Satuan
Tampilan

Parastacidae, Indonesia

Lobster Pulcher

Cherax pulcher

Nama lain: Lobster air tawar pulcher, Pulcher crayfish

Suhu
22–26°C
pH
6,5–7,5
Akuarium minimum
belum ada
Tingkat kesulitan
Mudah

Tabel data

Lihat tabel lengkap
Suhu
22–26°C
pH
6,5–7,5
Ukuran
12 cm
Umur hidup
5 tahun
Tingkat kesulitan
Mudah 3/8 Kenapa?

Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:

  • RuangSedangikan sepanjang 12 cm
  • AirMudahpH 6,5–7,5, 4–12 dGH
  • SuhuMudah22–26°C
  • PerilakuSulitagresif, suka menggigit sirip

Tingkat kesulitan 3/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung

Sumber dan tingkat keandalan
Suhu
  • Aquarium Breeder
pH
  • Aquarium Breeder
Kesadahan (dGH)
  • Aquarium Breeder
Ukuran
  • Aquarium Breeder
Umur hidup
  • Aquarium Breeder
Tingkat kesulitan
  • Aquarium Breeder

Cara tabel memilih satu angka jika sumber-sumber berbeda

Diterjemahkan dan dirangkum dari Aquarium Breeder. Diperbarui 2026-11-04.

Info singkat

  • Nama ilmiah: Cherax (Astaconephrops) pulcher
  • Ukuran akuarium minimum: 60 liter
  • Pembiakan: sedang hingga sulit
  • KH: 1–6
  • Nitrat: kurang dari 20 ppm
  • Pakan: omnivora
  • Temperamen: agresif
  • Varian warna: putih, biru dan ungu, atau varian abu-abu kehijauan1

Butuh akuarium seberapa besar?

Akuarium 60 liter adalah ukuran minimum yang disarankan untuk satu ekor Cherax pulcher. Lebih baik lagi mulai dengan akuarium 80 liter per ekor lobster air tawar. Alasan memakai akuarium yang lebih besar:

  • Makin besar akuarium, makin mudah menata berbagai area yang beragam untuk tempat tinggalnya.
  • Lobster air tawar menghasilkan banyak kotoran, jadi parameter air lebih mudah dijaga stabil.

Cherax pulcher sangat pandai kabur dan bisa memanjat selang aerasi maupun lem silikon, jadi pasang tutup yang pas di akuarium. Permukaan air sebaiknya tidak terlalu tinggi.1

Kondisi air seperti apa?

  • Suhu: 22–26 °C. Suhu adalah salah satu faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan, daya tahan hidup, dan pembiakan. Suhu yang lebih tinggi meningkatkan metabolisme dan laju pembiakan, tetapi memperpendek umur.
  • pH: 6,5–7,5.
  • Kesadahan: KH di atas 1 dan GH di atas 4.
  • Nitrat: kurang dari 20 ppm.1

Bagaimana cara merawatnya?

Pastikan akuarium sudah disiapkan dengan benar dan siklus nitrogennya sudah matang. Lakukan ganti air 15–20% setiap minggu.

Lakukan aklimatisasi dengan hati-hati dan sangat perlahan, seperti pada semua invertebrata; 2–3 jam umumnya sudah cukup. Hati-hati dengan bahan kimia seperti tembaga: lobster air tawar tidak tahan terhadap obat-obatan berbahan dasar tembaga.

Tempat persembunyian wajib ada, termasuk untuk saat molting; kanibalisme setelah molting bisa menjadi masalah besar. Cherax pulcher menyukai segala jenis daun, batu, kayu, pipa paralon (PVC), batu bata, dan benda serupa, serta senang menyelip ke celah yang sesempit mungkin.1

Peralatan apa yang dibutuhkan?

Pencahayaan: Cherax pulcher sebenarnya tidak terlalu butuh cahaya karena aktif di malam hari (nokturnal); sesuaikan pencahayaan dengan tanaman yang ada di akuarium.

Aerasi dan arus air: di alam mereka membutuhkan kadar oksigen tinggi karena hidup di sungai berarus deras, jadi mereka menyukai akuarium yang kaya oksigen dengan arus air yang cukup.

Substrat: mereka bisa dipelihara di substrat apa pun, tetapi kerikil halus yang tidak tajam lebih disarankan. Untuk menjaga pH di bawah 7,0, diperlukan substrat aktif yang menurunkan pH, misalnya ADA Amazonia aqua soil, Fluval Plant and Shrimp Stratum, atau tanah bonsai Akadama.

