Satuan
Tampilan

Osphronemidae, Malaysia

Betta kuehnei

Betta kuehnei

Nama lain: Kuehnei, Cupang kuehnei, Cupang alam kuehnei

Suhu
21–25°C
pH
6–7,5
Akuarium minimum
60 cm
Tingkat kesulitan
Sedang

Tabel data

Lihat tabel lengkap
Suhu
21–25°C
pH
6–7,5
Ukuran
6 cm
Tingkat kesulitan
Sedang 4/8 Kenapa?

Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:

  • RuangMudahakuarium mulai 60 cm, ikan sepanjang 6 cm
  • AirSulitair lunak · pH 6–7,5, 0–5 dGH
  • SuhuSedangair sejuk · 21–25°C

Tingkat kesulitan 4/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung

Sumber dan tingkat keandalan
Suhu
  • Seriously Fish
pH
  • Seriously Fish
Kesadahan (dGH)
  • Seriously Fish
Ukuran
  • Seriously Fish
Akuarium minimum
  • Seriously Fish
Tingkat kesulitan
  • Seriously Fish

Cara tabel memilih satu angka jika sumber-sumber berbeda

Diterjemahkan dan dirangkum dari Seriously Fish. Diperbarui 2026-11-01.

Info singkat

Betta kuehnei adalah ikan labirin yang mengerami telur di mulut oleh jantan (paternal mouthbrooder). Asalnya dari negara bagian Kelantan di timur laut Semenanjung Malaysia dan Provinsi Narathiwat di Thailand yang berbatasan dengannya. Ikan ini termasuk kompleks B. pugnax. Sirip ekornya membulat, baik pada jantan maupun betina, dan jantan dewasa punya kilau biru atau biru kehijauan yang pekat di kepala dan tenggorokan. Kemungkinan ikan ini satu spesies dengan B. sp. 'Satun'. Lokasi tipenya adalah sungai kecil di hutan yang teduh dan jernih, dengan hamparan Cryptocoryne cordata.1

Butuh akuarium seberapa besar?

Akuarium dengan alas berukuran 60 × 30 cm atau lebih, sekitar 54 liter, bisa dipakai untuk sepasang atau sekelompok kecil ikan ini.1

Kondisi air seperti apa?

  • Suhu: 21–25 °C
  • pH: 6,0–7,5
  • Kesadahan: 0–5 dGH1

Bagaimana cara merawatnya?

Ikan ini bisa dipelihara di akuarium yang didekorasi lengkap, walaupun banyak breeder memilih tanpa substrat supaya perawatannya lebih gampang. Akar dan dahan kayu (driftwood) bisa dipakai dan diatur sedemikian rupa sampai terbentuk beberapa sudut yang teduh.

Kalau driftwood dengan bentuk yang diinginkan tidak ada, kayu beech atau oak aman dipakai asalkan sudah benar-benar kering dan kulit kayunya dikupas. Pot tanaman dari tanah liat atau potongan pipa juga bisa ditambahkan sebagai tempat sembunyi.

Menambahkan serasah daun kering, seperti daun beech, oak, atau ketapang, bisa membuat suasananya makin alami. Selain jadi tempat berlindung tambahan bagi ikan, daun yang membusuk akan ditumbuhi koloni mikroba. Koloni ini bisa jadi sumber pakan tambahan yang berharga untuk burayak, dan tanin serta zat kimia lain yang keluar dari daun yang membusuk juga dianggap bermanfaat.

Seperti anggota genus lainnya, spesies ini tampaknya paling cocok dengan pencahayaan yang agak redup. Tanaman air yang tahan kondisi seperti itu bisa ditambahkan, misalnya Microsorum pteropus, Taxiphyllum barbieri, atau mungkin beberapa Cryptocoryne spp. dalam pot. Beberapa kelompok tanaman apung juga berguna untuk meredam cahaya yang masuk ke akuarium.

Filter tidak perlu terlalu kuat. Filter spons bertenaga aerator yang diatur supaya alirannya pelan sudah cukup. Akuarium harus ditutup rapat dan jangan diisi air sampai penuh, karena seperti semua Betta spp., ikan ini sesekali perlu mengambil udara lembap yang terbentuk di atas permukaan air. Ikan ini juga jago melompat.1

Diberi pakan apa?

Di alam, ikan ini kemungkinan memangsa serangga dan invertebrata kecil/zooplankton lainnya. Ikan di akuarium biasanya mau makan pakan kering setelah mengenalinya sebagai makanan. Meski begitu, ikan ini sebaiknya rutin diberi banyak pakan hidup atau beku yang berukuran kecil, seperti kutu air, artemia, atau cacing darah, supaya warna dan kondisinya berkembang optimal.

