Osphronemidae, Indonesia
Betta falx
Betta falx
Nama lain: Cupang alam falx, Wild betta falx, Cupang falx
- Suhu
- 22–27°C
- pH
- 4,7–6,8
- Akuarium minimum
- 60 cm
- Tingkat kesulitan
- Sedang
Tabel data
Lihat tabel lengkap
- Suhu
- 22–27°C
- pH
- 4,7–6,8
- Ukuran
- 5 cm
- Akuarium minimum
- 60 cm
- Tingkat kesulitan
Sedang 4/8 Kenapa?
Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:
- RuangMudahakuarium mulai 60 cm, ikan sepanjang 5 cm
- AirSulitair asam, air lunak · pH 4,7–6,8, 0–5 dGH
- SuhuMudah22–27°C
- PerilakuMudahdamai
Tingkat kesulitan 4/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung
Sumber dan tingkat keandalan
- Suhu
- Seriously Fish
- pH
- Seriously Fish
- Kesadahan (dGH)
- Seriously Fish
- Ukuran
- Seriously Fish
- Akuarium minimum
- Seriously Fish
- Tingkat kesulitan
- Seriously Fish
Diterjemahkan dan dirangkum dari Seriously Fish. Diperbarui 2026-11-01.
Info singkat
Betta falx adalah ikan labirin kecil yang mengerami telur di mulut oleh jantan. Ikan ini endemik Sumatera, Indonesia, dan sebagian besar koleksinya berasal dari Provinsi Jambi. Spesies ini termasuk kelompok B. picta. Sisik tutup insangnya berwarna biru kehijauan yang berkilau, dan sirip anal serta sirip ekornya memiliki pita kemerahan di bagian ujung. Habitatnya berupa aliran dan genangan rawa hutan yang teduh, sebagian hanya sedalam beberapa sentimeter. Kandungan mineral airnya nyaris nol dan pH-nya rendah.1
Butuh akuarium seberapa besar?
Akuarium dengan ukuran dasar 60 × 30 cm, sekitar 54 liter, cocok untuk sepasang ikan atau satu kelompok kecil.1
Kondisi air seperti apa?
Bagaimana cara merawatnya?
Ikan ini bisa dipelihara di akuarium yang didekorasi lengkap. Meski begitu, banyak peternak memilih tidak memakai substrat supaya perawatannya lebih mudah. Akar dan cabang kayu apung bisa dipakai, lalu ditata sedemikian rupa hingga terbentuk beberapa sudut yang teduh.
Kalau kayu apung dengan bentuk yang diinginkan sulit didapat, kayu beech biasa atau oak aman dipakai asalkan sudah benar-benar kering dan kulit kayunya dikupas. Pot tanah liat atau potongan pipa juga bisa ditambahkan sebagai tempat sembunyi tambahan.
Menambahkan daun kering, misalnya daun beech, oak, atau ketapang, bisa membuat suasananya terasa makin alami. Selain menjadi tempat berlindung tambahan bagi ikan, daun yang terurai juga memicu tumbuhnya koloni mikroba. Koloni ini bisa menjadi sumber pakan tambahan yang berharga bagi burayak, dan tanin serta zat kimia lain yang dilepaskan daun yang membusuk juga dianggap bermanfaat.
Seperti anggota genus lainnya, spesies ini tampaknya paling cocok dengan pencahayaan yang cukup redup. Tanaman air yang tahan kondisi seperti itu bisa ditambahkan, misalnya Microsorum pteropus, Taxiphyllum barbieri, atau mungkin beberapa Cryptocoryne spp. dalam pot. Beberapa rumpun tanaman apung juga berguna untuk meredam cahaya yang masuk ke akuarium.
Filter tidak perlu terlalu kuat. Filter spons bertenaga aerator yang disetel agar sirkulasinya pelan sudah cukup. Akuarium harus selalu tertutup rapat dan jangan diisi sampai penuh, karena seperti semua Betta spp. ikan ini sesekali perlu menjangkau lapisan udara lembap yang terbentuk di atas permukaan air. Selain itu, ikan ini jago melompat.1
Diberi pakan apa?
Di alam, ikan ini kemungkinan memangsa serangga dan invertebrata kecil atau zooplankton lainnya. Ikan di akuarium biasanya mau menerima pakan kering setelah mengenalinya sebagai makanan. Namun, ikan ini sebaiknya rutin diberi banyak pakan hidup atau beku berukuran kecil seperti kutu air, artemia, atau cacing darah agar warna dan kondisinya berkembang optimal. Hati-hati jangan memberi pakan berlebihan, karena Betta spp. tampaknya sangat rentan kegemukan.1
Bisa dicampur dengan ikan apa?
