Satuan
Tampilan

Siluridae, Vietnam

Tapah

Wallago leerii

Nama lain: Striped wallago catfish, Tapa

Suhu
22–26°C
pH
6–7
Akuarium minimum
belum ada
Tingkat kesulitan
Sulit

Tabel data

Lihat tabel lengkap
Suhu
22–26°C
pH
6–7
Ukuran
203 cm
Tingkat kesulitan
Sulit 6/8 Kenapa?

Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:

  • RuangSulitikan sepanjang 203 cm
  • AirMudahpH 6–7, 0–20 dGH
  • SuhuMudah22–26°C
  • PerilakuSulitpredator

Tingkat kesulitan 6/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung

Sumber dan tingkat keandalan
Suhu
  • Seriously Fish
pH
  • Seriously Fish
Kesadahan (dGH)
  • Seriously Fish
Ukuran
  • Seriously Fish
Tingkat kesulitan
  • Seriously Fish

Cara tabel memilih satu angka jika sumber-sumber berbeda

Diterjemahkan dan dirangkum dari Seriously Fish. Diperbarui 2026-11-03.

Info singkat

Tapah (striped wallago catfish), Wallagonia leerii, adalah ikan lele predator berukuran besar dari Asia Tenggara, termasuk dari daerah aliran Sungai Mekong, yang bisa mencapai panjang 2 meter. Seperti semua Wallago, ikan ini punya mulut yang sangat besar dengan gigi-gigi yang mengarah ke belakang, dan ikan yang lebih kecil langsung ditelan bulat-bulat. Ikan ini BUKAN ikan akuarium, walaupun cukup sering diimpor dalam ukuran kecil. Di alam, ikan ini bermigrasi dan masuk ke hutan yang tergenang saat musim hujan.

  • Butuh akuarium dengan panjang minimal 2 m1

Butuh akuarium seberapa besar?

Panjang standar: 203 cm SL.

Ikan ini sebenarnya hanya cocok untuk akuarium publik yang paling besar.1

Kondisi air seperti apa?

  • Suhu: 22–26 °C
  • pH: 6,0–7,0
  • Kesadahan: hingga 20 dGH1

Bagaimana cara merawatnya?

Secara teori, dekorasi kemungkinan besar tidak terlalu penting dan bagaimanapun juga hampir pasti akan rusak atau terus-menerus terdorong ke sana kemari. Akuarium kosong, mungkin dengan substrat kerikil, kemungkinan adalah pilihan terbaik. Ikan predator sebesar ini juga membutuhkan sistem filter yang sangat besar dan sangat efisien untuk mengatasi banyaknya limbah organik. Di alam, spesies ini diketahui bisa menyeberangi daratan sempit untuk mencari perairan baru, jadi tutup yang berat dan rapat tampaknya juga merupakan syarat wajib.1

Diberi pakan apa?

Seperti anggota genus lainnya, W. leerii adalah predator sejati. Analisis isi lambung spesimen dari alam menunjukkan sisa-sisa ikan yang lebih kecil, termasuk Puntius sp. dan lele dari famili Bagridae, serta udang air tawar. Di akuarium, kemungkinan ikan ini juga membutuhkan pakan berbasis daging yang serupa. Spesies ini tidak boleh diberi daging mamalia atau unggas seperti jantung sapi atau ayam. Lemak dalam daging tersebut tidak dapat dicerna dengan baik oleh ikan, dan bisa menyebabkan penumpukan lemak berlebih, bahkan kerusakan organ. Saat baru diimpor, beberapa spesimen menolak semua pakan selain ikan hidup, walaupun sebagian besar lama-kelamaan bisa dilatih untuk menerima pakan mati sebagai gantinya. Saat masih remaja, ikan ini bisa diberi makan setiap hari, tetapi ketika pertumbuhannya melambat, sekali makan per minggu seharusnya sudah cukup.1

Bisa dicampur dengan ikan apa?

Mencoba memelihara ikan ini bersama ikan lain jelas merupakan ide yang buruk. Meskipun ikan teman yang lebih besar mungkin awalnya lolos dari mangsa, cepat atau lambat mereka pasti akan jadi santapan juga.1

Bagaimana membedakan jantan dan betina?

Jenis kelamin bisa dibedakan dengan memeriksa papila genital, yang terlihat jelas lebih ramping pada jantan.1

Bagaimana cara berkembang biaknya?

Tidak mengherankan, ikan ini belum pernah berhasil dipijahkan di akuarium, walaupun kerabatnya, W. attu, sudah pernah dipijahkan di kolam luar ruangan di Malaysia.1

Di mana habitat aslinya?

Penyebarannya di alam cukup luas, dengan catatan keberadaan dari Vietnam, Laos, Kamboja, Thailand, Malaysia, Indonesia bagian utara, dan Singapura. Ikan ini ditemukan di beberapa daerah aliran sungai, termasuk Mekong.1

Habitat alami

Spesies ini bermigrasi dan di alam diketahui berpindah dalam jarak jauh mengikuti musim. Ikan ini terutama hidup di sungai, tetapi juga diketahui masuk ke kawasan hutan yang tergenang saat musim hujan. Beberapa populasi diketahui masuk ke anak-anak sungai yang lebih kecil saat memijah.1

Catatan

Wallago adalah lele predator yang ganas dan cukup luas penyebarannya di Asia Tenggara. Saat ini ada lima spesies yang diakui, yaitu W. attu, W. leerii, W. hexanema, W. maculatus, dan W. micropogon. Spesies terakhir dideskripsikan secara ilmiah pada tahun 2004 oleh pakar lele ternama Heok Hee Ng dan sebelumnya dianggap sebagai varian geografis dari W. leerii. Semua anggota genus ini punya mulut yang sangat besar dengan gigi-gigi yang mengarah ke belakang, yang digunakan untuk mencabik potongan daging dari mangsanya. Ikan atau amfibi yang lebih kecil langsung ditelan bulat-bulat. Ikan ini BUKAN ikan akuarium. Sayangnya, ikan ini cukup sering diimpor dalam ukuran kecil (yaitu ukuran yang laku dijual).1

Sumber

1 sumber
  1. Seriously Fish seriouslyfish.com

Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.