Cichlidae, Burundi
Emperor Cichlid
Boulengerochromis microlepis
Nama lain: Giant Cichlid, Boulengerochromis, Emperor Tanganyika
- Suhu
- 24–28°C
- pH
- 7,5–9
- Akuarium minimum
- 200 cm
- Tingkat kesulitan
- Sulit
Tabel data
Lihat tabel lengkap
- Suhu
- 24–28°C
- pH
- 7,5–9
- Kesadahan (dGH)
- 10–25
- Ukuran
- 55 cm
- Akuarium minimum
- 200 cm
- Tingkat kesulitan
Sulit 6/8 Kenapa?
Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:
- RuangSulitakuarium mulai 200 cm, ikan sepanjang 55 cm
- AirSedangair basa · pH 7,5–9, 10–25 dGH
- SuhuMudah24–28°C
- PerilakuSulitpredator
Tingkat kesulitan 6/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung
Sumber dan tingkat keandalan
- Suhu
- Seriously Fish
- pH
- Seriously Fish
- Kesadahan (dGH)
- Seriously Fish
- Ukuran
- Seriously Fish
- Akuarium minimum
- Seriously Fish
- Tingkat kesulitan
- Seriously Fish
Diterjemahkan dan dirangkum dari Seriously Fish. Diperbarui 2026-10-29.
Info singkat
- Tingkat kesulitan: 6 dari 8 (sulit), dinilai sulit karena butuh akuarium dengan panjang minimal 2 m
Emperor cichlid, Boulengerochromis microlepis, adalah satu-satunya anggota genusnya dan merupakan cichlid Afrika terbesar. Ikan ini endemik Danau Tanganyika. Di sekitar danau, ikan ini merupakan ikan konsumsi yang sangat dihargai. Ukurannya bisa mencapai 450–550 mm, dan ikan dewasa hampir sepenuhnya pemakan ikan (piscivora). Anakan hasil budidaya sudah mudah didapat di pasaran sejak pertengahan tahun 2000-an, tetapi ikan ini hanya cocok untuk akuarium publik atau akuarium pribadi yang sangat besar.1
Butuh akuarium seberapa besar?
Panjang standar: 550 mm SL.
Hanya cocok untuk akuarium publik atau akuarium pribadi yang sangat besar. Di alam, sepasang ikan dewasa menguasai wilayah seluas minimal 5 m².1
Kondisi air seperti apa?
Bagaimana cara merawatnya?
Penataan sederhana dengan substrat pasir ditambah beberapa batu besar yang disusun untuk memecah ruang seharusnya sudah cukup. Letakkan batu-batu tersebut langsung di dasar akuarium sebelum memasukkan substrat agar tidak roboh akibat kebiasaan ikan menggali. Kualitas air harus benar-benar prima, artinya ganti air mingguan hingga 50% volume akuarium sebaiknya dianggap wajib.1

Diberi pakan apa?
Ikan muda bersifat omnivora, tetapi makin lama makin piscivora seiring pertumbuhannya. Sebagian besar ikan di akuarium mau menerima pakan kering, tetapi lebih baik diberi pakan hidup atau beku seperti cacing darah, cacing sutra (Tubifex), artemia, udang cincang, cacing tanah kecil, dan sejenisnya. Tidak ada manfaatnya memakai ikan pakan (feeder) seperti ikan beranak (livebearer) atau ikan mas koki kecil, karena membawa risiko masuknya parasit atau penyakit, dan lagi pula biasanya nilai gizinya tidak tinggi kecuali dikondisikan dengan benar terlebih dahulu.1
Bisa dicampur dengan ikan apa?
Tidak terlalu agresif terhadap ikan apa pun yang terlalu besar untuk masuk ke mulutnya, tetapi karena ukuran dewasanya, pilihan teman setangkinya cukup terbatas. Di lingkungan yang ukurannya memadai, Cyphotilapia spp. atau Aristochromis christyi mungkin bisa cocok. Ikan muda cukup damai satu sama lain, tetapi saat mulai dewasa, agresi di antara mereka makin meningkat, dan di ruang yang sempit hal ini bisa berujung hanya satu individu yang bertahan hidup. Jika sudah terbentuk pasangan, biasanya mereka tidak akan menoleransi ikan lain di dalam wilayahnya.1
Teman satu akuarium
- Perilaku
- Predator
Hindari
Saran berdasarkan suhu, pH, ukuran, dan sifat tiap spesies. Cek kecocokan dengan spesies lain →
Bagaimana membedakan jantan dan betina?
Ikan jantan lebih besar dan lebih berwarna dibanding betina.1
Bagaimana cara berkembang biaknya?
Bertelur di substrat (substrate spawner). Ikan ini pernah dipijahkan di akuarium, meskipun jarang, dan diproduksi untuk pasar ikan hias di peternakan komersial di Florida dan Timur Jauh, di kolam atau bak buatan yang besar. Ikan mencapai kematangan kelamin pada panjang sekitar 400 mm dan umur lebih dari dua tahun. Pendekatan kawin tampaknya dimulai oleh betina, dan hingga 10.000 telur diletakkan di cekungan yang digali di substrat atau di permukaan batu. Telur dikeluarkan bertahap, dan setiap kali jantan masuk untuk membuahinya. Di alam, hanya sebagian sangat kecil yang bertahan hingga dewasa, dan pengamatan menunjukkan bahwa sebagian induk mengerahkan begitu banyak tenaga untuk melindungi anak-anaknya sehingga mereka bisa mati setelah anakan menyebar. Masa inkubasi sekitar 72 jam, dan kedua induk menjaga serta merawat telur selama masa ini. Setelah menetas, burayak dipindahkan ke lubang kedua yang sudah digali sebelumnya, dan tinggal di sana selama beberapa hari sampai kuning telurnya habis terserap.1