Serangga kecil seperti jangkrik atau lalat buah Drosophila juga cocok. Sebaiknya serangga ini diberi makan pakan serpihan atau sayuran dulu sampai perutnya terisi sebelum diberikan ke ikan. Hati-hati jangan sampai memberi pakan berlebihan, karena Betta spp. tampaknya gampang sekali kegemukan.1

Bisa dicampur dengan ikan apa?

Ikan ini tidak disarankan untuk akuarium komunitas biasa, karena alasan yang sudah disebut di atas. Dengan kebutuhan dan sifatnya, ikan ini paling baik dipelihara sendiri atau bersama spesies yang sangat damai. Ikan yang jauh lebih besar atau lebih agresif kemungkinan akan membuatnya tertekan dan kalah bersaing. Beberapa jenis cyprinid kecil dan loach yang di alam hidup di lingkungan serupa bisa dicampur dengannya.

Ikan ini bisa dipelihara berpasangan atau berkelompok. Kalau berkelompok, akan terlihat beberapa interaksi perilaku yang menarik.1

Bagaimana membedakan jantan dan betina?

Dibanding betina, jantan tumbuh lebih besar, sisik berkilau di kepalanya lebih banyak, bentuk kepalanya lebih lebar, dan siripnya lebih panjang.1

Bagaimana cara berkembang biaknya?

Jantan mengerami telur di mulut (paternal mouthbrooder). Idealnya siapkan akuarium terpisah untuk pemijahan dengan pengaturan seperti yang dijelaskan di atas, kecuali ikannya memang sudah dipelihara tanpa ikan lain.

Akuarium harus memakai penutup serapat mungkin (sebagian breeder malah memakai plastik wrap supaya tidak ada celah), karena burayak perlu lapisan udara hangat dan lembap. Tanpa lapisan udara ini, perkembangan organ labirinnya bisa terganggu.

Setelah masa pendekatan yang cukup lama, telur dan sperma dikeluarkan saat 'berpelukan', perilaku khas osphronemid di mana jantan melilitkan tubuhnya ke tubuh betina. Kadang perlu beberapa kali pelukan 'kosong' sebelum pemijahan benar-benar dimulai.

Telur yang sudah dibuahi ditampung di sirip anal jantan, lalu dipungut dengan mulut oleh betina, kemudian disemburkan ke air untuk ditangkap jantan. Setelah semua telur ada di mulut jantan, siklus ini diulang sampai telur betina habis. Prosesnya bisa makan waktu cukup lama.

Jantan yang sedang mengeram bisa menelan atau melepaskan telur terlalu dini kalau stres atau belum berpengalaman, jadi sebaiknya betina dan ikan lain dibiarkan tetap di tempatnya. Masa pengeraman 9–16 hari. Setelah itu jantan akan mulai melepaskan burayak yang sudah terbentuk sempurna dan bisa berenang bebas.

Pada tahap ini burayak bisa dipindahkan atau dibiarkan tumbuh bersama induknya. Ada beberapa laporan bahwa burayak justru tumbuh lebih cepat kalau dibiarkan bersama induk.

Burayak sudah cukup besar untuk langsung makan pakan hidup yang bergerak seperti microworm dan naupli artemia. Namun perlu dicatat, ada laporan bahwa anakan Betta mengalami masalah kesehatan kalau diberi naupli artemia terlalu banyak. Berikan berbagai jenis pakan dalam jumlah sedikit 2–3 kali sehari supaya pertumbuhannya optimal. Jangan mengganti air terlalu banyak sekaligus; ganti air sedikit-sedikit secara rutin lebih baik daripada ganti air banyak sesekali.1

Sebaran alami

Hidup alami di: Malaysia, Thailand1

Apa kata sumber
  • Malaysia, Thailand · Seriously Fish1: “Betta kuehnei is a paternal mouthbrooding labyrinth fish from Kelantan state, northeastern Peninsular Malaysia, and neighbouring Narathiwat, Thailand.”

GBIF punya 9 catatan di alam liar, semuanya di negara-negara di atas.

  • Catatan di negara asal
  • Negara asal
  • Tiap kotak sekitar 160 km.

Data: GBIF.org, 9 catatan, diambil 2026-11-06 · CC0, CC BY 4.0. Peta dasar: Natural Earth.

Di mana habitat aslinya?

