Poeciliidae, Suriname

Guppy

Poecilia reticulata

Nama lain: Ikan guppy, Ikan seribu, Gupi, Guppy fancy

Suhu
20–26°C
pH
6,5–8
Kesadahan (dGH)
6–8
Ukuran
5 cm
Akuarium minimum
40 cm
Tingkat kesulitan
Mudah 1/8

Diterjemahkan dan dirangkum dari The Spruce Pets. Diperbarui 2026-10-29.

Cek kecocokan dengan spesies lain →

Info singkat

  • Nama umum: Guppy
  • Nama ilmiah: Poecilia reticulata
  • Famili: Poeciliidae
  • Ukuran dewasa: sekitar 5 cm
  • Harapan hidup: 2–3 tahun
  • Asal: Asli Amerika Selatan; ikan hias yang dijual merupakan hasil penangkaran
  • Sifat sosial: Damai
  • Zona renang: Atas dan tengah
  • Ukuran akuarium minimum: sekitar 40 liter
  • Pakan: Omnivora
  • Perkembangbiakan: Beranak (livebearer)
  • Tingkat perawatan: Pemula
  • pH: 6,5–8,0
  • Kesadahan: 100–150 mg/L (6–8 dH)
  • Suhu: 20–26 °C

Menurut The Spruce Pets

Layak dibeli?

Kombinasi warna apa pun yang Anda bayangkan, kemungkinan besar ada guppy yang cocok. Jantan memiliki warna yang lebih cerah daripada betina, misalnya putih, merah, kuning, oranye, hijau, biru, ungu, dan hitam, serta sirip ekor (kaudal) dan sirip punggung (dorsal) yang lebih panjang. Sirip ekor bisa bercorak marmer atau bergaris, atau ikannya bisa hanya satu atau dua warna, seperti berbagai gradasi biru, hitam, oranye, hijau, kuning, merah, ungu, dan putih. Tergantung variannya, sebagian guppy memiliki ekor pendek dan membulat, sebagian berbentuk "V", dan ada pula yang ekornya memanjang hingga setengah panjang tubuhnya.

Banyak situs web dan sebagian toko ikan hias menawarkan varian "pilihan" atau "unik" yang tidak ada di tempat lain. Sering kali, strain seperti ini merupakan hasil perkawinan sedarah (inbreeding) yang parah sehingga menghasilkan ikan dengan daya tahan tubuh yang lemah dan umur yang lebih pendek. Usahakan tetap memilih varian yang umum dengan garis keturunan yang sudah mapan. Jika Anda akhirnya mengawinkan dua strain yang berbeda, Anda mungkin akan terkejut melihat bagaimana variasi warnanya bercampur.

Tipe ekor yang umum:

  • Fantail: ekor yang mengalir berbentuk seperti kipas terbuka.
  • Veiltail: ekor yang lebih panjang dan lebih menjuntai daripada fantail.
  • Delta: mirip fantail, tetapi sedikit lebih besar dan lebih membulat.
  • Flagtail: ekor yang sedikit lebih pendek dan lebih sempit daripada fantail.
  • Double Swordtail: dua tonjolan berbentuk pedang, satu di atas dan satu di bawah.
  • Top Swordtail: hanya satu "pedang" di bagian atas.
  • Bottom Swordtail: satu "pedang" di bagian bawah ekor.
  • Lyretail: tonjolan di bagian atas dan bawah ekor, tetapi jauh lebih membulat dan menjuntai dibandingkan swordtail.

Menurut The Spruce Pets

Butuh akuarium seberapa besar?

Akuarium berukuran sekitar 40 liter adalah ukuran minimum. Akuarium yang lebih besar dianjurkan karena guppy adalah ikan yang sangat aktif. Sebagai patokan, sediakan sekitar 1,5 liter air untuk setiap 1 cm panjang ikan: akuarium sekitar 20 liter hanya cukup untuk dua atau tiga ekor guppy, akuarium 40 liter sekitar lima ekor, dan akuarium sekitar 115 liter sekitar 15 ekor.

