Alestidae, Nigeria
African Red Eye Tetra
Arnoldichthys spilopterus
Nama lain: Arnoldichthys, Niger Tetra, Arnoldi Tetra, Large-scaled African Characin
- Suhu
- 24–27°C
- pH
- 6–7,5
- Akuarium minimum
- 120 cm
- Tingkat kesulitan
- Mudah
Tabel data
Lihat tabel lengkap
- Suhu
- 24–27°C
- pH
- 6–7,5
- Kesadahan (dGH)
- 1–15
- Ukuran
- 10 cm
- Akuarium minimum
- 120 cm
- Tingkat kesulitan
Mudah 2/8 Kenapa?
Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:
- RuangSulitakuarium mulai 120 cm, ikan sepanjang 10 cm
- AirMudahpH 6–7,5, 1–15 dGH
- SuhuSedangrentang suhu sempit · 24–27°C
- PerilakuMudahdamai
- KelompokSulitkelompok mulai 10 ekor
Tingkat kesulitan 2/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung
Sumber dan tingkat keandalan
- Suhu
- Seriously Fish
- pH
- Seriously Fish
- Kesadahan (dGH)
- Seriously Fish
- Ukuran
- Seriously Fish
- Akuarium minimum
- Seriously Fish
- Tingkat kesulitan
- Seriously Fish
Diterjemahkan dan dirangkum dari Seriously Fish. Diperbarui 2026-10-29.
Info singkat
African red-eyed tetra, Arnoldichthys spilopterus, adalah ikan karasin endemik Nigeria. Di sana ikan ini hidup di sistem Sungai Ogun dan Niger bagian hilir. Ikan ini juga dikenal sebagai 'large-scaled African characin' atau 'Niger tetra'. Sisiknya besar dibandingkan kebanyakan kerabatnya, dan ikan ini tergolong tangguh begitu sudah beradaptasi. Di alam ikan ini relatif langka. Lokasi temuannya kurang dari 10, semuanya di kawasan yang mengalami penggundulan hutan dan pencemaran yang luas.1
Butuh akuarium seberapa besar?
Ukuran paling kecil yang sebaiknya dipertimbangkan adalah akuarium dengan alas 120 × 30 cm atau yang setara. Volume: sekitar 108 liter.1
Kondisi air seperti apa?
Bagaimana cara merawatnya?
Cabang kayu apung, akar, batu halus, dan tanaman air bisa dipakai semua. Pastikan tetap ada ruang renang terbuka yang cukup, karena ikan ini sangat aktif. Menyaring air lewat gambut (peat) dapat membantu meniru kondisi air di habitat aslinya. Air di sana sering berwarna kecokelatan karena tanin yang dilepaskan bahan organik yang membusuk.1
Diberi pakan apa?
Tidak rewel soal pakan dan mau menerima sebagian besar pakan yang diberikan. Ikan ini terutama suka pakan hidup dan beku berukuran kecil. Pakan seperti ini akan membantu ikan mencapai kondisi terbaiknya.1

Bisa dicampur dengan ikan apa?
Damai, tetapi sangat aktif, jadi sebaiknya tidak dicampur dengan spesies yang pemalu. Ikan ini cocok sekali untuk akuarium komunitas bertema Afrika Barat, bersama tetra Alestidae lainnya, Synodontis spp. yang berukuran kecil, dan cichlid kerdil yang tangguh seperti Pelvicachromis pulcher. Belilah minimal 10 ekor. Pada dasarnya ikan ini hidup bergerombol, walaupun perilaku ini makin berkurang pada ikan yang sudah tua.1
Teman satu akuarium
- Perilaku
- Damai
- Kelompok minimal
- 10 ekor
Hindari
Saran berdasarkan suhu, pH, ukuran, dan sifat tiap spesies. Cek kecocokan dengan spesies lain →
Bagaimana membedakan jantan dan betina?
Jantan sedikit lebih berwarna daripada betina dan punya garis-garis gelap di sirip anal. Tubuhnya juga cenderung lebih ramping dibanding betina yang sudah matang kelamin.1
Bagaimana cara berkembang biaknya?
Laporan yang ada saling bertentangan. Pendapat umumnya, ikan ini tidak sulit dipijahkan, tetapi entah kenapa jarang dicoba. Indukan perlu dikondisikan dengan pakan hidup dan beku, lalu dipilih jantan dengan warna terbaik dan betina yang paling gemuk. Pasangan ini dimasukkan ke akuarium kecil yang dasarnya diberi jaring. Telur akan jatuh menembus jaring, sehingga risiko dimakan induknya bisa ditekan. Pencahayaan sebaiknya redup, dan beberapa rumpun tanaman perlu ditambahkan untuk memancing pemijahan, karena di alam telurnya disebar di antara tumbuhan. Airnya sebaiknya lunak dengan pH di bawah netral. Setelah jantan mengejar betina dengan gencar, keduanya memijah berdampingan sambil bergetar. Satu betina bisa mengeluarkan hingga 1000 telur. Telur menetas dalam sekitar 30 jam. Setelah kantong kuning telurnya terserap (sekitar 24 jam), burayak sebaiknya diberi infusoria, lalu 2-3 hari kemudian diberi naupli artemia, microworm, atau pakan sejenis.1
Sebaran alami
Apa kata sumber
- Nigeria, Ogun · Seriously Fish1: “Endemic to Nigeria, where it occurs in the Ogun and lower Niger river systems.”
GBIF punya 22 catatan di alam liar, semuanya di negara-negara di atas.
- Catatan di negara asal
- Negara asal
- Tiap kotak sekitar 160 km.
Data: GBIF.org, 22 catatan, diambil 2026-11-06 · CC0, CC BY 4.0. Peta dasar: Natural Earth.
Di mana habitat aslinya?
Endemik Nigeria. Di sana ikan ini hidup di sistem Sungai Ogun dan Niger bagian hilir. Meski populer di kalangan penghobi akuarium, ikan ini relatif langka di alam. Lokasi temuannya kurang dari 10, dan semuanya berada di kawasan yang penggundulan hutan serta pencemarannya tidak terkendali dan masih terus terjadi secara luas.1
Catatan
Ikan ini satu-satunya spesies dalam genusnya (genus monotipik). Sisiknya besar dibandingkan kebanyakan kerabatnya, dan ikan ini juga dikenal sebagai 'large-scaled African characin' atau 'Niger tetra'. Ikan ini tangguh begitu sudah beradaptasi dan bisa hidup bertahun-tahun bila dipelihara dengan benar.1
Sumber
1 sumber
- Seriously Fish seriouslyfish.com
Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.
Foto pembaca
Belum ada foto. Anda memelihara African Red Eye Tetra? Kirim fotonya agar semua bisa ikut melihat.

Diskusi
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman.
Pemeriksaan antispam gagal dimuat sehingga komentar belum terkirim. Coba muat ulang halaman.
Sesuai ketentuan, komentar memerlukan verifikasi pengguna; fitur ini akan segera tersedia.