Lokasi tipenya disebut 'sekitar 35 km di selatan Panjang'. Kemungkinan yang dimaksud adalah Rantau Panjang, permukiman di perbatasan di negara bagian Kelantan, timur laut Semenanjung Malaysia. Ikan ini juga diketahui ada di paling tidak satu lokasi di seberang perbatasan, yaitu di Provinsi Narathiwat, Thailand selatan.1

Habitat alami

Lokasi tipenya berupa sungai kecil di hutan yang teduh dengan air jernih dan bening. Pada Agustus 2008, pH-nya 7, kesadahan total 3 dGH, dan suhu sekitar 25 °C. B. kuehnei ditangkap di bagian yang dangkal, di antara hamparan tanaman air Cryptocoryne cordata atau tumpukan serasah daun. Spesies lain yang hidup di tempat yang sama antara lain Trichopsis vittata dan Parosphromenus paludicola.1

Catatan

Spesies ini sudah beredar di kalangan hobiis selama beberapa tahun sebelum dideskripsikan secara ilmiah, dan mungkin satu spesies dengan B. sp. 'Satun'. Ikan ini masuk kompleks B. pugnax, yaitu kumpulan spesies yang berkerabat dekat dalam genus Betta. Anggota kompleks ini terkenal sangat sulit dibedakan satu sama lain, tetapi punya ciri-ciri yang sama berikut: kepala relatif besar, 28–40% SL; warna saat hidup biasanya cokelat dengan bintik berkilau hijau atau biru; jantan punya sisik dengan warna serupa di tutup insang (operkulum), kadang sampai ke perut; anakan dan betina biasanya cokelat dengan dua garis di tengah tubuh dan tanda gelap di pangkal ekor; sirip anal pada ikan dewasa runcing dan sering memanjang; sirip ekor berbentuk lanset.

Ikan ini bisa dibedakan dari anggota kelompok B. pugnax lainnya dari ciri-ciri berikut: sirip ekor membulat pada jantan maupun betina; tidak ada garis dagu (chin bar) dan garis postorbital kedua; jantan dewasa punya warna berkilau biru atau biru kehijauan yang pekat (kehitaman pada spesimen awetan) di sisi kepala dan tenggorokan, dari ujung moncong sampai tepi belakang tutup insang; ada dua garis di tengah tubuh, yang atas memanjang dari pangkal sirip dada sampai pangkal sirip ekor, sedangkan yang bawah, yang lebih jelas pada betina, berawal di bawah pangkal sirip dada lalu berbelok ke atas di area di atas bagian depan sirip anal hingga menyambung dengan garis atas.

Genus Betta adalah genus dengan jumlah spesies terbanyak dalam famili Osphronemidae, dengan hampir 70 anggota yang diakui. Jumlah ini tampaknya akan terus bertambah, karena sejak awal abad ini spesies baru terus dideskripsikan secara rutin.

Spesies-spesiesnya berhasil beradaptasi dengan berbagai relung ekologi, dari parit berair diam sampai sungai perbukitan yang mengalir, termasuk beberapa lingkungan ekstrem seperti hutan rawa gambut yang sangat asam.

Pembagian anggota genus ini ke dalam sejumlah kelompok berisi spesies yang berkerabat dekat kini umumnya sudah diterima, tetapi sebagian besar didasarkan pada ciri morfologi/perilaku. Karena itu masih diperlukan penelitian filogenetik molekuler, yang pasti akan berguna untuk menentukan hubungan kekerabatan ikan-ikan ini dengan lebih tepat.

Seperti anggota subordo Anabantoidei lainnya, spesies ini punya organ pernapasan tambahan yang disebut labirin. Dinamakan begitu karena strukturnya mirip labirin, organ ini memungkinkan ikan menghirup udara dari atmosfer sampai batas tertentu.

Organ ini terdiri dari sepasang organ suprabranchial yang terbentuk dari pelebaran bagian epibranchial (atas) lengkung insang pertama, dan terletak di dalam rongga di atas insang. Di dalamnya ada banyak lipatan kulit yang kaya pembuluh darah dan berfungsi sebagai permukaan pernapasan yang luas. Tingkat kerumitan strukturnya berbeda-beda antarspesies, dan cenderung lebih berkembang pada spesies yang hidup di lingkungan yang lebih keras.1

Sumber

1 sumber dan pustaka
  1. Seriously Fish seriouslyfish.com

Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.

Referensi

  • Schindler, I. and J. Schmidt (2008). Betta kuehnei, a new species of fighting fish (Teleostei, Osphronemidae) from the Malay Peninsula. Bulletin of Fish Biology 10(1/2), 39-46
  • Tan, H. H. and P. K. L. Ng (2005). The fighting fishes (Teleostei: Osphronemidae: Genus Betta) of Singapore, Malaysia and Brunei. Raffles Bulletin of Zoology Supplement 13, 43-991