Ikan ini tidak disarankan untuk akuarium komunitas biasa, dengan alasan yang sudah disinggung sebelumnya. Karena kebutuhan dan wataknya, ikan ini paling baik dipelihara sendiri atau bersama spesies yang sangat damai. Ikan yang jauh lebih besar atau lebih agresif kemungkinan akan mengintimidasinya dan mengalahkannya saat berebut pakan. Beberapa jenis cyprinid kecil dan loach yang di alam hidup di lingkungan serupa bisa dicampur dengannya.
Ikan ini bisa dipelihara berpasangan atau berkelompok. Dalam kelompok, ikan ini akan menunjukkan interaksi perilaku yang menarik.1
Teman satu akuarium
- Perilaku
- Damai
Hindari
Saran berdasarkan suhu, pH, ukuran, dan sifat tiap spesies. Cek kecocokan dengan spesies lain →
Bagaimana membedakan jantan dan betina?
Dibanding betina, jantan tumbuh lebih besar, punya lebih banyak sisik berkilau di kepala, bentuk kepala lebih lebar, dan sirip lebih panjang.1
Bagaimana cara berkembang biaknya?
Jantan mengerami telur di mulut. Idealnya, siapkan akuarium terpisah khusus untuk pemijahan dan tata seperti yang disarankan di atas, kecuali ikan-ikan ini memang sudah dipelihara sendiri.
Akuarium harus memakai tutup yang serapat mungkin (beberapa peternak memakai plastik wrap supaya tidak ada celah sama sekali). Burayak membutuhkan lapisan udara yang hangat dan lembap, dan tanpa itu perkembangan organ labirinnya bisa terganggu.
Setelah masa pendekatan yang panjang, telur dan sperma dilepaskan saat "pelukan" yang khas pada anabantoid, yaitu saat jantan melingkarkan tubuhnya ke tubuh betina. Kadang dibutuhkan beberapa kali pelukan "latihan" sebelum pemijahan benar-benar dimulai.
Telur yang sudah dibuahi jatuh ke sirip anal jantan, lalu diambil dengan mulut oleh betina dan disemburkan ke air untuk ditangkap jantan. Setelah semua telur ada di mulut jantan, siklus ini diulang sampai telur betina habis. Prosesnya bisa memakan waktu cukup lama.
Jantan yang sedang mengerami bisa menelan atau melepaskan telur terlalu dini kalau stres atau belum berpengalaman. Karena itu, sebaiknya betina dan ikan lain dibiarkan tetap di tempatnya. Masa inkubasinya 9–12 hari. Setelah itu jantan mulai melepaskan burayak yang sudah terbentuk sempurna dan bisa berenang bebas.
Pada tahap ini burayak bisa dipindahkan atau dibiarkan tumbuh bersama induknya. Beberapa laporan menyebutkan burayak justru tumbuh lebih cepat kalau dibiarkan bersama induk.
Burayak sudah cukup besar untuk langsung menerima pakan hidup yang bergerak, seperti mikroworm dan naupli artemia. Namun, ada laporan bahwa anakan Betta mengalami masalah kesehatan kalau diberi naupli artemia terlalu banyak. Untuk laju pertumbuhan optimal, berikan sedikit-sedikit berbagai jenis pakan 2–3 kali sehari. Jangan mengganti air terlalu banyak sekaligus; ganti air sedikit secara rutin lebih baik daripada sesekali dalam jumlah besar.1
Sebaran alami
Apa kata sumber
- Indonesia · Seriously Fish1: “Betta falx is a small paternal mouthbrooding labyrinth fish endemic to Sumatra, Indonesia, where most collections come from Jambi province.”
- Sumatra · Seriously Fish1: “Endemic to Sumatra, Indonesia.”
- Alai River · Seriously Fish1: “The type locality is within the Alai River watershed, Jambi.”
GBIF punya 3 catatan di alam liar, semuanya di negara-negara di atas.
- Catatan di negara asal
- Negara asal
- Tiap kotak sekitar 160 km.
Data: GBIF.org, 3 catatan, diambil 2026-11-06 · CC0, CC BY 4.0. Peta dasar: Natural Earth.
Di mana habitat aslinya?
Endemik Sumatera, Indonesia. Sebagian besar koleksi berasal dari Provinsi Jambi di bagian tengah pulau, tetapi spesies ini juga pernah tercatat di wilayah yang lebih ke utara, yaitu Sumatera Utara.
