Perawatan · sekitar 4 menit baca
Warna Ikan Hias Pudar: Pakan Penambah Warna, Vitamin C & Cara Memberi Pakan
AquaTome merangkum dari 10 sumber lalu menulisnya sendiri

Ringkasan singkat
- Warna merah, oranye, kuning, hijau, dan sebagian warna biru pada ikan berasal dari pigmen dalam pakan. Ikan tidak bisa membuat pigmen ini sendiri, jadi warnanya memudar kalau pakannya kurang pigmen.
- Langkah pertama: pastikan warna yang pudar memang warna pigmen, bukan kilau metalik. Setelah itu berikan pakan yang mengandung karotenoid atau astaxanthin sebagai pendamping pakan utama.
- Vitamin C adalah urusan lain. Ikan butuh vitamin C dari pakan, dan kalau kekurangan, gejalanya berupa kelainan bentuk tulang dan perdarahan, bukan warna pudar.
<h3>Kenapa warna ikan bisa pudar</h3> <p>Warna ikan sebagian besar ditentukan oleh genetik. Masalahnya, ikan tidak bisa membuat pigmen merah, oranye, kuning, hijau, dan sebagian pigmen biru sendiri. Semua pigmen itu harus datang dari pakan. Tumbuhan dan alga bisa membuat karotenoid, tetapi hewan tidak bisa. Karena itu, warna yang berasal dari karotenoid akan memudar kalau pakannya kekurangan karotenoid.</p> <p>Ikan yang dipelihara di akuarium atau sistem resirkulasi tanpa pigmen dalam pakannya akan kehilangan warna cerahnya. Karoten dan astaxanthin memperkuat warna kekuningan dan kemerahan pada kulit ikan.</p> <p>Pengecualiannya adalah warna metalik dan berkilau. Warna jenis ini disebut warna struktural dan bergantung pada cahaya, bukan pigmen. Menurut salah satu produsen pakan, warna seperti ini tidak berubah karena pakan.</p> <h3>Sumber pigmen dalam pakan</h3> <ul> <li><strong>Karoten</strong>: berasal dari bahan seperti wortel.</li> <li><strong>Astaxanthin</strong>: berasal dari hewan mangsa seperti krill dan artemia (brine shrimp). Astaxanthin juga bisa berasal dari alga <em>Haematococcus</em>.</li> </ul> <p>Sebagai contoh, salah satu pakan butiran penambah warna untuk diskus mengandung 175 mg astaxanthin per kg pakan dari alga <em>Haematococcus</em>. Pakan itu juga mengandung 4% tepung krill dan 0,5% tepung Gammarus, ditambah paprika, spirulina, bayam, dan wortel.</p> <h3>Langkah memperbaiki warna lewat pakan</h3> <ol> <li><strong>Kenali jenis warnanya.</strong> Kalau yang pudar adalah warna merah, oranye, kuning, atau hijau, pakan bisa berpengaruh. Kalau yang hilang adalah kilau metalik, pakan tidak akan mengubahnya.</li> <li><strong>Pilih pakan yang mengandung karotenoid atau astaxanthin.</strong> Setiap spesies ikan mengolah karotenoid dengan cara yang berbeda, jadi hasilnya bisa tidak sama untuk semua ikan.</li> <li><strong>Berikan sebagai pendamping pakan utama.</strong> Salah satu produsen menyarankan butiran penambah warnanya diberikan bersama pakan utama, bukan sebagai pengganti.</li> <li><strong>Atur porsinya.</strong> Untuk pakan penambah warna diskus, produsen yang sama menyarankan pemberian 1–2 kali sehari, sebanyak yang habis dimakan dalam waktu singkat.</li> <li><strong>Ganti pakan secara bertahap untuk ikan yang pilih-pilih makanan.</strong> Diskus misalnya bisa rewel makan, jadi peralihan ke pakan baru mungkin perlu dilakukan pelan-pelan.</li> </ol> <h3>Apa kata uji coba</h3> <p>Dalam uji coba di University of Hawaii, ikan swordtail, rainbow, molly, dan cichlid menunjukkan warna yang jelas lebih kuat dalam satu minggu setelah diberi pakan berkarotenoid.