • Red-eyed tetra larvae (Moenkhausia sanctaefilomenae)4:54, EN

  • #BADC2019 / Moenkhausia sanctaefilomenae, Pilcomayo, Paraguay, 96 L1:44, EN

  • Red Eye Tetra Species Spotlight | Moenkhausia sanctaefilomenae4:00, EN-US