Perawatan · sekitar 5 menit baca
Cara Memelihara Arwana di Akuarium: Ukuran Akuarium, Air, Pakan, dan Penyakit
AquaTome merangkum dari 7 sumber lalu menulisnya sendiri

Ringkasan singkat
- Arwana bisa tumbuh sekitar 90 cm di akuarium dan hidup 10–20 tahun lebih, jadi akuarium harus sangat besar sejak awal. Sumber yang dipakai di sini menyebut panjang minimal 2 m dan volume 150–250 galon atau lebih.
- Sebelum ikan masuk, siapkan akuarium yang siklus nitrogennya sudah matang, filter kuat, aerasi tinggi, dan tutup yang rapat. Setelah itu, kuncinya air yang stabil dan bersih, pakan hidup atau beku yang beragam (bukan daging sapi atau ayam), dan pengamatan rutin supaya tanda penyakit cepat ketahuan.
Mengenal arwana sebelum membeli
Arwana Asia (Scleropages formosus) bisa mencapai panjang standar sekitar 900 mm. Arwana silver dan black biasanya sampai sekitar 90 cm di akuarium, sedangkan silver di alam bisa mencapai 120 cm. Kalau dirawat dengan baik, arwana bisa hidup 10–20 tahun lebih. Jadi ini komitmen jangka panjang.

- Legalitas: arwana Asia masuk CITES Apendiks I sejak 1975. Ikan yang legal berasal dari penangkar terdaftar CITES dan sebaiknya sudah ber-microchip serta punya dokumen resmi. Di beberapa negara, misalnya Amerika Serikat, perdagangannya ilegal.
- Sifat: arwana hidup soliter dan umumnya paling baik dipelihara sendirian. Kalau ingin diberi teman, pilih ikan besar yang hidup di dasar. Hanya saja, ada sumber yang mengaitkan teman dasar dengan drop eye (lihat bagian penyakit).
- Tingkat kesulitan: arwana Amerika Selatan mudah dipelihara saat masih kecil, tetapi sangat sulit setelah dewasa.
- Warna: varian warna arwana Asia antara lain green, super red, crossback golden, dan red tail golden. Satu sumber menyebut arwana golden butuh sekitar 1–2 tahun untuk menguning dan arwana merah 2–3 tahun untuk memerah. Hasilnya tergantung pakan, cahaya, air, dan genetik.
Ukuran akuarium
Angka dari tiap sumber berbeda, jadi patokan ini sebaiknya dipakai sebagai batas minimal:
- Satu sumber menyebut minimal 150 galon lebih (tergantung spesies), tetapi di bagian tanya jawabnya menyebut arwana dewasa butuh minimal 250 galon.
- Untuk arwana Asia, sumber lain menyebut panjang akuarium minimal 2 m. Menurutnya, ikan ini hanya cocok untuk akuarium publik atau akuarium pribadi yang sangat besar.
- Ada yang menyarankan 240 x 90 x 90 cm untuk satu ekor arwana silver dewasa, tetapi tidak semua orang sepakat dengan angka ini.
- Luas alas (panjang x lebar) lebih penting daripada tinggi akuarium.
Parameter air
| Parameter | Arwana Asia | Arwana silver & black | Arwana umum (sumber lain) |
|---|---|---|---|
| Suhu | 22–28 °C | 24–30 °C | 72–82 °F, perubahan tidak lebih dari ±2 °F per hari |
| pH | 5,0–8,0 | 5,8–7,0 | 6,0–7,0 |
| Kesadahan | 2–15 dGH | di bawah 14–15 °dH | – |
| Nitrit | sedekat mungkin dengan nol |
Garam air tawar tidak wajib. Kalau dipakai, satu sumber menyarankan berat jenis 1,004 dan perubahannya tidak lebih dari ±0,001 dalam 24 jam.
Langkah menyiapkan dan merawat akuarium arwana
- Pilih lokasi. Jauhkan akuarium dari jendela, sinar matahari langsung, dan AC.
- Pasang filter yang kuat. Filter sebaiknya memutar seluruh volume air minimal 4 kali per jam, misalnya minimal 600 GPH untuk akuarium 150 galon. Arwana Asia butuh oksigen terlarut tinggi, jadi pakai filter eksternal, powerhead, atau batu aerasi.
- Matangkan siklus nitrogen dulu. Jangan memasukkan arwana Asia ke akuarium yang belum matang secara biologis.
- Pasang tutup yang rapat. Arwana suka melompat kalau kaget.
