Satuan
Tampilan

Setup akuarium · sekitar 3 menit baca

Filter Canister dan Hang On: Cara Pilih, Susun Media, dan Bersihkan

AquaTome merangkum dari 8 sumber lalu menulisnya sendiri

Ringkasan singkat

  • Filter akuarium bekerja lewat tiga jenis filtrasi: biologis, mekanis, dan kimia. Setiap akuarium butuh filtrasi biologis dan mekanis, sedangkan filtrasi kimia hanya dipakai kalau memang perlu.
  • Di canister, susun media mengikuti arah aliran air: mekanis dulu, lalu kimia, lalu biologis. Bersihkan filter saat alirannya mulai melemah, dan bilas media biologis dengan air akuarium, bukan air keran.

Apa itu filtrasi dan kenapa penting

Filtrasi akuarium ada tiga jenis dasar:

  • Biologis: bakteri baik di media filter mengolah amonia dan nitrit. Setiap akuarium wajib punya.
  • Mekanis: kapas, busa (spons), atau kerikil yang menyaring kotoran. Juga wajib ada. Supaya tetap bekerja, media ini harus rutin dibersihkan atau diganti.
  • Kimia: misalnya karbon aktif. Sifatnya opsional, tergantung kebutuhan.

Penyebab utama ikan mati, terutama di akuarium baru, adalah filter biologis yang belum bekerja dengan baik. Filter baru butuh sekitar empat sampai enam minggu sampai bakterinya cukup untuk menangani racun. Akuarium yang siklus nitrogennya sudah matang menunjukkan nitrat terdeteksi, tetapi amonia dan nitrit nol. Ingat juga bahwa amonia makin beracun saat suhu dan pH makin tinggi.

Di akuarium kecil, nitrat sebagian besar dibuang lewat ganti air dan tanaman air hidup, bukan oleh filter.

Memilih filter

  • Canister: seberapa efektif canister bekerja lebih ditentukan oleh jumlah dan jenis media yang bisa dimuatnya ketimbang debit alirannya. Canister model baru yang memuat banyak busa dinilai sangat bagus untuk menyaring, tetapi cenderung bocor.
  • Hang on (HOB) berkartrid: untuk sebagian besar akuarium, ruang media biologisnya terlalu kecil.
  • Filter internal kecil berkartrid busa 30 ppi: hasil saringannya kurang bagus, baik secara mekanis maupun biologis.
  • Akuarium pemijahan: yang disarankan adalah filter spons. Kalau spons digerakkan powerhead, ukurannya minimal lima kali 13 cm supaya burayak tidak ikut terisap.

Soal umur alat: canister dan hang on biasanya bertahan sekitar lima tahun, itu pun kalau beruntung. Bocor dan motor terbakar sering terjadi di berbagai merek.

Urutan media di canister

  1. Media mekanis lebih dulu, dari yang kasar ke yang halus.
  2. Media kimia, misalnya karbon aktif, kalau memang dipakai.
  3. Media biologis.
  4. Opsional: busa atau kapas halus (polishing pad) di bagian paling akhir untuk menjernihkan air.

Perawatan dan pembersihan rutin

  1. Perhatikan aliran air. Kalau aliran melemah, berarti canister sudah kotor dan perlu dibersihkan.
  2. Bilas media mekanis.
  3. Untuk akuarium air tawar, ganti media kimia setiap bulan. Karbon aktif dipakai sekitar 30 hari, lalu dibuang.
  4. Media biologis tidak perlu diganti setiap bulan. Kalau kotor, bilas dengan air akuarium.
  5. Jangan biarkan media biologis kering selama Anda membersihkan filter.
  6. Bersihkan juga impeller beserta rumahnya.

Soal busa, pendapatnya tidak seragam. Ada penghobi lama yang memakai busa canister seumur hidup filternya tanpa mengikuti jadwal ganti dari pabrik. Menurutnya, mengganti busa justru bisa menurunkan performa filter.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Lumpur dibiarkan menumpuk. Canister berubah jadi "perangkap nitrat" karena kotoran yang tertahan terurai menjadi nitrat dan fosfat.
  • Media biologis dibiarkan kering saat dibersihkan, sehingga bakteri baik bisa rusak.
  • Polishing pad tidak diperhatikan. Pad halus cepat mampet dan bisa membuat aliran turun drastis.
  • Media kimia tetap dipakai padahal sudah jenuh atau berlendir.
  • Media biologis dibilas air keran yang mengandung klorin atau kloramin. Banyak penghobi tidak menyarankannya karena bisa merusak bakteri. Ada juga yang menilai risikonya dibesar-besarkan, sebab di akuarium yang siklusnya sudah matang bakteri hidup di seluruh sistem, tidak hanya di filter. Supaya aman, pakai air akuarium.