</p> <p>Uji coba lain dilakukan pada <em>Sahyadria denisonii</em> berukuran sekitar 6 cm. Ikan diberi pakan dengan astaxanthin 20, 30, atau 40 mg/kg pakan selama 90 hari. Hasil tingkat kemerahannya (nilai a*):</p> <table> <tr><th>Astaxanthin dalam pakan</th><th>Nilai a* (kemerahan)</th></tr> <tr><td>40 mg/kg</td><td>5,53</td></tr> <tr><td>30 mg/kg</td><td>3,45</td></tr> <tr><td>20 mg/kg</td><td>1,65</td></tr> <tr><td>Kontrol (tanpa tambahan)</td><td>0,45</td></tr> </table> <p>Para peneliti merekomendasikan 40 mg astaxanthin per kg pakan selama 3 bulan untuk memperbaiki warna <em>Sahyadria denisonii</em>. Dalam uji coba itu, astaxanthin tidak mengubah tingkat kelangsungan hidup maupun pertumbuhan secara signifikan.</p> <h3>Kesalahan yang sering terjadi</h3> <ul> <li><strong>Mengira hasilnya permanen.</strong> Dalam uji coba University of Hawaii, warna yang didapat dari tambahan karotenoid memudar lagi setelah tambahannya dihentikan.</li> <li><strong>Pewarna alami terlalu banyak.</strong> Pewarna alami yang berlebihan dalam pakan bisa membuat koi putih berubah menjadi merah muda. Menurut salah satu produsen pakan, koi merah butuh bahan penambah warna ekstra, sedangkan koi oranye dan ikan mas koki tidak.</li> <li><strong>Memberi diskus pakan terlalu banyak.</strong> Usus diskus pendek, jadi berikan pakan secukupnya dan pilih pakan yang tidak mengembang di lambung.</li> <li><strong>Membiarkan ikan dasar hanya makan sisa.</strong> Ikan dasar seperti loricariid (pleco dan kerabatnya) dan Corydoras sebaiknya diberi pakan langsung ke tempatnya, bukan dibiarkan makan sisa pakan.</li> <li><strong>Membekukan ulang pakan beku.</strong> Pakan beku yang sudah mencair jangan dibekukan lagi.</li> </ul> <h3>Vitamin C: kebutuhan dan tanda kekurangan</h3> <p>Vitamin C (asam askorbat) adalah topik yang terpisah dari warna. Banyak ikan tidak bisa membuat vitamin C sendiri karena tidak punya enzim L-gulonolakton oksidase, jadi vitamin C harus didapat dari pakan. Sebagian besar pakan ikan sebaiknya ditambahkan vitamin C dalam bentuk yang stabil. Kebanyakan bahan pakan komersial hanya sedikit atau sama sekali tidak mengandung vitamin C, dan vitamin C juga rusak karena oksidasi selama pengolahan dan penyimpanan.</p> <p>Tanda kekurangan vitamin C:</p> <ul> <li>Kelainan tulang belakang (lordosis, skoliosis). Kondisi ini disebut "penyakit punggung patah", dan ikan yang parah menunjukkan skoliosis ekstrem.</li> <li>Tutup insang (operkulum) dan lamela insang yang cacat.</li> <li>Perdarahan, yang sering didahului nafsu makan turun dan ikan lesu.</li> <li>Luka yang lambat sembuh.</li> <li>Tulang rawan insang yang bengkok atau cacat terlihat pada preparat basah dengan lensa objektif 10×. Ini bisa menandakan kekurangan vitamin C di masa lalu.</li> </ul> <p>Hati-hati menyimpulkan: kelainan tulang belakang yang terlihat di rontgen juga bisa disebabkan cedera atau faktor genetik, bukan hanya kekurangan vitamin C.</p> <p>Kekurangan vitamin C diatasi dengan suplementasi vitamin C, dengan memperhitungkan vitamin C yang hilang selama pengolahan dan penyimpanan pakan. Untuk mengurangi kehilangan itu, sudah dikembangkan bentuk vitamin C yang lebih stabil, yaitu yang diikat dengan fosfat atau sulfat. Ikan yang kekurangan vitamin C lebih rentan terkena infeksi bakteri, jadi infeksi yang muncul perlu segera ditangani.</p> <h3>Gizi umum dan penyimpanan pakan</h3> <p>Gizi yang buruk bisa menyebabkan pertumbuhan terhambat, kelainan bentuk, daya tahan tubuh melemah, perlemakan hati (hepatic lipidosis), dan gangguan metabolisme. Perlemakan hati bisa muncul karena ikan kelaparan, pakan terlalu banyak karbohidrat atau lemak, atau pakan yang sudah tengik.</p> <ul> <li>Berikan pakan yang bervariasi, baik pakan hidup maupun pakan komersial.</li> <li>Ikan dewasa butuh sekitar 3% dari berat badannya per hari untuk kebutuhan dasar. Burayak dan ikan muda butuh hingga 5%.</li> <li>Simpan pakan kering dalam wadah yang aman dari hama, di tempat yang sejuk dan tidak lembap. Panas dan kelembapan tinggi merusak pakan dan bisa menimbulkan jamur, kemungkinan mikotoksin, dan bau tengik.