Perawatan · sekitar 5 menit baca

Cara Merawat Ikan Louhan: Akuarium, Air, Pakan, dan Cara Menaikkan Jenong

AquaTome merangkum dari 6 sumber lalu menulisnya sendiri

Ringkasan singkat

  • Louhan (flowerhorn) adalah ikan hasil silangan cichlid Amerika Tengah. Ikan ini besar, sangat agresif, dan teritorial, jadi sebaiknya dipelihara sendirian di akuarium luas dengan filter kuat dan air yang bersih.
  • Siapkan dulu akuarium (minimal 200 L untuk satu ekor dewasa menurut salah satu sumber) dan filter sebelum membeli ikan. Setelah itu, kunci perawatannya adalah ganti air rutin dan pelet berprotein tinggi yang tidak diberikan berlebihan.
  • Besar kecilnya jenong ditentukan terutama oleh genetik. Air yang baik, pakan berprotein, dan ikan yang tidak stres membantu ikan mencapai potensinya, tetapi hasilnya butuh waktu.

Mengenal ikan louhan

Louhan tidak ada di alam liar. Ikan ini hasil silangan selektif, terutama dari cichlid Amerika Tengah. Para peternak di Malaysia mengembangkannya dengan menyilangkan cichlid seperti Red Devil, Midas cichlid, Three Spot cichlid, dan Redheaded cichlid. Generasi pertama yang beredar sekarang (Hua Luo Han) disebut berasal dari sekitar tahun 1998, sedangkan galur Kamfa muncul dari persilangan tahun 2000–2001. Tidak seperti banyak ikan hibrida, louhan bisa berkembang biak.

  • Ukuran dewasa: 12–16 inci.
  • Umur: salah satu sumber menyebut sekitar 8–10 tahun, sumber lain 10–12 tahun, asalkan dirawat dengan baik.
  • Sifat: sangat agresif dan teritorial. Ada louhan yang menyerang pemiliknya saat akuarium dibersihkan, jadi hati-hati waktu tangan masuk ke air.
  • Warna: warna dan corak ikan muda terus berubah sampai dewasa, jadi tampilan akhir ikan remaja belum bisa dipastikan.

Ukuran akuarium dan dekorasi

Ukuran yang dianjurkan berbeda antarsumber:

  • Satu sumber: minimal 200 L untuk satu ekor dewasa, lebih baik 240 L atau lebih.
  • Sumber lain: minimal 55 galon (idealnya sekitar 4 ft × 2 ft). Sepasang induk butuh minimal 125 galon, dan akuarium yang juga berisi ikan teman berukuran besar butuh minimal 200 galon.
  • Sumber ketiga menyarankan akuarium sekitar 0,8 m × 0,4 m × 0,5 m.

Untuk dekorasi, cukup sedikit saja. Dasar kosong atau lapisan kerikil tipis adalah susunan yang umum dipakai. Louhan banyak bergerak dan bisa terluka kena benda di akuarium. Ikan ini juga suka menggali dan mencabut tanaman air, jadi akuarium louhan memang tidak cocok untuk aquascape bertanaman.

Pakai filter canister yang memutar air minimal 8–10 kali volume akuarium per jam. Salah satu sumber menyarankan filtrasi yang efisien dengan arus sedang.

Parameter air

Angka dari tiap sumber sedikit berbeda, tetapi intinya sama: air hangat, pH netral sampai sedikit basa, dan amonia serta nitrit nol.

ParameterSumber ASumber BSumber C
Suhu26–28 °C80–89 °F25–30 °C
pH7,0–7,86,5–7,87,5–8 (ideal)
Kesadahan (GH)10–20 dGH9–20 dGH–
Amonia & nitrit0––

Jaga juga supaya air tidak terlalu dingin. Air yang terlalu dingin bisa memicu gangguan pencernaan.

Perawatan rutin, langkah demi langkah

  1. Siapkan akuarium dan filter sebelum membeli ikan. Pastikan siklus nitrogen sudah berjalan, supaya amonia dan nitrit tetap nol.
  2. Karantina ikan baru minimal dua minggu sebelum dimasukkan.
  3. Ganti air rutin. Satu sumber menganjurkan 30–40% setiap minggu, sumber lain mengganti sebagian air setiap 5–7 hari.
  4. Pakai penetral klorin yang juga menetralkan kloramin setiap kali ganti air.
  5. Atur lampu menyala 8–12 jam sehari.
  6. Bersihkan akuarium dan filter, dan cuci dekorasi sebelum dimasukkan.