Kolektor dan penghobi sering memberi label lokasi asal pada populasi dari tiap tempat, misalnya Jambi atau Sumatera Utara, agar datanya akurat dan garis keturunan murninya tetap terjaga. Lokasi tipenya ada di daerah aliran Sungai Alai, Jambi.1
Habitat alami
Biasanya ikan ini hidup di aliran dan genangan rawa hutan, sebagian di antaranya terukur hanya sedalam beberapa sentimeter. Tempat-tempat ini umumnya terlindung dari matahari. Kanopi ranting di atasnya begitu rapat sehingga hanya sedikit sekali cahaya yang menembus permukaan air.
Vegetasi di tepiannya juga cenderung tumbuh lebat. Airnya sering berwarna kecokelatan karena asam humat dan zat kimia lain yang keluar dari bahan organik yang membusuk. Kandungan mineral terlarutnya nyaris nol dan pH-nya cukup rendah. Dasarnya terutama terdiri dari daun gugur, ranting, dan akar pohon yang terendam.1
Catatan
B. falx termasuk kelompok/kompleks Betta picta, yaitu sekelompok spesies yang berkerabat dekat di dalam genus ini. Ciri bersama anggota kelompok ini: sirip tunggal membulat (sirip anal kadang meruncing ke ujung yang tumpul); jari-jari sirip anal I–III, 18–24; pita gelap di tepi sirip anal dan sirip ekor, lebih jelas pada jantan dewasa; ada garis praorbital dan pascaorbital; ada garis dagu di tenggorokan; serta sisik berkilau hijau, emas, atau biru pada tutup insang.
Kombinasi ciri unik yang membedakan B. falx dari anggota kelompok lainnya: sisik tutup insang berkilau biru kehijauan; sirip anal dan sirip ekor dengan pita kemerahan di bagian ujung; sirip punggung jantan dengan garis-garis melintang; pangkal sirip punggung berada di atas sisik lateral ke-11–12.
Genus Betta adalah genus dengan spesies terbanyak dalam famili Osphronemidae, dengan hampir 70 anggota yang diakui. Jumlahnya tampaknya masih akan bertambah, karena sejak awal abad ini spesies baru terus dideskripsikan secara rutin.
Anggota genus ini berhasil beradaptasi dengan berbagai relung ekologis, mulai dari parit berair diam sampai sungai perbukitan yang mengalir, termasuk beberapa lingkungan ekstrem seperti hutan rawa gambut yang sangat asam.
Pembagian anggota genus ke dalam beberapa kelompok spesies yang berkerabat dekat kini umumnya sudah diterima, tetapi sebagian besar masih didasarkan pada ciri morfologi dan perilaku. Karena itu, kajian filogenetik molekuler masih diperlukan dan tentu akan berguna untuk menentukan hubungan kekerabatan ikan-ikan ini dengan lebih tepat.
Seperti anggota subordo Anabantoidei lainnya, spesies ini punya organ pernapasan tambahan yang disebut labirin. Nama ini diberikan karena strukturnya yang menyerupai labirin. Organ ini memungkinkan ikan menghirup udara dari atmosfer sampai batas tertentu.
Labirin terdiri dari sepasang organ suprabranchial yang terbentuk dari pelebaran bagian epibranchial (atas) lengkung insang pertama, dan terletak di dalam rongga di atas insang. Di dalamnya ada banyak lipatan kulit yang kaya pembuluh darah dan berfungsi sebagai permukaan pernapasan yang luas. Tingkat kerumitan strukturnya berbeda-beda antarspesies dan cenderung lebih berkembang pada spesies yang hidup di lingkungan yang lebih keras.1
Sumber
1 sumber dan pustaka
- Seriously Fish seriouslyfish.com
Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.
Referensi
- Tan, H. H. and P. K. L. Ng (2005). The fighting fishes (Teleostei: Osphronemidae: Genus Betta) of Singapore, Malaysia and Brunei. Raffles Bulletin of Zoology Supplement 13, 43-99
- Tan, H. H. and P. K. L. Ng (2005). The labyrinth fishes (Teleostei: Anabantoidei, Channoidei) of Sumatra, Indonesia. Raffles Bulletin of Zoology Supplement 13, 115-1381
Foto pembaca
Belum ada foto. Anda memelihara Betta falx? Kirim fotonya agar semua bisa ikut melihat.
Diskusi
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman.
Pemeriksaan antispam gagal dimuat sehingga komentar belum terkirim. Coba muat ulang halaman.
Sesuai ketentuan, komentar memerlukan verifikasi pengguna; fitur ini akan segera tersedia.