Tanaman: mereka tidak cocok dipelihara dengan tanaman dan akan memakan, memotong, mencabik, serta mencabut semuanya. Akuarium tanaman (aquascape) tidak disarankan; pilihan yang masuk akal hanyalah tanaman plastik, tanaman apung, atau tanaman murah yang siap direlakan.1

Diberi pakan apa?

Cherax pulcher secara alami adalah pemakan sisa-sisa (scavenger). Di alam, mereka terutama memakan serasah tumbuhan, akar, dan batang, ditambah serangga mati, berudu, cacing, dan larva. Mereka omnivora dan bisa makan hampir apa saja.

Di akuarium, agar pertumbuhannya optimal, mereka butuh campuran pakan hewani dan nabati yang seimbang, dengan kandungan protein sekitar 20–30% dari total pakan. Pakan yang disarankan:

  • daun
  • tanaman air
  • sayuran
  • keong yang dihancurkan
  • cacing tanah
  • artemia
  • ikan atau udang mati
  • pelet dan granul udang
  • pakan ikan (misalnya pakan serpihan TetraMin)
  • pakan udang (misalnya Hikari crustacean food, algae wafer)
  • cacing darah beku

Pakan kaya protein seperti cacing darah dan artemia jangan diberikan terus-menerus, cukup sebagai camilan atau tambahan pakan lain.

  • Frekuensi pemberian pakan: 3–4 kali seminggu.
  • Beri pakan sebelum lampu dimatikan.
  • Daun dan sayuran sebaiknya menjadi pakan utama. Daun oak, daun ketapang, daun walnut, dan sejenisnya sebaiknya selalu tersedia di akuarium.
  • Biarkan pakan selama 24 jam sebelum diangkat. Daun boleh dibiarkan beberapa hari, tetapi angkat pakan yang tidak habis dalam sehari agar air tidak tercemar.
  • Lobster air tawar sering menyeret pakan ke tempat persembunyiannya untuk dimakan nanti; periksa tempat-tempat itu sesekali untuk mencegah pencemaran bakteri.
  • Mereka butuh pakan yang bervariasi, jadi ganti menu pakan secara berkala.

Kalsium sangat penting bagi lobster air tawar.1

Bisa dicampur dengan ikan apa?

Cherax pulcher tidak seagresif kerabatnya yang lebih besar (lobster air tawar biru, lobster air tawar merah, marbled crayfish, Cherax destructor, dan lainnya), tetapi tetap tidak sepenuhnya damai. Seperti kebanyakan lobster air tawar, mereka tidak hidup berkelompok; mereka soliter dan teritorial. Sehari-hari mereka biasanya tidak agresif satu sama lain, tetapi kalau agresi muncul, kejadiannya cepat dan tanpa tanda-tanda.

Jantan lebih agresif dan kemungkinan besar akan menyerang penghuni lain. Bisa saja satu atau dua ekor sampai kehilangan kaki atau capitnya, dan sebagian perkelahian berakhir buruk. Mereka secara naluriah menjepit dan mencakar saat merasa terancam.

Jangan berharap akan sering melihatnya. Spesies ini nokturnal dan menghabiskan sebagian besar waktunya bersembunyi; mereka mulai aktif saat senja dan perlahan berhenti beraktivitas pada malam hari sebelum matahari terbit. Ini bukan berarti mereka tidak pernah terlihat di siang hari, hanya saja mereka kurang aktif pada waktu itu. Mereka sangat pandai kabur, jadi tutup akuarium serapat mungkin.

Teman akuarium: idealnya dipelihara sendirian. Jika memelihara beberapa ekor, gunakan satu jantan dengan 1–2 betina, beri pakan yang cukup, dan sediakan banyak tempat persembunyian, meskipun agresi tidak bisa sepenuhnya dihindari. Jantan sangat mungkin berkelahi jika dipelihara bersama.

Ikan: jangan campur dengan ikan yang agresif. Ikan penghuni dasar dan ikan yang berenang lambat juga bukan pilihan yang baik. Mereka tidak mampu membunuh sebagian besar ikan, tetapi bisa mencabik sirip ikan. Memelihara lobster air tawar bersama ikan memang mungkin, tetapi tidak disarankan.

Keong dan udang: keong dan udang hias kecil (dwarf shrimp) bisa dengan mudah menjadi mangsa. Udang biasanya terlalu gesit, tetapi tetap ada yang akan hilang, dan udang yang sedang molting adalah mangsa empuk. Bahkan lobster air tawar kerdil pun tidak disarankan dicampur dengan udang.1

Bagaimana membedakan jantan dan betina?

