Marsilea hirsuta

Marsilea hirsuta

Tingkat kesulitan
Mudah
Cahaya
Sedang
CO₂
Opsional
Kecepatan tumbuh
Lambat
Posisi
Latar depan, Latar tengah

Info singkat

  • Nama lain: Pepperwort, Bristly water-clover, Rough water-clover
  • Ukuran akuarium optimal: 40 liter
  • Tingkat kesulitan: mudah sampai sedang
  • Pencahayaan: sedang sampai tinggi
  • pH optimal: 6,0–7,5
  • GH optimal: 2–12
  • Suhu optimal: 20–25 °C
  • Substrat: diperlukan (kaya nutrisi)
  • Laju pertumbuhan: lambat sampai sedang
  • Penempatan: umumnya latar depan / latar tengah
  • Tinggi: hingga 10 cm
  • CO2: tidak perlu sampai rendah
  • Pupuk: tidak perlu sampai rendah
  • Perbanyakan: pemisahan rumpun

Menurut Aquarium Breeder

Butuh akuarium seberapa besar?

Pilihan yang bagus untuk akuarium nano. Ukuran akuarium minimum 20 liter; ukuran optimalnya sekitar 40 liter.

Menurut Aquarium Breeder

Botanical specimen in the Victoriahuset, Bergianska trädgården - Stockholm, Sweden.
Foto: Daderot, CC0

Kondisi air seperti apa?

Suhu: 18–25 °C. Pastikan suhu air tidak pernah mencapai 26 °C, karena bisa membuat tanaman layu.

pH: 6,0–7,0.

Kesadahan: tahan di air lunak sampai keras; 4–18 dGH masih aman.

Pencahayaan: cahaya sedang adalah yang ideal, paling baik di kisaran 30–60 PAR. Di bawah cahaya tinggi, tanaman tetap berukuran lebih kecil. Tanaman ini bisa bertahan di cahaya rendah, tetapi tumbuh lebih lambat dan sedikit lebih tinggi, seolah-olah menjangkau cahaya yang lebih banyak.

CO2: kebutuhannya rendah, jadi injeksi CO2 tidak wajib tetapi bermanfaat; CO2 bisa meningkatkan pertumbuhan secara signifikan. Pupuk cair yang diberikan rutin membuat pertumbuhan lebih kompak dan kokoh.

Jika memelihara udang, perlu diingat bahwa kadar CO2 tinggi dan tembaga (yang terkandung di sebagian besar pupuk) sangat berbahaya bagi udang.

Menurut Aquarium Breeder

Bagaimana cara merawatnya?

Termasuk salah satu tanaman yang paling mudah dirawat. Tanaman ini tidak perlu terus-menerus dipangkas karena pertumbuhannya lambat, dan lebih mudah dipelihara dibanding tanaman latar depan lain seperti Glosso dan HC Cuba.

Tanaman ini butuh pencahayaan sedang sampai tinggi agar tetap tumbuh pendek dan menyebar ke samping. Hindari cahaya rendah, karena akan memicu pertumbuhan ke atas dan efek karpetnya hilang. Daun baru atau daun muda bisa tampak kekuningan; setelah beberapa waktu warnanya berubah menjadi hijau seperti biasa.

Pemangkasan: pangkas hanya kalau hamparannya sudah terlalu rapat. Potong karpet yang terlalu lebat dengan gunting dan angkat potongannya dengan jaring. Pemangkasan pertama mungkin baru diperlukan sekitar dua bulan setelah penanaman. Berikan pupuk tanaman yang bagus secara rutin (misalnya Seachem Flourish Excel) dan lakukan ganti air sebagian setiap minggu.

Penanaman dan perbanyakan

Siapkan lapisan substrat setebal 2,5–5 cm. Pisahkan rumpun menjadi bibit-bibit kecil yang memiliki stolon dan akar yang utuh; jaga agar tetap lembap (semprot dengan air akuarium atau tutup dengan tisu basah).

  • Dengan pinset, pegang bibit dengan sudut 40–60 derajat lalu tancapkan ke substrat sehingga akarnya tertutup dan tunasnya berada di atas substrat.
  • Lepaskan pinset perlahan sambil digoyang sedikit agar substrat menutup di sekitar tanaman.
  • Beri jarak antarbibit minimal 1–2,5 cm agar tutupannya merata.

Tanaman ini mudah berkembang biak lewat runner (rimpang mirip stolon yang menjalar di atas substrat), yang menyebar dengan cepat dan mengisi ruang kosong. Cukup pisahkan rimpang yang sudah dewasa lalu tanam kembali.

Alternatif: metode dry start juga bisa digunakan, dan ini menunjukkan bahwa tanaman ini cocok untuk paludarium. Metode ini mempercepat perkembangan tanaman yang tumbuh lambat dan menghilangkan masalah alga.

Masalah umum

  • Dari emersed ke submersed: peralihan dari bentuk emersed ke bentuk submersed menyebabkan tanaman melting, dan tanaman butuh waktu untuk menumbuhkan daun baru yang sudah menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya.
  • Tumbuh ke atas: disebabkan oleh cahaya yang kurang. Dengan cahaya terang, tanaman tetap kompak dan menyebar ke samping; berikan cahaya yang cukup dengan lama penyinaran hingga 8 jam per hari.
  • Melting: tanaman juga bisa melting atau berhenti tumbuh pada suhu di atas 26 °C; jaga suhu air di 18–25 °C.
  • Pertumbuhan terhambat: setelah ditanam, tanaman mungkin tidak menunjukkan perubahan yang jelas selama berminggu-minggu karena energinya dipakai untuk menancapkan akar.