Menurut The Spruce Pets

Bagaimana cara merawatnya?

Guppy adalah ikan yang sangat cocok untuk pemula. Perawatannya mudah dan ikan ini cukup tahan terhadap beberapa kesalahan khas pemula. Akuarium yang lebih besar dianjurkan karena guppy adalah ikan yang sangat aktif. Guppy tumbuh subur di akuarium yang memiliki tanaman air dan dekorasi yang tidak tajam.

Agar populasinya tidak meledak, sangat dianjurkan untuk memisahkan jantan dan betina di akuarium yang berbeda. Guppy betina dapat menyimpan sperma untuk beberapa kali pemijahan, bahkan setelah dipisahkan dari jantan, sehingga begitu seekor betina pernah bersama jantan, ia bisa melahirkan beberapa kali. Sekat akuarium boleh dipakai sebagai solusi sementara, tetapi banyak sekat plastik tipis biasanya tidak cukup untuk menjaga ikan tetap terpisah. Dua akuarium terpisah akan mencegah pemijahan yang tidak diinginkan sepenuhnya.

Menurut The Spruce Pets

Peralatan apa yang dibutuhkan?

Pemanas (heater)

Secara umum, Anda memerlukan heater agar guppy tetap sehat. Guppy menyukai suhu air sekitar 21–26 °C, dan hanya sedikit rumah yang cukup hangat untuk menyediakan suhu itu tanpa heater celup di dalam akuarium. Pantau suhu air setiap hari dan atur heater sesuai kebutuhan agar ikan tetap nyaman dan sehat.

Filtrasi

Akuarium Anda jelas membutuhkan filter untuk menyaring kotoran dan zat kimia berbahaya dari air. Tanpa filter, air akuarium cenderung cepat tercemar oleh sisa pakan yang tidak dimakan dan kotoran ikan, dan ikan bisa sakit atau bahkan mati karena air yang berbahaya ini. Ada banyak jenis filter akuarium yang tersedia untuk berbagai anggaran, jadi tanyakan kepada orang yang ahli di toko akuarium atau toko ikan hias terdekat jika Anda ragu filter mana yang paling cocok untuk akuarium Anda.

Menurut The Spruce Pets

Three guppy females and two males, with some young
Foto: The Spruce Pets, digunakan dengan izin

Diberi pakan apa?

Guppy adalah omnivora dan cocok dengan berbagai pakan komersial. Meskipun guppy berukuran kecil, pakan pelet yang disebut micro pellet adalah pilihan terbaik karena kandungan nutrisinya bertahan lebih lama dibandingkan pakan serpih (flake). Anda boleh menambahkan pakan tambahan, seperti pakan beku, tetapi tidak lebih dari sekali atau dua kali seminggu. Pakan pelet yang lengkap adalah yang terbaik untuk sebagian besar jenis ikan hias.

Tergantung suhu akuarium dan penghuni lainnya, Anda bisa memberi makan sekali atau dua kali sehari. Selalu mulai dengan sedikit pakan, dan setelah semuanya habis dimakan, tambahkan sedikit lagi. Ulangi selama beberapa menit dan manfaatkan waktu ini untuk memeriksa semua ikan Anda. Waktu makan adalah saat yang tepat untuk melihat apakah ada ikan yang berperilaku aneh atau sakit.

Menurut The Spruce Pets

Bisa dicampur dengan ikan apa?

Guppy adalah ikan komunitas yang damai dan santai, yang dapat hidup rukun dengan berbagai jenis ikan lain yang tidak agresif. Anda bisa memeliharanya bersama ikan beranak (livebearer) yang serupa, seperti platy atau molly. Teman satu akuarium lain yang cocok termasuk ikan-ikan kecil, seperti neon tetra atau zebra danio. Perlu diingat bahwa burayak yang dilahirkan oleh guppy betina yang aktif bisa menjadi santapan ikan lain di akuarium, jadi memilih teman satu akuarium yang lebih kecil akan membuat lebih banyak burayak yang selamat.

