Satuan
Tampilan

Nothobranchiidae, Nigeria

Aphyosemion splendopleure

Aphyosemion splendopleure

Nama lain: Splendid Lyretail, Killifish splendopleure, Splendopleure, Killifish Aphyosemion

Suhu
22–26°C
pH
6–7,2
Akuarium minimum
45 cm
Tingkat kesulitan
Mudah

Tabel data

Lihat tabel lengkap
Suhu
22–26°C
pH
6–7,2
Ukuran
6 cm
Tingkat kesulitan
Mudah 2/8 Kenapa?

Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:

  • RuangMudahakuarium mulai 45 cm, ikan sepanjang 6 cm
  • AirMudahpH 6–7,2, 3–15 dGH
  • SuhuMudah22–26°C
  • PerilakuMudahdamai

Tingkat kesulitan 2/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung

Sumber dan tingkat keandalan
Suhu
  • Seriously Fish
pH
  • Seriously Fish
Kesadahan (dGH)
  • Seriously Fish
Ukuran
  • Seriously Fish
Akuarium minimum
  • Seriously Fish
Tingkat kesulitan
  • Seriously Fish

Cara tabel memilih satu angka jika sumber-sumber berbeda

Diterjemahkan dan dirangkum dari Seriously Fish. Diperbarui 2026-10-29.

Layak dibeli?

  • Butuh tutup yang rapat karena spesies ini dikenal suka melompat. Ikan ini pelompat ulung, jadi tutupnya harus benar-benar rapat.

Splendid lyretail, Aphyosemion splendopleure, adalah killifish dari dataran rendah pesisir Nigeria, Kamerun, Guinea Khatulistiwa, dan Gabon. Ikan ini hidup di bagian sungai kecil yang arusnya lambat. Ada beberapa varian warna tergantung lokasi asal tangkapannya, dan varian-varian ini sebaiknya tidak dipelihara bersama agar tidak terjadi hibridisasi. Ikan ini sangat pemalu, kalah bersaing dengan spesies lain, dan tidak disarankan untuk akuarium komunitas.1

Butuh akuarium seberapa besar?

Akuarium atau wadah dengan ukuran dasar mulai 45 × 25 cm sudah cukup untuk sepasang atau trio. Volume: sekitar 28 liter.1

Kondisi air seperti apa?

  • Suhu: 22–26 °C
  • pH: 6,0–7,2
  • Kesadahan: 3–15 dGH1

Bagaimana cara merawatnya?

Gunakan substrat berwarna gelap, idealnya peat moss atau bahan serupa. Selain itu, akuarium sebaiknya punya area dengan tanaman air yang rimbun serta beberapa potong kayu sebagai tempat berlindung. Tanaman apung juga disarankan untuk lebih meredam cahaya. Spesies ini pelompat ulung, jadi tutupnya harus benar-benar rapat.1

Diberi pakan apa?

Ikan ini lebih menyukai pakan hidup atau beku berukuran kecil seperti kutu air atau cacing darah, meskipun dalam banyak kasus juga mau menerima pakan serpihan berkualitas baik.1

Female Aphyosemion splendopleure variety 'Tiko green', tank raised
©

Bisa dicampur dengan ikan apa?

Ikan ini tidak disarankan untuk akuarium komunitas karena sangat pemalu dan kalah bersaing dengan spesies lain. Sesama jantan bisa saling teritorial, tetapi jarang sampai menimbulkan luka.1

Bagaimana membedakan jantan dan betina?

Jantan jauh lebih berwarna dibanding betina dan memiliki sirip punggung, sirip ekor, dan sirip anal yang lebih panjang.1

Bagaimana cara berkembang biaknya?

Relatif mudah, dengan metode pemijahan yang di kalangan hobiis dikenal sebagai 'menggantung' telur (egg hanging). Ada beberapa metode pemijahan yang berbeda, dan sebagian besar tergantung selera masing-masing. Sepasang ikan bisa dengan mudah dipijahkan di akuarium sekecil 30 × 20 × 20 cm. Sering disarankan agar dipijahkan dalam bentuk trio, tetapi jumlah anakan cenderung lebih sedikit dengan cara ini, mungkin karena ikan yang tidak sedang memijah memakan sebagian telurnya.

Banyak peternak tidak memakai filter di akuarium pemijahan killifish, tetapi menggunakan filter spons kecil bertenaga aerator untuk mencegah air menggenang bukan ide yang buruk. Air sebaiknya sedikit asam (pH 6,0–6,5), dengan suhu sekitar 24 °C. Biarkan akuarium tanpa lampu, dan perlu diingat bahwa filtrasi dengan peat bermanfaat.

Ikan sebaiknya dikondisikan dengan pakan yang bervariasi berupa pakan hidup dan beku. Paling baik jantan dan betina dipisah di akuarium pengondisian masing-masing. Pilih jantan terbaik dan betina yang paling gemuk sebelum memasukkannya ke akuarium pemijahan. Cara ini memberi kesempatan betina untuk pulih di antara pemijahan. Di alam, A. splendopleure meletakkan telur di substrat atau di rumpun vegetasi, dan media pemijahannya bisa berupa lapisan peat moss di dasar akuarium, rumpun tanaman berdaun halus seperti java moss, atau spawning mop. Setup tanpa substrat dengan spawning mop paling baik, karena memudahkan perawatan sekaligus pengambilan telur.