Menurut Aquarium Breeder

Native ferns of Australia
Foto: Macleay Grass Man, CC BY 2.0

Peralatan apa yang dibutuhkan?

Substrat: Marsilea hirsuta membutuhkan substrat kaya nutrisi agar tumbuh optimal, yang membantunya membentuk karpet yang bagus. Soil yang direkomendasikan antara lain ADA Amazonia aqua soil, CaribSea Eco-Complete, dan Seachem Fluorite. Jika memakai pasir atau kerikil, berikan pupuk berkualitas tinggi dalam jumlah yang cukup. Root tab membantu tanaman yang banyak menyerap nutrisi lewat akar, apa pun substratnya. Ketebalan substrat sebaiknya minimal 2,5–5 cm agar tanaman tertancap lebih kuat.

Menurut Aquarium Breeder

Di mana habitat aslinya?

Marsilea hirsuta termasuk famili paku air dan semi-akuatik heterospora (Marsileaceae). Genus Marsilea terdiri dari sekitar 65 spesies paku air, yang juga dikenal sebagai pepperwort atau semanggi air karena daunnya yang mencolok dengan tangkai panjang dan bentuknya mirip semanggi berdaun empat. Genus ini dinamai dari Count Luigi Ferdinando Marsilea, seorang ilmuwan alam asal Italia.

Tanaman ini berasal dari Australia. Belakangan ini, tanaman ini juga telah diintroduksi ke sebagian wilayah Eropa dan Amerika Utara.

Menurut Aquarium Breeder

Native ferns of Australia
Foto: Macleay Grass Man, CC BY 2.0

Habitat alami

Marsilea hirsuta terutama tumbuh di rawa, kolam, dan dataran banjir. Sebagai tanaman amfibi, tanaman ini bisa tumbuh sebagian atau seluruhnya terendam di air dangkal yang tenang, di atas substrat berpasir atau berlempung.

Menurut Aquarium Breeder

Catatan

Marsilea hirsuta adalah tanaman merambat kecil dan menahun dengan batang tipis, masing-masing membawa satu daun majemuk yang terbagi menjadi dua, tiga, atau empat anak daun, dengan bentuk rendah setelah tanaman benar-benar mapan. Helai daunnya berwarna hijau tua atau hijau limau, panjang hingga 1 cm dan lebar 5 mm; daunnya menggulung (circinate).

Tanaman ini kompak dan bisa mencapai tinggi hingga 10 cm. Di cahaya rendah tumbuhnya lebih tinggi, sedangkan di bawah cahaya tinggi cenderung tetap kecil. Tanaman ini membentuk rimpang merambat yang panjang dan ramping, sering ditumbuhi rambut halus berwarna cokelat pucat, serta menghasilkan banyak runner yang cepat menyebar di dasar akuarium.

Berbeda dengan Marsilea quadrifolia yang menghasilkan daun mengapung hingga ke permukaan air, Marsilea hirsuta tetap terendam sepenuhnya dan tidak menghasilkan daun mengapung.

Tanaman ini juga berkembang biak dengan spora, yang lebih sering terjadi pada bentuk emersed-nya. Karena heterospora, tanaman ini menghasilkan dua jenis spora berbeda yang bisa dorman dalam waktu lama untuk bertahan dari kondisi yang tidak menguntungkan.

Manfaat

  • Aquascape: pilihan yang sangat bagus untuk aquascape (terutama Iwagumi); tanaman penutup dasar yang sangat baik dan membentuk karpet yang rapat dan indah.
  • Tempat berlindung: karpetnya menjadi media pemijahan yang baik bagi ikan yang menyebar telur, serta tempat berlindung bagi ikan dasar, burayak, dan udang.
  • Tempat mencari makan: menjadi area mencari makan bagi udang dan siput; biofilm tumbuh di permukaannya, yang merupakan pakan pertama yang ideal bagi burayak yang baru menetas dan anakan udang.
  • Oksigenasi: membantu menambah oksigen dan menyaring air melalui fotosintesis.

Teman satu akuarium

Paling cocok dipelihara bersama ikan komunitas kecil yang damai seperti bleeding heart tetra, neon tetra, molly, killifish, swordtail, white cloud mountain minnow, zebra danio, cherry barb, sunburst platy, Endler, otocinclus, dan pygmy corydoras.

Udang: pilih spesies yang menyukai parameter air yang sama (terutama pH), misalnya crystal red shrimp, blue bolt shrimp, Caridina cf. babaulti.

Siput: siput hias sebaiknya tidak dipelihara lama di air ber-pH rendah karena bisa merusak cangkangnya. Jika pH mendekati 7,0, hampir semua siput atau udang kerdil bisa dipelihara, misalnya Japanese trapdoor snail, siput ramshorn, siput nerite, Malaysian trumpet snail, black devil snail, Asolene spixi, rabbit snail.

Hindari spesies yang mungkin memakan Marsilea hirsuta, seperti koi, ikan mas koki, oscar, rainbow, Jack Dempsey, botia (clown loach), dan cichlid Afrika. Sebagian besar lobster air tawar dan kepiting air tawar juga bukan kombinasi yang baik, karena mereka memotong, memakan, dan mencabut semua yang ada di akuarium.

Membeli dan karantina

Tanaman ini mudah ditemukan di toko akuarium dan di penjual online tepercaya, dan harganya sangat terjangkau. Pilih tanaman yang sehat, segar, dan akarnya cukup.

Karantina semua tanaman baru sebelum dimasukkan ke akuarium. Tanaman bisa membawa parasit, hama seperti siput, atau bahkan predator (nimfa capung dan capung jarum, dan sebagainya). Tanaman juga mungkin sudah diberi pestisida, yang sangat beracun bagi ikan, udang, dan invertebrata lainnya.

Menurut Aquarium Breeder