Bagridae, Thailand
Batasio tigrinus
Batasio tigrinus
Nama lain: Tiger Batasio, Tiger Bagrid
- Suhu
- 17–23°C
- pH
- 6–7
- Akuarium minimum
- 120 cm
- Tingkat kesulitan
- Sedang
Tabel data
Lihat tabel lengkap
- Suhu
- 17–23°C
- pH
- 6–7
- Kesadahan (dGH)
- 3–15
- Ukuran
- 8 cm
- Akuarium minimum
- 120 cm
- Tingkat kesulitan
Sedang 4/8 Kenapa?
Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:
- RuangSulitakuarium mulai 120 cm, ikan sepanjang 8 cm
- AirMudahpH 6–7, 3–15 dGH
- SuhuSedangair sejuk · 17–23°C
Tingkat kesulitan 4/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung
Sumber dan tingkat keandalan
- Suhu
- Seriously Fish
- pH
- Seriously Fish
- Kesadahan (dGH)
- Seriously Fish
- Ukuran
- Seriously Fish
- Akuarium minimum
- Seriously Fish
- Tingkat kesulitan
- Seriously Fish
Diterjemahkan dan dirangkum dari Seriously Fish. Diperbarui 2026-11-01.
Info singkat
Batasio tigrinus adalah lele bagrid berukuran kecil yang tampaknya endemik di daerah aliran sungai Khwae Noi, yang sering disebut River Kwai, di Thailand bagian barat. Khwae Noi merupakan bagian dari DAS Mae Klong yang lebih besar. Seperti kerabat satu genusnya, ikan ini hanya hidup di anak sungai hulu yang dangkal, berarus deras, dan kaya oksigen, sehingga sebagian besar tidak cocok untuk akuarium komunitas 'umum'.1
Butuh akuarium seberapa besar?
Akuarium dengan ukuran dasar 120 × 30 cm atau setara (sekitar 108 liter) sebaiknya menjadi ukuran paling kecil yang dipertimbangkan.1
Kondisi air seperti apa?

Bagaimana cara merawatnya?
Tidak sulit dipelihara asalkan kondisinya tepat, tetapi sebagian besar tidak cocok untuk akuarium komunitas 'umum'. Disarankan memeliharanya dalam setup yang dibuat menyerupai sungai berarus, dengan substrat berupa batu berbagai ukuran, kerikil, dan beberapa batu besar yang halus terkikis air. Setup ini bisa dilengkapi lagi dengan cabang dan akar kayu (driftwood) serta tanaman air yang kuat seperti Microsorum, Bolbitis, atau Anubias spp., yang bisa ditumbuhkan menempel pada dekorasi.
Seperti banyak spesies yang di alam hidup di perairan mengalir, ikan ini tidak tahan terhadap penumpukan limbah organik dan butuh air yang selalu sangat bersih agar bisa tumbuh baik. Kadar oksigen terlarut dan pergerakan air yang cukup juga wajib disediakan, dengan kombinasi filter kanister, powerhead, dan sebagainya, terutama jika ingin ikan ini berkembang biak. Ganti air mingguan sebanyak 30–50% juga sebaiknya dianggap wajib.1
Diberi pakan apa?
Di alam kemungkinan memakan krustasea air kecil, cacing, larva serangga, dan zooplankton lainnya. Karena itu, pakan di akuarium sebaiknya sebagian besar berupa pakan hidup dan/atau beku berukuran kecil seperti larva chironomid (cacing darah), cacing sutra (Tubifex), artemia, jentik nyamuk, dan sebagainya. Pakan buatan yang tenggelam juga cukup berhasil diberikan, meskipun ikan tangkapan alam yang baru diimpor mungkin awalnya menolaknya.1
Bisa dicampur dengan ikan apa?
Bukan ikan yang pandai berebut makanan dan sebaiknya tidak dipelihara bersama ikan yang jauh lebih besar atau lebih agresif. Ikan cyprinid yang damai, hidup bergerombol, dan berukuran sesuai sangat ideal. Jika asal geografis tidak dipermasalahkan, banyak characid dan ikan livebearer juga seharusnya cocok. Untuk area bawah, disarankan lele akysid atau sisorid dari genus seperti Erithistes, Erethistoides, Hara, Pseudolaguvia, dan banyak Glyptothorax spp.
Selain itu, loach balitorid dari genus seperti Gastromyzon, Pseudogastromyzon, dan Homaloptera juga cocok, dan beberapa anggota famili Cobitidae dan Nemacheilidae seharusnya juga aman, tetapi riset yang matang sangat penting karena beberapa di antaranya bisa terlalu agresif/teritorial atau tumbuh terlalu besar.1
Teman satu akuarium
Hindari
Saran berdasarkan suhu, pH, ukuran, dan sifat tiap spesies. Cek kecocokan dengan spesies lain →