</li> <li>Buang pakan yang sudah dibuka dan disimpan pada suhu ruang setelah 2 bulan. Pakan komersial yang disimpan beku dibuang setelah 6 bulan.</li> <li>Pakan beku komersial (artemia, cacing darah, mysis, glassworm) dibuang setelah 1 tahun.</li> </ul> <p>Untuk pakan hidup, kutu air jenis Moina bisa dibudidayakan sebagai pakan burayak ikan air tawar. Keunggulannya untuk dibudidayakan adalah perkembangbiakannya cepat dan tahan terhadap berbagai kondisi. Sebuah unggahan Parosphromenus Project menyebut <em>Moina macrocopa</em> sebagai spesies yang paling sering direkomendasikan untuk dibudidayakan.</p> <h3>Memantau hasilnya</h3> <ul> <li>Pada beberapa jenis ikan dalam uji coba, warna sudah jelas lebih kuat dalam satu minggu. Pada uji coba <em>Sahyadria denisonii</em>, pakan diberikan selama 90 hari.</li> <li>Hasilnya bisa berbeda karena setiap spesies mengolah karotenoid dengan cara yang tidak sama.</li> <li>Pada koi putih, perhatikan kalau mulai muncul semburat merah muda, karena itu tanda pewarna dalam pakannya terlalu banyak.</li> <li>Kalau muncul kelainan tulang, insang cacat, perdarahan, atau luka yang lambat sembuh, curigai masalah gizi seperti kekurangan vitamin C. Ingat juga bahwa kelainan tulang bisa disebabkan cedera atau genetik.</li> </ul>

Pertanyaan umum
Apakah pakan penambah warna bisa membuat kilau metalik ikan lebih terang?
Tidak. Kilau metalik adalah warna struktural yang bergantung pada cahaya, bukan pigmen. Menurut salah satu produsen pakan, pakan tidak mengubah warna jenis ini. Pakan berkarotenoid hanya berpengaruh pada warna pigmen, terutama kuning dan merah.
Berapa lama sampai warna ikan terlihat membaik?
Dalam uji coba University of Hawaii, ikan swordtail, rainbow, molly, dan cichlid menunjukkan warna yang jelas lebih kuat dalam satu minggu. Pada uji coba Sahyadria denisonii, pakan berastaxanthin diberikan selama 90 hari, dan dosis 40 mg/kg pakan memberi warna merah paling kuat.
Apakah warnanya tetap bertahan setelah pakan penambah warna dihentikan?
Menurut uji coba University of Hawaii, tidak. Warna yang didapat dari tambahan karotenoid memudar lagi setelah tambahannya dihentikan.
Apakah vitamin C membuat warna ikan lebih cerah?
Sumber yang ada tidak mengaitkan vitamin C dengan warna. Vitamin C tetap dibutuhkan dari pakan, dan kalau kekurangan, gejalanya berupa kelainan tulang belakang, insang cacat, perdarahan, luka lambat sembuh, dan ikan jadi lebih rentan terhadap infeksi bakteri.
Apakah koi dan ikan mas koki perlu pakan penambah warna?
Menurut salah satu produsen pakan, koi merah butuh bahan penambah warna ekstra, sedangkan koi oranye dan ikan mas koki tidak. Pada koi putih, pewarna alami yang terlalu banyak bisa membuat warnanya berubah menjadi merah muda.
Sumber referensi
- Nutritional Diseases of Fish
- How Ornamental Fish Get Their Color
- Vitamin C Deficiency - Fish
- sera Discus Color Granules | sera
- Professional tip: Do white koi need different food to red-and-white or orange-coloured koi?
- Animals need carotenoids for color
- Đánh giá khả năng cải thiện màu sắc trên cá hồng mi Ấn Độ (Sahyadria denisonii) khi bổ sung astaxanthin vào thức ăn (bahasa Vietnam)
- Culture Techniques of Moina: The Ideal Daphnia for Feeding Freshwater Fish Fry
- A Scientific, Economic, and Common-Sense Approach to Brine Shrimp Hatching
- Re: Moina





Diskusi
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman.
Pemeriksaan antispam gagal dimuat sehingga komentar belum terkirim. Coba muat ulang halaman.
Sesuai ketentuan, komentar memerlukan verifikasi pengguna; fitur ini akan segera tersedia.