Banyak penghobi guppy memilih akuarium khusus guppy saja. Anda boleh mencampur berbagai varian guppy dalam satu akuarium. Jumlah guppy yang bisa dipelihara dalam satu akuarium tergantung pada ukuran akuariumnya—patokan umumnya sekitar 1,5 liter air untuk setiap 1 cm panjang ikan. Misalnya, karena panjang rata-rata guppy sekitar 5 cm, akuarium 40 liter mungkin hanya bisa menampung lima ekor guppy dengan nyaman, sedangkan akuarium sekitar 115 liter bisa menampung 15 ekor. Secara umum, sebaiknya juga ada dua atau tiga ekor betina untuk setiap satu ekor jantan di dalam akuarium.

Menurut The Spruce Pets

Bagaimana membedakan jantan dan betina?

Ada beberapa perbedaan jenis kelamin yang perlu Anda kenali agar bisa memisahkan populasi jantan dan betina. Jantan cenderung lebih kecil dan warnanya lebih cerah. Betina cenderung berwarna kecokelatan serta lebih besar dan lebih gemuk. Selain itu, seiring pertumbuhan guppy jantan, tubuhnya akan memunculkan warna yang tidak muncul pada tubuh betina.

Di bagian bawah tubuh ikan, sirip anal jantan panjang, ramping, dan meruncing di ujungnya. Sirip anal guppy betina lebih besar dan berbentuk segitiga atau kipas.

Guppy matang kelamin pada umur sekitar dua sampai tiga bulan, dan Anda seharusnya sudah bisa membedakan jantan dan betina pada umur 1 bulan jika ingin memisahkannya. Guppy betina pertama kali melahirkan anak pada umur 10–20 minggu dan terus berkembang biak hingga umur 20–34 bulan.

Menurut The Spruce Pets

Bagaimana cara berkembang biaknya?

Banyak penghobi pemula yang awalnya hanya memelihara satu ekor guppy betina, lalu tiba-tiba akuariumnya penuh guppy. Karena guppy betina dapat menyimpan sperma, cukup satu kali pembuahan oleh jantan untuk menghasilkan beberapa kali kelahiran. Agar akuarium tidak melebihi kapasitas tampungnya, sebaiknya selalu pisahkan guppy jantan dan betina.

Guppy adalah ikan beranak, sehingga betina akan melahirkan 10–50 ekor burayak yang langsung bisa berenang setiap kali melahirkan. Sering kali burayak yang baru lahir dimakan oleh ikan lain di akuarium, jadi jika Anda ingin menyelamatkannya, tempatkan burayak di akuarium terpisah atau di breeding box. Akuarium dengan tanaman air yang lebat juga akan memberi tempat bagi anakan untuk bersembunyi dan bertahan hidup.

Setelah mengawinkan banyak generasi dari populasi yang sama, Anda mungkin akan melihat bertambahnya jumlah ikan dengan kelainan bawaan, seperti tulang belakang bengkok atau umur yang lebih pendek.

Karena perkawinan sedarah sering terjadi pada populasi ikan yang terisolasi, solusi sederhananya adalah menambah keragaman genetik. Banyak penghobi memilih bertukar ikan dengan sesama pemelihara guppy, atau Anda bisa membeli ikan baru untuk ditambahkan ke akuarium setelah ikan tersebut lolos masa karantina.

Menurut The Spruce Pets

Di mana habitat aslinya?

Guppy sudah ditangkarkan selama lebih dari 100 tahun, tetapi aslinya berasal dari Amerika Selatan. Nama ikan ini diambil dari Robert John Lechmere Guppy, yang mengumpulkan ikan ini di Pulau Trinidad pada tahun 1866. Habitat aslinya adalah sungai-sungai air tawar di bagian utara Amerika Selatan, termasuk Suriname, Guyana, dan Venezuela, serta kepulauan Karibia, termasuk Barbados serta Trinidad dan Tobago. Kini guppy telah diintroduksi ke semua benua kecuali Antarktika dan dapat ditemukan di banyak perairan hangat di seluruh dunia.

Menurut The Spruce Pets

Artikel yang menyebut spesies ini