Bagaimana membedakan jantan dan betina?
Pada beberapa kerabat satu genusnya, ikan jantan dilaporkan memiliki papila genital memanjang yang terlihat jelas di depan sirip anal.1
Bagaimana cara berkembang biaknya?
Pemijahan sudah berhasil dilakukan pada setidaknya dua anggota lain dari genus ini. Pemijahan tampaknya bisa dipicu dengan melakukan satu kali atau lebih ganti air besar, 50–70%, menggunakan air yang lebih sejuk setelah ikan terlihat siap memijah. Telur disebar secara acak dan menetas dalam waktu sekitar 2 hari.1
Sebaran alami
Apa kata sumber
- Thailand, Khwae Noi · Seriously Fish1: “Batasio tigrinus is a small bagrid catfish that appears endemic to the Khwae Noi basin, often called the River Kwai, in western Thailand.”
- Mae Klong · Seriously Fish1: “The Khwae Noi is part of the larger Mae Klong watershed, merging with the Khwae Yai at the town of Kanchanaburi.”
GBIF punya 5 catatan di alam liar, semuanya di negara-negara di atas.
- Catatan di negara asal
- Negara asal
- Tiap kotak sekitar 160 km.
Data: GBIF.org, 5 catatan, diambil 2026-11-06 · CC0, CC BY 4.0. Peta dasar: Natural Earth.
Di mana habitat aslinya?
Tampaknya endemik di DAS Mae Nam (sungai) Khwae Noi, yang sering disebut River Kwai. Lokasi tipenya berada di antara permukiman Sangkhla Buri dan Thong Pha Phum, Provinsi Kanchanaburi, Thailand bagian barat. Khwae Noi merupakan bagian dari DAS Mae Klong yang lebih besar dan bertemu dengan Khwae Yai di kota Kanchanaburi.1

Habitat alami
Batasio spp. hanya hidup di anak sungai hulu dan bagian atas sungai-sungai kecil, yang dicirikan oleh bagian dangkal, berarus deras, dan kaya oksigen berupa riam (riffle) dan alur arus (run), yang di beberapa tempat diselingi lubuk atau air terjun kecil.
Dasarnya biasanya terdiri dari batu-batu kecil, pasir, dan kerikil, dengan tumpukan batu besar atau batuan dasar yang tersingkap. Vegetasi di tepi sungai dan tumpukan daun yang terendam sering dijumpai, tetapi tanaman air biasanya tidak ada. Saat curah hujan tinggi, beberapa sungai seperti ini bisa menjadi keruh untuk sementara karena material yang terangkat oleh arus yang makin deras (kadang sangat deras) dan air yang makin dalam.1
Catatan
Anggota genus Batasio dicirikan oleh kombinasi ciri berikut: bentuk tubuh pipih ke samping; adanya pori sensorik besar di kepala; daerah dagu (mental) yang sempit; sepasang tonjolan posterior yang menonjol pada bagian depan vomer; entopterigoid yang memanjang melintang dan berbentuk batang; metapterigoid yang bersentuhan rapat dengan tulang kuadrat tetapi tidak terhubung dengan hiomandibular.1
Sumber
1 sumber dan pustaka
- Seriously Fish seriouslyfish.com
Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.
Referensi
Foto pembaca
Belum ada foto. Anda memelihara Batasio tigrinus? Kirim fotonya agar semua bisa ikut melihat.

Diskusi
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman.
Pemeriksaan antispam gagal dimuat sehingga komentar belum terkirim. Coba muat ulang halaman.
Sesuai ketentuan, komentar memerlukan verifikasi pengguna; fitur ini akan segera tersedia.