Scatophagidae, Indonesia
Ikan kiper
Scatophagus argus
- Suhu
- 25–30°C
- pH
- 7–8,5
- Akuarium minimum
- belum ada
- Tingkat kesulitan
- Sedang
Nama lain: Ketang-ketang, Kiper, Scat, Argus, Spotted scat
- Suhu
- 25–30°C
- pH
- 7–8,5
- Ukuran
- 30 cm
- Tingkat kesulitan
- Sedang 4/8
Sumber dan tingkat keandalan
- Suhu
- Aquarium Glaser
- pH
- Aquarium Glaser
- Ukuran
- Aquarium Glaser
- Tingkat kesulitan
- Aquarium Glaser
Diterjemahkan dan dirangkum dari Aquarium Glaser. Diperbarui 2026-10-31.
Teman satu akuarium
- Perilaku
- Damai
Hindari
Saran berdasarkan suhu, pH, ukuran, dan sifat tiap spesies. Cek kecocokan dengan spesies lain →
Foto Ikan kiper
Lihat semua 41 foto →Info singkat
Kondisi air seperti apa?
Semua ikan kiper termasuk ikan eurihalin, artinya mereka bisa berpindah bolak-balik antara air laut dan air tawar kapan saja. Di alam, ikan kiper yang sudah dewasa penuh pun sesekali ditemukan di air tawar. Meski begitu, ikan kiper lebih suka hidup di zona peralihan antara air laut dan air tawar, yaitu air payau. Di akuarium, sangat penting agar pH tidak turun di bawah 7. Selain itu, di air tawar ikan kiper sangat sensitif terhadap nitrit dan nitrat.1
Diberi pakan apa?
Nama "Scatophagus" secara harfiah berarti "pemakan tahi", karena ikan ini suka berkeliaran di dekat jamban terbuka dan memakan kotoran yang ditinggalkan Homo sapiens. Tentu saja di akuarium mereka tidak perlu diberi pakan kotoran. Ikan kiper adalah omnivora yang juga suka makan bahan tumbuhan yang lunak.1

Bisa dicampur dengan ikan apa?
Ikan kiper muda hidup bergerombol; setelah matang kelamin, mereka jadi suka bertengkar satu sama lain, terutama yang jantan. Hati-hati saat menangani ikan ini: duri pada sirip punggungnya beracun, dan sengatannya terasa sangat sakit!1
Bagaimana membedakan jantan dan betina?
Ikan jantan bisa dikenali dari dahinya yang sangat curam; di antara ikan yang seumur, jantan selalu jauh lebih besar daripada betina.1
Bagaimana cara berkembang biaknya?
Kematangan kelamin dimulai pada panjang total sekitar 8 cm. Ikan kiper termasuk pemijah di perairan terbuka yang tidak mengasuh anaknya.1
Di mana habitat aslinya?
Di wilayah Asia Samudra Hindia hidup setidaknya tiga spesies ikan kiper (scat) yang berbeda dari genus Scatophagus: scat hijau, scat merah, dan scat Hooghly. Secara ilmiah, ketiganya saat ini dikelompokkan sebagai satu spesies, yaitu Scatophagus argus. Pengelompokan ini sebenarnya keliru, tetapi di sini bukan tempat yang tepat untuk membahasnya. Cukup diketahui saja: Scatophagus argus yang "asli" adalah scat merah; yang lainnya seharusnya diberi nama lain.1
Sumber
- Aquarium Glaser aquariumglaser.de
Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini dengan izin mereka. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.
Video
Spotted Scat Care Guide | Perfect Fish for Brackish Aquariums7:57, EN
Green Scat Care and Information - Freshwater Scat (Scatophagus argus)3:03, EN
クロホシマンジュウダイ Butterfish Scatophagus argus0:20, EN
BRACKISH AQUARIUM - tetraodon nigroviridis, toxotes jaculatrix and scatophagus argus6:15, EN
Foto pembaca
Belum ada foto. Anda memelihara Ikan kiper? Kirim fotonya agar semua bisa ikut melihat.









Diskusi
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman.
Pemeriksaan antispam gagal dimuat sehingga komentar belum terkirim. Coba muat ulang halaman.
Sesuai ketentuan, komentar memerlukan verifikasi pengguna; fitur ini akan segera tersedia.