- Atur cahaya bertahap. Terangi ruangan dulu sebelum lampu akuarium dinyalakan supaya ikan tidak tiba-tiba melompat.
- Pilih ikan yang sehat. Jangan membeli anakan yang masih punya kantong kuning telur karena belum makan sendiri.
- Beri pakan dengan benar. Arwana dewasa diberi makan sekali sehari, sedangkan yang muda 2–3 kali sehari. Setiap porsi harus habis dalam 1–2 menit. Berikan pakan apung atau di permukaan air, sedikit demi sedikit. Pakai penjepit panjang atau tongkat pakan, jangan pakai jari karena bisa disangka makanan.
- Rutin ganti air dan sifon. Arwana menghasilkan banyak kotoran, jadi ganti air dan sifon sering-sering. Sumber berbeda soal jadwalnya: satu sumber menyebut ganti air 30–50% setiap minggu wajib untuk arwana Asia, sedangkan sumber lain menyarankan 10–25% setiap 2–4 minggu.
Pilihan pakan
- Arwana Asia muda: cacing darah, cacing tanah kecil, dan udang cincang. Cairkan pakan beku dulu sebelum diberikan. Hindari serangga atau hewan bercangkang keras untuk ikan muda.
- Arwana Asia dewasa: potongan ikan, udang utuh, kerang, udang sungai hidup, cacing tanah besar, dan pelet. Pelet sebaiknya bukan pakan utama.
- Arwana silver dewasa: jangkrik, belalang, cacing tanah, udang, kerang, dan potongan ikan.
Kesalahan yang sering terjadi
- Memberi daging mamalia atau unggas (jantung sapi, ayam). Ikan mungkin tidak bisa mencerna sebagian lemaknya, sehingga terjadi penumpukan lemak dan kerusakan organ.
- Memakai ikan pakan seperti ikan livebearer atau mas koki kecil. Ikan ini membawa risiko parasit dan penyakit, dan kurang bergizi kalau tidak dikondisikan dulu.
- Memasukkan arwana ke akuarium yang belum matang.
- Mengganti seluruh air sekaligus. Bakteri baik ikut hilang.
- Membeli anakan yang masih berkantong kuning telur.
Penyakit yang sering muncul dan tandanya
Penyakit yang umum pada arwana antara lain busuk sirip atau ekor, dropsy, parasit, infeksi bakteri, kanker, penyakit bintik putih (white spot), popeye, infeksi jamur, dan gangguan gelembung renang.
Tanda yang perlu diwaspadai:
- warna berubah, lesu, atau berenang tidak normal
- sirip menyusut
- tidak mau makan lebih dari sehari
- menggesekkan badan (flashing) atau bernapas cepat
- bintik putih
- mata keruh atau menonjol
- sisik berdiri atau perut kembung
Menurut pengalaman para penghobi:
- Kutu ikan dan cacing jangkar sebagian besar terbawa dari pakan hidup.
- Sisik berdiri pada arwana muda muncul karena perubahan suhu yang ekstrem dan air kotor.
- Tutup insang melengkung atau terangkat terjadi karena air tercemar (amonia, nitrit, nitrat, oksigen rendah), ruang sempit, dan suhu yang naik turun drastis.
Drop eye (mata turun)
Pada drop eye, satu atau kedua mata terus mengarah ke bawah dan bisa tidak kembali normal. Kondisi ini jarang sembuh sendiri dan bisa makin parah. Seorang penghobi melaporkan drop eye paling sering terjadi pada arwana silver, jardini, dan leichardti, biasanya setelah ukurannya sekitar 16–18 inci. Pada arwana Asia jarang, kecuali yang di atas 24 inci.
Dugaan penyebab (belum ada kesepakatan):
- Satu sumber mengaitkannya dengan makan dari dasar, teman akuarium penghuni dasar, dan pemberian ikan hidup.
- Ada ahli yang menganggap penyebab utamanya benturan dengan dinding atau tutup akuarium, ditambah dinding kaca yang bening. Ia juga menyebut penumpukan lemak di belakang mata masih mungkin jadi penyebab, berdasarkan hasil nekropsi di sebuah akuarium publik di Inggris.
- Dugaan lain: gizi buruk, perkawinan sedarah, stres, cahaya terlalu terang, dan mikobakteriosis. Soal perkawinan sedarah ada yang meragukan, karena ikan tangkapan alam juga bisa terkena.
- Seorang praktisi menyalahkan pencahayaan akuarium yang salah. Menurutnya ikan terus memalingkan mata dari cahaya sampai posisi matanya bergeser.
