Cyprinidae, India
Vagra Baril
Barilius vagra
- Suhu
- 18–26°C
- pH
- 6–7,5
- Akuarium minimum
- 150 cm
- Tingkat kesulitan
- Sedang
Tabel data
Lihat tabel lengkap
- Suhu
- 18–26°C
- pH
- 6–7,5
- Kesadahan (dGH)
- 2–12
- Ukuran
- 12,5 cm
- Akuarium minimum
- 150 cm
- Tingkat kesulitan
Sedang 4/8 Kenapa?
Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:
- RuangSulitakuarium mulai 150 cm, ikan sepanjang 12,5 cm
- AirMudahpH 6–7,5, 2–12 dGH
- SuhuMudah18–26°C
- PerilakuSedangagak agresif
- KelompokMudahkelompok mulai 5 ekor
Tingkat kesulitan 4/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung
Sumber dan tingkat keandalan
- Suhu
- Seriously Fish
- pH
- Seriously Fish
- Kesadahan (dGH)
- Seriously Fish
- Ukuran
- Seriously Fish
- Akuarium minimum
- Seriously Fish
- Tingkat kesulitan
- Seriously Fish
Diterjemahkan dan dirangkum dari Seriously Fish. Diperbarui 2026-11-01.
Info singkat
- Pemijahan: Belum ada laporan.1
Layak dibeli?
- Akuarium wajib memakai tutup yang rapat, karena spesies ini dikenal suka melompat.
Barilius vagra adalah ikan cyprinid yang tersebar luas di sistem Sungai Gangga dan Brahmaputra di India utara, Nepal, dan Bangladesh. Ikan ini kurang dikenal di dunia ikan hias, tetapi sesekali diekspor. Di setiap sisi tubuhnya terdapat 10–14 garis vertikal yang tidak memanjang sampai ke bawah gurat sisi (linea lateralis). Habitatnya sungai dan anak sungai berarus deras yang kaya oksigen, dengan dasar kerikil, batu bulat, dan bongkahan batu. Karena gerakannya sangat cepat dan makannya rakus, ikan ini tidak cocok untuk akuarium komunitas biasa.1
Butuh akuarium seberapa besar?
Butuh akuarium besar dengan ukuran alas minimal 150 × 60 cm (sekitar 540 liter) atau yang setara.1
Kondisi air seperti apa?
Bagaimana cara merawatnya?
Idealnya akuarium ditata menyerupai sungai atau aliran air, dengan dasar berupa batu berbagai ukuran, pasir, kerikil halus, dan beberapa bongkahan batu besar yang halus terkikis air. Kalau mau, bisa ditambah akar dan cabang kayu (driftwood), tetapi pastikan masih tersisa banyak ruang terbuka untuk berenang.
Sebagian besar tanaman air tidak akan tumbuh baik di lingkungan seperti ini, tetapi genus yang tangguh seperti Microsorum, Bolbitis, atau Anubias spp. bisa ditanam dengan diikatkan pada dekorasi.
Spesies ini tidak tahan terhadap penumpukan limbah organik dan membutuhkan air yang selalu sangat bersih agar bisa tumbuh sehat. Ikan ini juga paling baik dipelihara dalam air dengan kadar oksigen terlarut tinggi dan arus sedang, jadi gunakan filter eksternal, powerhead, batu aerasi, dan sebagainya sesuai kebutuhan.
Karena kondisi air yang stabil mutlak diperlukan, ikan ini jangan pernah dimasukkan ke akuarium yang siklus nitrogennya belum matang, dan ganti air mingguan sebanyak 30–50% volume akuarium sebaiknya dianggap wajib. Tutup yang rapat juga sangat penting, karena Barilius spp. adalah pelompat yang hebat.1
Diberi pakan apa?
Di alam, Barilius spp. umumnya makan di permukaan dan memangsa serangga air maupun serangga darat. Kemungkinan ikan kecil dan invertebrata dasar juga ikut dimangsa.
Di akuarium bisa diberi pakan kering berkualitas baik, tetapi sebaiknya dilengkapi secara rutin dengan pakan hidup dan beku seperti larva chironomid (cacing darah), artemia, cacing tanah yang dipotong-potong, dan sebagainya. Lalat buah Drosophila dan jangkrik kecil juga cocok, asalkan sudah di-gut-load (diberi makan bergizi) sebelum diberikan.1
Bisa dicampur dengan ikan apa?
Tidak cocok untuk akuarium komunitas biasa karena kebutuhan lingkungannya. Selain itu, karena perenang yang sangat cepat dan rakus saat makan, ikan ini kemungkinan akan kalah bersaing atau mengintimidasi spesies yang lamban dan kurang berani saat jam makan. Ikan yang jauh lebih kecil juga sebaiknya tidak disatukan karena bisa dimangsa.