Pakan dan cara memberi makan

Pakan utama: pelet berprotein tinggi dengan protein kasar 40–50%, sebaiknya yang mengandung astaxanthin, spirulina, dan tambahan vitamin. Sebagai selingan bisa diberikan ulat hongkong (mealworm), jangkrik kecil, dan udang utuh beku. Sumber lain juga menyebut pelet cichlid, cacing darah, krill, jangkrik, cacing tanah, dan suplemen kaya karoten untuk memperkuat warna.

Frekuensi:

  • Burayak: beberapa kali makan dalam porsi kecil setiap hari. Artemia cocok untuk ikan muda.
  • Louhan muda: 3–4 kali sehari dalam potongan kecil, berhenti saat ikan terlihat kenyang.
  • Dewasa: menurut satu sumber 2–3 kali sehari, sebanyak yang habis dalam dua menit. Sumber lain cukup dua kali sehari, pagi dan sore, setelah ikan besar.

Catatan soal pelet: pelet praktis dan higienis, tetapi lebih sulit dicerna daripada pakan segar. Kurangi pelet saat ikan sedang atau baru sembuh dari gangguan pencernaan, dan waspadai pelet palsu.

Pakan hidup: pakan hidup yang diberikan tanpa persiapan bisa membawa parasit dan bakteri. Anakan ikan mas yang dipakai sebagai pakan sering membawa penyakit. Sebelum diberikan, cuci ikan pakan sampai bersih, rendam dalam larutan garam untuk disinfeksi, lalu tampung terpisah beberapa hari untuk melihat ada yang sakit atau tidak. Jentik nyamuk sebaiknya disimpan di kulkas, bukan di freezer. Kalau disimpan terlalu lama, jentik bisa menetas jadi nyamuk.

Daging sapi: sumber-sumber berbeda pendapat. Ada yang melarang daging mamalia seperti jantung sapi. Ada juga yang menyebut daging dan jantung sapi bisa mempercepat pertumbuhan jenong, tetapi hanya sebagai selingan sesekali.

Cara membesarkan jenong (kok)

Genetik menentukan potensi jenong. Kualitas air, protein dalam pakan, dan ikan yang tidak stres menentukan apakah potensi itu tercapai. Kalau ikan muda memang tidak punya gen untuk benjolan kepala, mengganti pakan tidak akan membuat jenongnya tumbuh. Biasanya jenong jantan lebih menonjol, dan jangan berharap jenong terlihat tumbuh banyak sebelum ikan berumur 8–12 bulan.

  1. Pilih bibit yang tepat: ikan muda dari induk berkepala besar.
  2. Pisahkan jantan: taruh di akuarium sendiri-sendiri, atau pakai sekat kaca kalau beberapa ekor berbagi satu akuarium.
  3. Jaga kualitas air dan beri pelet berprotein tinggi secara konsisten.
  4. Kurangi stres: getaran, pantulan, dan ganti air yang terlalu mengganggu bisa menghambat pertumbuhan jenong. Sebagian penghobi menutup tiga sisi akuarium.
  5. Pancing ikan beraksi (tips penghobi): tempelkan cermin ke akuarium selama 1–2 jam setiap 1–2 minggu agar ikan pamer seperti melihat saingan. Cara lainnya adalah menghadirkan ikan betina.

Dalam satu penelitian selama 17 minggu dengan dua kelompok berisi 12 ikan, pakan khusus meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan jenong secara nyata dibandingkan pakan biasa. Jenong ikan yang diberi pakan khusus menunjukkan lemak lebih banyak di bawah stratum compactum dan lapisan dermis yang lebih tebal (203,58 μm).

Mitos seputar jenong

  • Jenong suntik: dianggap praktik buruk yang harus dihindari. Produk dan trik yang dijual online juga disebut kalah hasilnya dibandingkan kesabaran dan perawatan yang konsisten.
  • Pakan kaya kolesterol: klaim bahwa pakan ini membesarkan jenong masih sering diulang, tetapi tidak ada penjelasan mekanismenya.
  • Pembawa hoki: kepercayaan bahwa louhan membawa keberuntungan dan feng shui, dan bahwa jenong lebih besar berarti lebih hoki, adalah kepercayaan budaya, bukan fakta.
  • Hormon untuk mendapatkan jantan: dalam satu penelitian di Thailand, burayak yang direndam methyltestosterone atau mesterolone 125–500 μg/L tidak menjadi jantan semua. Mesterolone 250 μg/L hanya menghasilkan sekitar 27% lebih banyak jantan dibandingkan ikan yang tidak diberi perlakuan.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Mencampur louhan dengan cichlid lain. Louhan bukan ikan komunitas. Pelihara sendirian atau sepasang induk saja, dan jangan pernah bersama hewan invertebrata seperti udang atau siput.
  • Membeli ikan sebelum merencanakan akuarium dan filternya.
  • Berharap jenong cepat tumbuh.
  • Memberi makan terlalu banyak setiap hari. Pakan berlebih menaikkan amonia, tidak bermanfaat bagi ikan, dan mudah memicu perut kembung. Di sisi lain, louhan termasuk ikan yang rakus, jadi ada juga keeper yang malah memberi terlalu sedikit. Pakai patokan porsi di atas.