Sebaran alami
Sungai, danau, wilayah: Danau Tanganyika1
Apa kata sumber
- Danau Tanganyika · Seriously Fish1: “Endemic to Lake Tanganyika and has been recorded throughout the lake.”
GBIF punya 94 catatan di alam liar. Sumber tidak menyebut di negara mana spesies ini hidup alami, jadi catatan di dalam dan di luar wilayah asalnya tidak bisa dipisahkan.
- Tempat ada catatan
- Tiap kotak sekitar 160 km.
Data: GBIF.org, 94 catatan, diambil 2026-11-06 · CC0, CC BY 4.0. Peta dasar: Natural Earth.
Di mana habitat aslinya?
Endemik Danau Tanganyika dan pernah tercatat di seluruh bagian danau.1
Habitat alami
Sebagian besar menghuni zona litoral hingga sublitoral, yaitu habitat berupa campuran puing bebatuan dan hamparan pasir terbuka, tetapi pernah tercatat hingga kedalaman sekitar 100 m. Saat tidak sedang berbiak, ikan dewasa menjalani pola hidup yang kurang lebih pelagis dan tampaknya cenderung membentuk kelompok kecil yang mencari makan di perairan terbuka, sedangkan ikan muda menghuni zona asuhan berpasir yang lebih dangkal dengan sedikit perlindungan bebatuan. Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa ikan dewasa bergerak ke perairan dekat pantai pada malam hari atau pagi-pagi sekali untuk mencari makan. Tanganyika adalah danau tertua di antara danau-danau besar Lembah Retakan (Great Rift) Afrika dan dihuni sekitar 250 spesies cichlid endemik yang sudah dideskripsikan, dengan keragaman yang sangat besar dalam hal morfologi, perilaku, dan ekologi. Keragaman ini berkembang melalui proses spesiasi yang sangat cepat dan sering disebut sebagai contoh teladan radiasi adaptif, yaitu diferensiasi cepat dari satu nenek moyang menjadi beragam spesies dengan sifat berbeda-beda untuk memanfaatkan relung tertentu dalam lingkungan dan sumber daya.1
Catatan
Spesies ini adalah satu-satunya anggota genusnya, spesies cichlid Afrika terbesar, dan ikan konsumsi yang sangat dihargai di sekitar Danau Tanganyika. Saat dewasa, ikan ini hampir sepenuhnya piscivora, dengan bentuk tubuh memanjang dan ramping serta sirip ekor besar yang hampir berbentuk bulan sabit, yang memberinya tenaga dan kecepatan. Jelas ikan ini tidak cocok untuk akuarium rumahan kecuali dalam kondisi yang sangat ekstrem, tetapi anakan hasil budidaya tetap mudah didapat di pasaran sejak pertengahan tahun 2000-an.1
Sumber
1 sumber dan pustaka
- Seriously Fish seriouslyfish.com
Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.
Referensi
- Bayona, J. D. R. (1991). Some Aspects of the Biology of Kuhe, Boulengerochromis microlepis in the Kigoma Region, Eastern Coast of Lake Tanganyika. African Study Monographs 12(2), 63-74
- Trewavas, E. (1935). A synopsis of the cichlid fishes of Lake Nyasa. Annals and Magazine of Natural History Series 10 v. 16(91), 65-1181
Foto pembaca
Belum ada foto. Anda memelihara Emperor Cichlid? Kirim fotonya agar semua bisa ikut melihat.

Diskusi
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman.
Pemeriksaan antispam gagal dimuat sehingga komentar belum terkirim. Coba muat ulang halaman.
Sesuai ketentuan, komentar memerlukan verifikasi pengguna; fitur ini akan segera tersedia.