Teman setangki yang paling cocok adalah cyprinid perenang kolom air yang kuat dan berukuran serupa, misalnya Dawkinsia, Barilius lain, atau Devario dan Rasbora spp. yang berukuran lebih besar. Untuk penghuni dasar bisa dipilih misalnya Garra, Crossocheilus, Botia, dan Schistura spp. Banyak jenis characid dan lele loricariid juga seharusnya cocok, tetapi pastikan mencari informasi dengan teliti sebelum membeli.
Meskipun pada dasarnya suka berkelompok, spesies ini termasuk ikan yang hidup bergerombol longgar (shoaling), bukan berenang serempak (schooling), dan membentuk hierarki yang jelas. Karena itu, ikan ini sebaiknya selalu dipelihara dalam kelompok berisi lima ekor atau lebih. Kalau hanya dipelihara dua atau tiga ekor, ikan yang kalah dominan bisa terus-menerus ditindas, sedangkan ikan yang dipelihara sendirian bisa menjadi agresif terhadap spesies yang mirip dengannya.1
Teman satu akuarium
- Perilaku
- Agak agresif
- Kelompok minimal
- 5 ekor
Hindari
Saran berdasarkan suhu, pH, ukuran, dan sifat tiap spesies. Cek kecocokan dengan spesies lain →
Bagaimana membedakan jantan dan betina?
Belum dipastikan, tetapi betina dewasa yang sedang bertelur seharusnya bertubuh lebih gemuk daripada jantan.1
Sebaran alami
Hidup alami di: India, Nepal, Bangladesh1
Sungai, danau, wilayah: Gangga, Brahmaputra, East Rapti River1
Apa kata sumber
- India, Nepal, Bangladesh, Gangga, Brahmaputra · Seriously Fish1: “Widely distributed in the Ganges and Brahmaputra river systems in northern India, Nepal, and Bangladesh.”
- East Rapti River · Seriously Fish1: “In the East Rapti River, a tributary draining the Chitwan (inner Terai) valley in Nepal and flowing west to join the Narayani (Gandaki) River close to the Indian border, B. vagra is a perennial resident and occurs alongside numerous other species including Neolissochilus hexagonolepis, Pethia conchonius, Puntius sophore, Tor putitora, Barilius barila, O. bendelisis, O. shacra, Garra gotyla, Schizothorax richardsoni, Acanthocobitis botia, Schistura beavani, S. rupecula, Amblyceps mangois, Glyptothorax telchitta, and Mastacembelus armatus.”
GBIF punya 82 catatan di alam liar: 79 di negara-negara di atas, 3 di tempat lain (terbanyak: Pakistan 2, Myanmar 1). Catatan di tempat lain bisa jadi ikan yang dilepas orang, atau salah identifikasi.
- Catatan di negara asal
- Catatan di tempat lain
- Negara asal
- Tiap kotak sekitar 160 km.
Data: GBIF.org, 82 catatan, diambil 2026-11-06 · CC0, CC BY 4.0. Peta dasar: Natural Earth.
Di mana habitat aslinya?
Tersebar luas di sistem Sungai Gangga dan Brahmaputra di India utara, Nepal, dan Bangladesh.
Spesies ini juga pernah dilaporkan dari Afghanistan, Pakistan, dan Sri Lanka, tetapi catatan tersebut masih perlu diperjelas dan mungkin sebenarnya merujuk pada spesies lain.
Lokasi tipenya adalah 'Ganges about Patna', yaitu Kota Patna di Negara Bagian Bihar, India.1
Habitat alami
Hidup di sungai dan anak sungai yang kaya oksigen, dengan kemiringan sedang hingga curam serta arus sedang hingga deras. Dasarnya berupa kerikil, batu bulat, bongkahan batu besar, dan batuan dasar yang terbuka.
Di Sungai East Rapti, anak sungai yang mengaliri Lembah Chitwan (Terai dalam) di Nepal dan mengalir ke barat hingga bertemu Sungai Narayani (Gandaki) dekat perbatasan India, B. vagra merupakan penghuni tetap sepanjang tahun. Di sana ikan ini hidup bersama banyak spesies lain, antara lain Neolissochilus hexagonolepis, Pethia conchonius, Puntius sophore, Tor putitora, Barilius barila, O. bendelisis, O. shacra, Garra gotyla, Schizothorax richardsoni, Acanthocobitis botia, Schistura beavani, S. rupecula, Amblyceps mangois, Glyptothorax telchitta, dan Mastacembelus armatus.1
Catatan
Spesies ini kurang dikenal di dunia ikan hias, tetapi sesekali diekspor.
