Satuan
Tampilan

Channidae, Kamboja

Channa lucius

Channa lucius

Nama lain: Ikan bujuk, Ikan bakung, Kehung, Forest snakehead, Splendid snakehead

Suhu
20–30°C
pH
5–7,5
Akuarium minimum
150 cm
Tingkat kesulitan
Sedang

Tabel data

Lihat tabel lengkap
Suhu
20–30°C
pH
5–7,5
Ukuran
40 cm
Tingkat kesulitan
Sedang 4/8 Kenapa?

Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:

  • RuangSulitakuarium mulai 150 cm, ikan sepanjang 40 cm
  • AirMudahpH 5–7,5, 2–15 dGH
  • SuhuMudah20–30°C
  • PerilakuSulitpredator

Tingkat kesulitan 4/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung

Sumber dan tingkat keandalan
Suhu
  • Seriously Fish
pH
  • Seriously Fish
Kesadahan (dGH)
  • Seriously Fish
Ukuran
  • Seriously Fish
Akuarium minimum
  • Seriously Fish
Tingkat kesulitan
  • Seriously Fish

Cara tabel memilih satu angka jika sumber-sumber berbeda

Diterjemahkan dan dirangkum dari Seriously Fish. Diperbarui 2026-11-06.

Info singkat

  • Butuh akuarium yang sangat besar
  • Paling baik dipelihara berpasangan1

Layak dibeli?

  • Butuh tutup akuarium yang rapat, karena spesies ini dikenal suka melompat.

Forest snakehead, Channa lucius, adalah channa predator dari Indochina, Semenanjung Malaysia, dan Kepulauan Sunda Besar. Ikan ini juga disebut snakehead 'splendid' atau 'shiny'. Spesies ini ada di Sumatra, Kalimantan, dan Jawa, bisa mencapai 40 cm SL, dan lebih menyukai rawa hutan serta anak sungai. Seperti anggota genus lainnya, ikan ini bernapas dengan udara dari atmosfer. Ia butuh akuarium yang cahayanya redup dengan banyak tempat berlindung serta tutup yang rapat, karena Channa spp. terkenal pandai kabur.1

Butuh akuarium seberapa besar?

Panjang standar: 40 cm SL. Alas akuarium: 150 × 60 cm. Volume: ~540 liter.

Disarankan akuarium dengan alas minimal 150 × 60 cm.

Kedalaman air tidak terlalu penting, tetapi sebaiknya tidak kurang dari 30 cm.1

Specimen measuring 290 mm SL from Dari Sabung Tanjakan, Sajad, Sambas. West Kalimantan (Kalimantan Barat) province, Indonesia.
©

Kondisi air seperti apa?

  • Suhu: 20–30 °C
  • pH: 5,0–7,5
  • Kesadahan: 2–15 dGH1

Bagaimana cara merawatnya?

Ikan ini lebih suka akuarium yang cahayanya redup dengan banyak tempat berlindung, misalnya tanaman air hidup, cabang kayu (driftwood), pipa terakota, pot tanaman, dan sebagainya, yang ditata sehingga membentuk jaringan celah, sudut, dan area teduh.

Tanaman permukaan seperti Ceratopteris spp. juga disukai, dan membuat ikan tidak terlalu sering bersembunyi.

Tutup yang rapat wajib dipakai karena Channa spp. terkenal pandai kabur. Sisakan juga celah antara tutup dan permukaan air, karena ikan ini butuh akses ke lapisan udara yang lembap.1

Diberi pakan apa?

Ikan ini predator sejati. Di alam ia terutama memangsa ikan-ikan kecil dan serangga, tetapi di akuarium umumnya mudah beradaptasi dengan pakan mati.

Beberapa individu bahkan mau makan pakan kering, meskipun pakan ini tidak boleh dijadikan pakan utama.

Ikan muda bisa diberi larva chironomid (cacing darah), cacing tanah kecil, potongan udang, dan sejenisnya, sedangkan ikan dewasa mau makan potongan daging ikan, udang utuh, kerang, udang sungai hidup, cacing tanah yang lebih besar, dan sebagainya.

Spesies ini tidak boleh diberi daging mamalia atau unggas seperti jantung sapi atau ayam, karena sebagian lemak di dalamnya tidak bisa dicerna dengan baik oleh ikan dan dapat menyebabkan penumpukan lemak berlebih, bahkan kerusakan organ.

Begitu pula, tidak ada manfaatnya memberi ikan pakan hidup (feeder) seperti ikan beranak (livebearer) atau ikan mas koki kecil. Ikan-ikan ini berisiko membawa parasit atau penyakit, dan biasanya nilai gizinya juga tidak tinggi kecuali sudah dikondisikan dengan baik sebelumnya.1

Bagaimana cara berkembang biaknya?

Pemijah bebas yang kedua induknya ikut menjaga. Setelah pemijahan, telurnya hanya mengapung di permukaan.