Penanganan: belum ada pengobatan yang terbukti. Penangkar biasanya memindahkan ikan ke kolam luar, dan ada laporan tindakan operasi. Klaim bahwa bola pingpong yang diapungkan bisa menyembuhkan drop eye diragukan, dan para penghobi juga bilang cara itu tidak berhasil. Ada penghobi yang berpendapat drop eye bukan penyakit karena tidak menular.
Pencegahan: sesuaikan ukuran akuarium dengan ukuran ikan dan kurangi risiko benturan. Drop eye jarang terlihat pada ikan di kolam.
Penanganan yang dilakukan para penghobi
Cara-cara berikut berasal dari pengalaman penghobi, bukan protokol yang sudah teruji:
- Tutup insang mulai melengkung: langsung ganti air 20% dan tambah aerasi. Ulangi ganti air 20% setiap 2–3 hari, lalu masukkan pasir koral ke filter. Kalau tutup insang sudah mengeras, perlu dipotong lewat operasi.
- Mata keruh tahap awal: ganti 1/3 air, tambahkan garam, dan naikkan suhu ke 30–33 °C. Setelah itu ganti 1/4 air setiap tiga hari. Pemulihan bisa makan waktu 3–5 bulan.
- Sisik berdiri: garam, suhu 32–34 °C, aerasi ditambah, dan ganti 1/4 air setiap 3–4 hari, ditambah tembaga sulfat. Dosis tembaga sulfatnya tidak disebutkan oleh sumber.
- Bintik putih dan busuk insang: garam 1% dengan kina 0,8 g per liter, suhu dinaikkan 2–3 °C, dan aerasi ditambah. Setelah ikan sembuh, akuarium didisinfeksi.
- Kutu ikan dan cacing jangkar: tembaga sulfat (dosis tidak disebutkan). Untuk kutu ikan, ada juga yang merendam ikan dalam larutan garam pekat sambil menambah oksigen.
Karena dosis tembaga sulfat tidak tersedia di sumber, jangan menebak-nebak dosisnya sendiri.
Pengecekan rutin dan kapan perlu khawatir
- Pastikan nitrit tetap mendekati nol, suhu tidak berubah lebih dari ±2 °F per hari, dan berat jenis (kalau pakai garam) tidak berubah lebih dari ±0,001 per 24 jam.
- Jaga air tetap stabil dan matang.
- Segera bertindak kalau ikan tidak makan lebih dari sehari, napasnya cepat, sisiknya berdiri, perutnya kembung, matanya keruh atau menonjol, atau tutup insangnya mulai melengkung.
Pertanyaan umum
Berapa ukuran akuarium minimal untuk arwana?
Tiap sumber berbeda. Ada yang menyebut 150 galon lebih (dan minimal 250 galon untuk ikan dewasa). Untuk arwana Asia, ada yang menyebut panjang minimal 2 m. Untuk satu silver dewasa, ada yang menyarankan 240 x 90 x 90 cm, meski tidak semua orang sepakat. Luas alas lebih penting daripada tinggi.
Berapa sering arwana harus ganti air?
Sumber berbeda. Untuk arwana Asia, satu sumber mewajibkan 30–50% setiap minggu, sementara sumber lain menyarankan 10–25% setiap 2–4 minggu. Arwana menghasilkan banyak kotoran, jadi ganti air dan sifon perlu sering. Jangan pernah mengganti seluruh air sekaligus.
Bolehkah arwana diberi daging ayam atau jantung sapi?
Sebaiknya jangan. Lemak dari daging mamalia dan unggas mungkin tidak bisa dicerna dengan baik oleh ikan, sehingga terjadi penumpukan lemak dan kerusakan organ. Lebih baik beri udang, kerang, potongan ikan, cacing tanah, atau serangga.
Apakah drop eye bisa disembuhkan dengan bola pingpong?
Klaim itu diragukan, dan para penghobi bilang cara itu tidak berhasil. Belum ada pengobatan yang terbukti untuk drop eye. Penangkar biasanya memindahkan ikan ke kolam luar, dan ada laporan tindakan operasi.
Kenapa akuarium arwana harus ditutup rapat?
Arwana suka melompat kalau kaget. Pasang tutup yang rapat, dan nyalakan lampu ruangan dulu sebelum lampu akuarium supaya ikan tidak tiba-tiba melompat.




Diskusi
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman.
Pemeriksaan antispam gagal dimuat sehingga komentar belum terkirim. Coba muat ulang halaman.
Sesuai ketentuan, komentar memerlukan verifikasi pengguna; fitur ini akan segera tersedia.