
Dwarf Lily
Nymphaea stellata
Nama lain: Dwarf Aquarium Lily, Teratai Kerdil, Lotus Dwarf, Nymphaea stellata
- Tingkat kesulitan
- Mudah
- Cahaya
- Sedang
- CO₂
- Tidak perlu
- Kecepatan tumbuh
- Sedang
- Posisi
- Latar tengah, Latar belakang
Info singkat
Dwarf aquarium lily (Nymphaea stellata) adalah spesies yang mudah tumbuh dan berasal dari India serta Asia Tenggara. Tanaman ini sering dipakai sebagai tanaman tengah (midground) atau latar belakang (background). Dari umbinya tumbuh rumpun kompak berisi daun berbentuk mata panah sepanjang sekitar 10 cm. Lama-kelamaan tanaman ini menumbuhkan tangkai panjang dengan daun teratai yang mengapung di permukaan air. Warna daunnya bervariasi, mulai dari perunggu kemerahan sampai hijau kemerahmudaan.1

Bagaimana cara merawatnya?
Tanaman yang tangguh ini bisa tumbuh pada rentang suhu tropis yang cukup lebar, yaitu 22–28 °C. Tanaman ini tidak membutuhkan injeksi CO2 dan bisa hidup di akuarium dengan pencahayaan rendah sampai tinggi.
Begitu tanaman mulai mengirim daun teratai ke permukaan, mungkin perlu dipangkas beberapa daun permukaannya supaya tidak menghalangi cahaya untuk tanaman lain. Potong sebagian (tapi jangan semua) daun teratai kalau daun-daun itu mulai menutupi seluruh permukaan air.
Seperti kebanyakan tanaman air hidup, dwarf aquarium lily sangat baik dalam menyerap senyawa limbah organik dan memperbaiki kualitas air secara keseluruhan. Namun, setelah mapan, tanaman teratai ini cenderung tumbuh cepat dan mungkin membutuhkan nutrisi tambahan berupa pupuk cair dan pupuk tablet akar (root tabs).1

Catatan
Penanaman
Tanaman ini dijual dalam pot berisi umbi. Kadang sudah ada beberapa daun saat datang, tapi daunnya rapuh dan sering rusak selama pengiriman. Daun baru akan tumbuh sekitar satu minggu sampai 10 hari setelah ditanam. Keluarkan rockwool dari keranjang plastiknya, belah perlahan menjadi dua bagian agar umbinya terlepas, lalu ambil umbinya dengan hati-hati.
Letakkan umbi di atas substrat dengan bagian daun menghadap ke atas dan akar mengarah ke bawah. Jangan benamkan seluruh umbi. Umbi mungkin mengapung pada awalnya, tapi akan tenggelam setelah menyerap air. Lama-kelamaan akarnya akan tumbuh ke dalam substrat dan menahan umbi di tempatnya. Setelah tanaman mengeluarkan daun, umbi boleh ditekan sedikit ke dalam substrat tanpa menutupi tunas-tunas barunya.
Lapisan berbulu pada umbi
Benda organik di dalam air, seperti kayu (driftwood) atau umbi tanaman, sering ditumbuhi lapisan biofilm yang terdiri dari bakteri tidak berbahaya dan mikroorganisme lain. Tampilannya bisa seperti jamur putih, jamur berbulu halus, atau gumpalan pendek mirip rambut abu-abu. Ikan pemakan alga, udang, atau siput sering memakannya. Selama umbinya masih keras dan akhirnya bertunas, biofilm ini tidak berbahaya bagi tanaman dan tidak menyebar ke tanaman lain.
Perbanyakan
Kalau tanaman mendapat cukup nutrisi dan tumbuh dengan baik, tanaman ini bisa mengeluarkan tunas samping kecil yang membawa anakan. Potong tunas samping tersebut lalu tanam kembali di tempat yang diinginkan. Kalau tanaman tidak tumbuh subur, kemungkinan tanaman sedang kekurangan nutrisi.1
Sumber
1 sumber
- Aquarium Co-op aquariumcoop.com
Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.
Diskusi
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman.
Pemeriksaan antispam gagal dimuat sehingga komentar belum terkirim. Coba muat ulang halaman.
Sesuai ketentuan, komentar memerlukan verifikasi pengguna; fitur ini akan segera tersedia.