Penyakit yang perlu diwaspadai

  • Penyakit bintik putih (white spot): terlihat sebagai butiran putih halus di badan dan sirip, sering muncul setelah suhu naik-turun. Satu sumber menyarankan menaikkan suhu ke 30 °C dan memakai obat white spot. Sumber lain menyarankan menaikkan suhu ke 86 °F selama tiga hari sambil diberi obat.
  • Hole-in-the-head (lubang di kepala): muncul sebagai ceruk di kepala dan sepanjang gurat sisi, dan dikaitkan dengan kualitas air yang buruk. Kebanyakan kasus awal membaik dengan ganti air yang lebih baik dan pakan yang bervariasi.
  • Perut kembung: puasakan ikan 1–2 hari, lalu beri pakan berkualitas. Kalau kembung tidak kunjung hilang, bisa jadi penyebabnya parasit dalam, yang diobati dengan metronidazole.

Memijahkan louhan

Siapkan akuarium pemijahan dengan suhu sekitar 82 °F dan pH sekitar 7,0, lengkap dengan tempat bersembunyi dan sekat yang dilengkapi batu pipih. Beri burayak baby artemia dulu, lalu pelet yang dihancurkan setelah sekitar dua minggu.

Pemeriksaan rutin

  • Cek amonia dan nitrit secara berkala. Keduanya harus nol.
  • Pastikan suhu stabil dan tidak terlalu dingin.
  • Perhatikan apakah ada butiran putih, ceruk di kepala, atau perut membengkak.
  • Lihat apakah pakan habis dalam waktu singkat. Kalau ada sisa, kurangi porsinya.

Pertanyaan umum

Berapa ukuran akuarium minimal untuk satu ekor louhan?

Satu sumber menyebut minimal 200 L untuk satu ekor dewasa, lebih baik 240 L atau lebih. Sumber lain menyebut minimal 55 galon (idealnya sekitar 4 ft × 2 ft), dan sumber ketiga menyarankan sekitar 0,8 m × 0,4 m × 0,5 m.

Berapa kali sehari louhan harus diberi makan?

Louhan muda 3–4 kali sehari dalam potongan kecil. Untuk dewasa, satu sumber menyarankan 2–3 kali sehari sebanyak yang habis dalam dua menit, sumber lain cukup dua kali sehari, pagi dan sore.

Kapan jenong louhan mulai terlihat tumbuh?

Biasanya pertumbuhan jenong belum banyak terlihat sebelum ikan berumur 8–12 bulan. Jenong pada jantan umumnya lebih menonjol, dan potensinya ditentukan oleh genetik.

Bolehkah louhan diberi jantung sapi supaya jenongnya cepat besar?

Sumber-sumber berbeda pendapat. Ada yang melarang daging mamalia seperti jantung sapi. Ada juga yang menyebutnya bisa mempercepat pertumbuhan jenong, tetapi hanya sebagai selingan sesekali.

Apakah louhan bisa dicampur dengan ikan lain?

Louhan bukan ikan komunitas. Ikan ini sebaiknya dipelihara sendirian atau sepasang induk, tidak dicampur dengan cichlid lain, dan jangan pernah bersama invertebrata seperti udang atau siput.

Sumber referensi

  1. Flowerhorn Cichlid Care Guide: Kok Growth, Feeding and Tank Setup - Gensou Premium Aquascaping
  2. Flowerhorn Cichlid: The Ultimate Care Sheet
  3. Cá la hán ăn gì để phát triển nhanh, lớn khỏe, màu đẹp? (bahasa Vietnam)
  4. Cách nuôi cá La Hán đúng kĩ thuật, giúp cá nhanh lên đầu, lên màu đẹp (bahasa Vietnam)
  5. Specialized Feed Induced Growth, Nuchal Hump Development and Histological Changes in Flowerhorn (Cichlosoma citrinella)
  6. Masculinization of Flowerhorn by Immersion in Androgens