  • Jantan sedikit lebih besar daripada betina, dengan capit yang jauh lebih besar dan ekor yang lebih ramping.
  • Warna jantan lebih cerah.
  • Perhatikan bagian bawah abdomen (bagian bawah area putih di sisi perut). Jantan memiliki satu set pleopoda tambahan yang dipakai untuk pembuahan internal, membentuk susunan kaki-kaki kecil berbentuk L yang kurang lebih menyerupai segitiga. Betina memiliki reseptakel semen (kantong penyimpan sperma) dan tidak memiliki pleopoda tambahan yang pada jantan terdapat di belakang kaki jalan.1

Bagaimana cara berkembang biaknya?

Informasi tentang pembiakan Cherax pulcher masih sedikit, karena spesies ini jarang beredar di pasaran, bukan karena sulit dibiakkan. Menurut beberapa laporan:

  • Mereka dewasa kelamin pada umur sekitar 8–10 bulan dengan panjang total kira-kira 5–6 cm.
  • Betina bisa membawa hingga 50 butir telur. Seperti semua lobster air tawar, betina menggunakan anggota tubuhnya untuk menjaga telur tetap bersih dan cukup oksigen.
  • Telur menetas dalam 30–40 hari.
  • Induk tampaknya tidak terlalu agresif terhadap anakan, tetapi tetap disarankan memindahkan anakan ke akuarium terpisah dengan parameter air yang sama.
  • Dibandingkan yang dewasa, anakan lobster air tawar butuh lebih banyak protein untuk tumbuh dan bisa cepat saling memangsa jika pakan tidak ada.
  • Anakan lobster air tawar sangat tertutup dan hampir selalu bersembunyi (sering kali menggali liang).1

Sebaran alami

Hidup alami di: Indonesia1

Apa kata sumber
  • Indonesia · Aquarium Breeder1: “It is endemic to Hoa Creek, close to the village of Teminabuan in the south-central part of the Kepala Burung (Vogelkop) Peninsula, West Papua, Indonesia.”

GBIF punya 1 catatan di alam liar, semuanya di negara-negara di atas.

  • Catatan di negara asal
  • Negara asal
  • Tiap kotak sekitar 160 km.

Data: GBIF.org, 1 catatan, diambil 2026-11-07 · CC0, CC BY 4.0. Peta dasar: Natural Earth.

Di mana habitat aslinya?

Cherax pulcher memiliki daerah sebaran yang sangat terbatas. Spesies ini endemik di Sungai Hoa, dekat Kampung Teminabuan di bagian tengah-selatan Semenanjung Kepala Burung (Vogelkop), Papua Barat, Indonesia.1

Habitat alami

Lobster air tawar ini ditemukan di sungai dan anak sungai berarus sedang hingga deras. Di habitat aslinya, pH air sekitar 6,6, dan lingkungannya terdiri dari batu-batu kecil, pasir, kerikil, serta banyak bongkahan batu besar.1

Catatan

Christian Lukhaup mendeskripsikan Cherax pulcher sebagai spesies baru lobster air tawar pada tahun 2015. Menurutnya, butuh lebih dari 10 tahun untuk menemukan lokasinya karena para pedagang toko hewan peliharaan dan suku setempat tidak mau mengungkapkannya. Ia melaporkan bahwa suku setempat mengaitkan lobster air tawar ini dengan kehamilan dan khawatir jika Lukhaup membawanya pergi, tidak akan ada lagi perempuan yang bisa punya anak.

Karena warnanya yang mencolok, popularitasnya di dunia akuarium, dan pemanfaatannya sebagai bahan konsumsi, populasi spesies ini di alam menurun tajam. Cherax pulcher mungkin adalah lobster air tawar paling cantik di dunia hobi ini, dan nama spesiesnya, pulcher, berarti "cantik" dalam bahasa Latin. Lobster air tawar ini tangguh dan tahan terhadap berbagai parameter air, tetapi karena baru ditemukan, masih banyak hal tentangnya yang belum diketahui.

Penampilan: lobster air tawar berukuran sedang yang bisa mencapai 10–12 cm. Karapasnya sering diibaratkan langit berbintang atau senja tropis. Ada dua varian warna yang umum: varian putih, biru dan ungu dengan capit (chelae) biru dan putih, serta varian abu-abu kehijauan dengan capit biru dan putih. Terdapat 3 duri di sisi karapas dan matanya cukup besar. Bagian depan karapas berwarna kemerahmudaan hingga merah muda mencolok, memudar ke arah samping menjadi abu-abu kehijauan, sedangkan kaki jalannya berwarna biru muda hingga biru tua. Umurnya bisa mencapai 4–5 tahun dengan perawatan yang tepat.1

Sumber

1 sumber
  1. Aquarium Breeder aquariumbreeder.com

Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.