Ikan ini dibedakan dari kerabat segenusnya lewat kombinasi ciri berikut: memiliki masing-masing satu pasang sungut maksila dan sungut rostral; tuberkel pada kepala dan tubuh kurang berkembang; 33–34 sisik gurat sisi; 10–14 garis vertikal di setiap sisi tubuh yang tidak memanjang sampai ke bawah gurat sisi; pangkal sirip punggung terletak lebih depan daripada pangkal sirip dubur; sirip punggung dan sirip ekor bertepi abu-abu di bagian ujung; 21–26 sisik predorsal.
Penempatan genus spesies Barilius sudah dipertanyakan sejak Howes (1980) menyimpulkan bahwa kelompok Barilius, tempat spesies-spesies ini dimasukkan saat itu, tidak monofiletik, dan ia mengenali dua garis keturunan terpisah. Kelompok pertama berisi B. barila (spesies tipe), ditambah B. bendelisis, B. radiolatus, B. vagra, dan B. shacra, sedangkan kelompok kedua mencakup semua spesies lainnya. Awalnya keduanya disebut sebagai subdivisi 'group i' dan 'group ii' di dalam Barilius sendiri.
Susunan kelompok-kelompok ini membingungkan, karena dalam karya berikutnya Howes (1983) memasukkan B. evezardi dan B. modestus ke dalam 'group i' sambil mengeluarkan B. bendelisis, B. radiolatus, dan B. shacra tanpa menjelaskan alasannya secara tegas.
Rainboth (1991) memasukkan anggota 'group ii' versi Howes ke dalam nama genus Opsarius yang divalidasi ulang, karena nama itulah yang tertua yang tersedia, sementara spesies 'group i' tetap memakai nama Barilius karena di dalamnya terdapat spesies tipe.
Sistem ini diikuti oleh beberapa penulis sesudahnya, misalnya Tang et al. (2010) dan Collins et al. (2012), tetapi baru dipakai secara lebih luas sejak Kottelat (2013), yang memasukkan semua bekas Barilius dari Asia Tenggara ke dalam Opsarius.1
Sumber
1 sumber dan pustaka
- Seriously Fish seriouslyfish.com
Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.
Referensi
- Collins R. A., K. F. Armstrong, R. Meier, Y. Yi, S. D. J. Brown, R. H. Cruickshank, S. Keeling, and C. Johnston (2012). Barcoding and border biosecurity: identifying cyprinid fishes in the aquarium trade. PLoS ONE 7(1), e28381
- Tang, K. L., M. K. Agnew, W. J. Chen., M. V. Hirt, T. Sado, L. M. Schneider, J. Freyhof, Z. Sulaiman, E. Swartz, C. Vidthayanon, M. Miya, K. Saitoh, A. M. Simons, R. M. Wood and R. L. Mayden (2010). Systematics of the subfamily Danioninae (Teleostei: Cypriniformes: Cyprinidae). Molecular Phylogenetics and Evolution 57(1), 189-214
- Liao, T-Y, S. O. Kullander, and F. Fang (2011). Phylogenetic position of rasborin cyprinids and monophyly of major lineages among the Danioninae, based on morphological characters (Cypriniformes: Cyprinidae). Journal of Zoological Systematics and Evolutionary Research 49(3), 224-232
- Howes, G. J. (1980). The anatomy, phylogeny and classification of bariliine cyprinid fishes. Bulletin of the British Museum (Natural History) : Zoology series 37(3), 129-198
- Nath, P., D. Dam, and A. Kumar (2010). A New Fish Species of the Genus Barilius (Cyprinidae: Rasborinae) from River Siang, D'Ering Memorial Wildlife Sanctuary, Arunachal Pradesh, India. Records of the Zoological Survey of India 110(3), 19-33
- Hamilton, F. (1822). An account of the fishes found in the river Ganges and its branches. An account of the fishes found in the river Ganges and its branches., i-vii + 1-405
- Arunkumar, L. and H. Tombi Singh (2000). Bariliine fishes of Manipur, India, with description of a new species: Barilius lairokensis. Journal of the Bombay Natural History Society 97(2), 247-252
- Kottelat, M. (2013). The fishes of the inland waters of southeast Asia: a catalogue and core bibiography of the fishes known to occur in freshwaters, mangroves and estuaries. The Raffles Bulletin of Zoology Supplement 27, 1-6631
Foto pembaca
Belum ada foto. Anda memelihara Vagra Baril? Kirim fotonya agar semua bisa ikut melihat.
Diskusi
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman.
Pemeriksaan antispam gagal dimuat sehingga komentar belum terkirim. Coba muat ulang halaman.
Sesuai ketentuan, komentar memerlukan verifikasi pengguna; fitur ini akan segera tersedia.