Induk jantan maupun betina tetap bersama burayak dalam waktu yang cukup lama.1

Specimen from Taninthayi Region, southern Myanmar, where this species was first recorded in 2007.
©

Sebaran alami

Hidup alami di: Laos, Kamboja, Vietnam, Thailand, Myanmar, Malaysia, Indonesia1

Sungai, danau, wilayah: Mekong, Sumatra, Kalimantan, Jawa, Indochina1

Apa kata sumber
  • Laos, Kamboja, Vietnam, Thailand, Myanmar, Malaysia, Mekong, Sumatra, Kalimantan, Indochina · Seriously Fish1: “Currently understood to have an enormous natural range extending east and southwards from the Mekong River system throughout much of Indochina including Laos, Cambodia, Vietnam, Thailand, Myanmar, and Peninsular Malaysia plus the Greater Sunda Islands of Sumatra, Borneo and Java and a number of smaller islands in the region.”
  • Indonesia, Jawa · Seriously Fish1: “Type locality is given simply as 'Java, Indonesia'.”

GBIF punya 155 catatan di alam liar: 152 di negara-negara di atas, 3 di tempat lain (terbanyak: Singapura 3). Catatan di tempat lain bisa jadi ikan yang dilepas orang, atau salah identifikasi.

  • Catatan di negara asal
  • Kotak berisi keduanya
  • Catatan di tempat lain
  • Negara asal
  • Tiap kotak sekitar 160 km.

Data: GBIF.org, 155 catatan, diambil 2026-11-07 · CC0, CC BY 4.0. Peta dasar: Natural Earth.

Di mana habitat aslinya?

Saat ini sebarannya di alam dianggap sangat luas, membentang ke timur dan selatan dari sistem Sungai Mekong hingga sebagian besar Indochina, termasuk Laos, Kamboja, Vietnam, Thailand, Myanmar, dan Semenanjung Malaysia, ditambah Kepulauan Sunda Besar (Sumatra, Kalimantan, dan Jawa) serta sejumlah pulau yang lebih kecil di kawasan tersebut.

Lokasi tipenya hanya disebut 'Jawa, Indonesia'.1

Habitat alami

Ikan ini generalis dan pernah ditangkap di berbagai jenis habitat, tetapi cenderung menghindari air yang arusnya sangat deras dan lebih menyukai rawa hutan serta anak sungai.

Seperti anggota genus lainnya, ikan ini tahan di kondisi miskin oksigen karena mampu menghirup udara dari atmosfer (lihat 'Catatan').1

Catatan

Spesies ini kadang disebut snakehead 'splendid' atau 'shiny'.

Anggota famili Channidae umumnya disebut 'snakehead' (kepala ular), karena sebagian besar spesiesnya memiliki sisik besar di kepala yang mirip sisik epidermis (pelat kepala) pada kepala ular.

Saat ini ada lebih dari 30 spesies yang sah, tetapi keragaman dalam kelompok ini kemungkinan jauh lebih besar.

Semua Channa spp. memiliki alat pernapasan tambahan berupa sepasang ruang suprabranchial yang terletak di belakang dan di atas insang. Ruang ini bukan labirin, melainkan dilapisi epitel pernapasan.

Ruang ini memungkinkan ikan menghirup udara dari atmosfer dan bertahan hidup dalam kondisi miskin oksigen, bahkan di luar air dalam waktu cukup lama. Di akuarium, ikan ini sering terlihat naik ke permukaan untuk mengambil udara.1

Sumber

1 sumber dan pustaka
  1. Seriously Fish seriouslyfish.com

Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.

Referensi

  • Cuvier, G. and A. Valenciennes. (1831). Histoire naturelle des poissons. Tome septième. Livre septième. Des Squamipennes. Livre huitième. Des poissons à pharyngiens labyrinthiformes. Histoire naturelle des poissons. v. 7, 1-531
  • Kottelat, M. and E. Widjanarti (2005). The fishes of Danau Sentarum National Park and the Kapuas Lakes area, Kalimantan Barat, Indonesia. Raffles Bulletin of Zoology Supplement 13, 139-173
  • Ng, H. H. and H.-H. Tan (1999). The fishes of the Endau drainage, Peninsular Malaysia with descriptions of two new species of catfishes (Teleostei: Akysidae, Bagridae). Zoological Studies 38(3), 350-366
  • Tan, H. H. and M. Kottelat (2009). The fishes of the Batang Hari drainage, Sumatra, with description of six new species. Ichthyological Exploration of Freshwaters 20(1), 13-69
  • Roberts, T. R. (1989). The freshwater fishes of western Borneo (Kalimantan Barat, Indonesia). Memoirs of the California Academy of Sciences 14, 1-210
  • Rainboth, W. J. (1996). Fishes of the Cambodian Mekong. FAO Species Identification Field Guide for Fishery Purposes. FAO, Rome, 1-265
  • Kottelat, M. (2001). Fishes of Laos. WHT Publications, Colombo, 1-198
  • Musikasinthorn, P. and Y. Taki (2001). Channa siamensis (Günther, 1861), a junior synonym of Channa lucius (Cuvier in Cuvier and Valenciennes, 1831). Ichthyological Research 48, 319-3241

Video

  • Channa lucius. The marvelous FOREST SNAKEHEAD! (Leopard Aquatic G038A)0:57, EN

  • ALHAMDULILLAH FULL! MASUKIN CHANNA LUCIUS KE AQUARIUM BESAR10:04, EN

  • Channa Lucius flaring tangan || single tank #channa #ikangabushias #channamaru0:15, ID

  • Channa Lucius Live Feeding (Splended Snakehead)0:34, EN