Jika kondisi air baik dan ikan terkondisi dengan baik, pemijahan seharusnya tidak menimbulkan masalah khusus. Telur bisa dibiarkan menetas di akuarium bersama induknya, tetapi sebagian mungkin dimakan. Kalau ingin membesarkan kelompok yang cukup banyak, telur sebaiknya dipindahkan. Sebanyak 10–20 telur diletakkan setiap hari selama sekitar 2 minggu, dan telur-telur ini sebaiknya diambil dengan hati-hati begitu terlihat. Setiap pasangan sebaiknya hanya dibiarkan memijah selama sekitar seminggu sebelum dikembalikan ke akuarium pengondisian, karena proses pemijahan berat bagi ikan (terutama betina). Ikan bisa kelelahan dan lemah jika dibiarkan terlalu lama. Setelah diambil, telur bisa diinkubasi di dalam air atau dengan meletakkannya di atas lapisan peat moss lembap dalam wadah kecil (wadah bekas margarin ideal). Dengan cara kedua ini, telur yang berjamur cenderung lebih sedikit, meskipun telur yang berjamur tetap harus dibuang begitu terlihat.

Jika diinkubasi di dalam air, telur bisa dipindahkan ke akuarium kecil berisi air dari akuarium pemijahan setinggi 2,5–5 cm, yang sudah ditambahkan 1–3 tetes methylene blue tergantung volumenya. Wadah ini harus disimpan di tempat gelap (telur sangat sensitif terhadap cahaya) dan dicek setiap hari untuk mencari telur berjamur, yang harus dibuang dengan pipet. Telur akan menetas dalam sekitar 12 hari tergantung suhu.

Jika diinkubasi di atas peat moss, letakkan wadah di tempat yang hangat dan gelap lalu biarkan saja selama 18 hari, setelah itu telur siap menetas. Jika memijahkan beberapa spesies atau beberapa angkatan sekaligus, ada baiknya memberi label pada setiap wadah berisi tanggal, tanggal menetas, spesies, dan jumlah telur untuk mencegah kekacauan. Penetasan biasanya bisa dipicu cukup dengan memasukkan telur ke akuarium pembesaran setelah 18 hari, di mana basahnya telur merangsang penetasan. Jika cara ini gagal, meniup air dengan lembut melalui sedotan atau selang aerator bisa memicu penetasan.

Burayak berukuran sangat kecil dan pakan pertamanya sebaiknya infusoria. Jika memakai metode inkubasi peat moss, akuarium pembesaran bisa 'disemai' beberapa hari sebelum menetas dengan menambahkan beberapa tetes liquifry atau air hijau. Kalau tidak, tambahkan sedikit-sedikit sesuai kebutuhan. Setelah 2 hari, burayak bisa diberi naupli artemia atau microworm, lalu pakan yang lebih besar dan pakan beku mulai diberikan setelah sekitar 2 minggu. Air awalnya harus dibuat sangat dangkal, tetapi ketinggiannya bisa dinaikkan seiring pertumbuhan burayak.

Kualitas air di akuarium pembesaran harus dijaga dengan sangat hati-hati karena burayak sangat rentan terhadap penyakit velvet. Burayak sebaiknya diberi pakan dua kali sehari dengan ganti air sedikit setiap 2–3 hari agar pertumbuhannya optimal.1

Sebaran alami

Apa kata sumber
  • Kamerun · Seriously Fish1: “No type locality details were provided in the original description but Meinken (1930) lists the town of Tiko, southwestern Cameroon, in his redescription.”
  • Nigeria, Guinea Khatulistiwa, Gabon · Seriously Fish1: “It's currently considered to occur in lowland, coastal areas from the southeastern tip of Nigeria, throughout western Cameroon and Equatorial Guinea and into northwestern Gabon.”

GBIF punya 61 catatan di alam liar: 57 di negara-negara di atas, 4 di tempat lain (terbanyak: Jerman 4). Catatan di tempat lain bisa jadi ikan yang dilepas orang, atau salah identifikasi.

  • Catatan di negara asal
  • Catatan di tempat lain
  • Negara asal
  • Tiap kotak sekitar 160 km.

Data: GBIF.org, 61 catatan, diambil 2026-11-06 · CC0, CC BY 4.0. Peta dasar: Natural Earth.

Di mana habitat aslinya?

Deskripsi aslinya tidak mencantumkan detail lokasi tipe, tetapi Meinken (1930) menyebut kota Tiko di barat daya Kamerun dalam deskripsi ulangnya. Saat ini spesies ini dianggap tersebar di wilayah dataran rendah pesisir, mulai dari ujung tenggara Nigeria, di seluruh Kamerun bagian barat dan Guinea Khatulistiwa, hingga ke barat laut Gabon.1

Habitat alami

Ikan ini ditemukan di bagian sungai kecil yang arusnya lambat.1

Catatan

Ada beberapa varian warna spesies ini tergantung lokasi asal tangkapannya, dan varian-varian ini sebaiknya tidak dipelihara bersama untuk mencegah hibridisasi dan menjaga kemurnian garis keturunan. Sebagian peneliti memasukkannya ke dalam subgenus Chromaphyosemion, karena mereka menganggap pengelompokan nominal tersebut mewakili cabang monofiletik dari Aphyosemion yang parafiletik.1

Sumber

1 sumber
  1. Seriously Fish seriouslyfish.com

Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.