Ada pula anggapan bahwa kerikil sendiri bisa mengoksidasi amonia. Berdasarkan sebuah uji coba, anggapan ini disebut mitos.

Saat listrik padam

Kalau listrik padam hanya sampai sekitar dua jam, biasanya tidak perlu panik. Masalahnya, setelah kira-kira satu jam tanpa aliran, bakteri di filter mulai mati karena kekurangan oksigen. Canister yang tertutup rapat bisa kehabisan oksigen dalam 4–6 jam saja, tergantung seberapa kotor filternya saat listrik mati.

  • Untuk pemadaman lama, keluarkan media dari canister secepatnya, bilas dengan air akuarium, lalu masukkan ke dalam akuarium.
  • Nyalakan pompa udara bertenaga baterai dengan batu aerasi. Meletakkan kantong media biologis tepat di atas gelembungnya mungkin membantu bakteri tetap hidup.
  • Tanda bahaya setelah beberapa jam tanpa filter: ikan bernapas berat (megap-megap) dan air sedikit keruh. Ini tanda amonia mulai menumpuk.

Pengalaman penghobi di forum berbeda-beda. Ada filter yang mati lebih dari 48 jam dan menyala lagi tanpa masalah, tetapi ada juga filter yang mati sekitar 24 jam lalu berbau sangat busuk saat dibuka.

Setelah listrik menyala lagi

  1. Buang air lama di dalam badan filter dan bilas kotorannya.
  2. Pasang kembali medianya.
  3. Isi filter dengan air baru (priming), baru colokkan ke listrik.
  4. Pastikan semua alat benar-benar menyala lagi. Impeller yang kotor sering gagal berputar setelah listrik padam dan bisa tidak ketahuan, jadi bersihkan impeller beserta rumahnya.
  5. Tes amonia, nitrit, dan pH, lalu ganti air bila perlu.
  6. Jangan beri pakan selama 24 jam, atau sampai kualitas air kembali normal.
  7. Amati ikan sampai dua minggu ke depan, karena penyakit bintik putih (white spot) bisa muncul selama rentang waktu itu.

Pertanyaan umum

Berapa lama filter baru siap menangani racun?

Sekitar empat sampai enam minggu. Filter sudah matang kalau hasil tes menunjukkan amonia dan nitrit nol, sementara nitrat terdeteksi.

Bagaimana urutan media di canister?

Ikuti arah aliran air: media mekanis (dari kasar ke halus), lalu media kimia, lalu media biologis. Polishing pad halus boleh ditambahkan di bagian akhir.

Seberapa sering karbon aktif harus diganti?

Pakai sekitar 30 hari, lalu buang. Di akuarium air tawar, media kimia diganti setiap bulan. Jangan terus dipakai kalau sudah jenuh atau berlendir.

Bolehkah media biologis dibilas pakai air keran?

Banyak penghobi tidak menyarankannya karena klorin atau kloramin bisa merusak bakteri. Sebagian lain menilai risikonya dibesar-besarkan. Yang paling aman tetap membilasnya dengan air akuarium dan tidak membiarkannya kering.

Apa yang harus dilakukan saat listrik padam lama?

Keluarkan media dari canister, bilas dengan air akuarium, lalu taruh di dalam akuarium dan nyalakan pompa udara baterai. Setelah listrik menyala, bersihkan filter dan impeller, isi filter dengan air, tes amonia, nitrit, dan pH, lalu jangan beri pakan selama 24 jam.

Sumber referensi

  1. Aquarium Setup and Maintenance
  2. Canister Filters: How to Optimize Performance by Using the Right Filter Media in the Right Order
  3. 8.1. Review of Filters
  4. Dealing with a power cut on your aquarium
  5. How to Keep Your Aquarium Fish Alive During A Power Outage
  6. Why is water quality important when setting up a fish aquarium?
  7. how long can bacteria survive power outage
  8. Do not clean your filter media under the tap