Satuan
Tampilan

Jelajahi · sekitar 3 menit baca

Klasifikasi Ikan Diskus: 14 Kelas NADA, Strain Liar dan Strain Budidaya

AquaTome merangkum dari 3 sumber lalu menulisnya sendiri

Ringkasan singkat

  • Sistem NADA membagi ikan diskus menjadi 14 kelas: Kelas 1–4 untuk diskus liar, Kelas 5–9 untuk diskus budidaya yang dibedakan menurut corak, dan Kelas 10–14 untuk yang dibedakan menurut warna.
  • Kelas ini tidak tetap. Di kontes, pemilik ikan sendiri yang memilih kelas untuk tiap ikan, jadi kenali dulu istilah dasarnya (garis tegak atau stress bar, striasi, corak, solid) sebelum menempatkan diskus ke kelas tertentu.

Apa itu klasifikasi 14 kelas NADA

Dalam klasifikasi NADA, ikan diskus dibagi menjadi 14 kelas. Kelas 1–4 berisi diskus liar, sedangkan Kelas 5–14 berisi strain budidaya hasil pembiakan di akuarium. Pembagian ini tidak kaku: di kontes, pemilik sendiri yang memilih kelas tempat ikannya didaftarkan. Semua diskus juga bisa saling kawin dan menghasilkan anakan yang subur.

Kelas 2: diskus cokelat liar (Brown)
Kelas 2: diskus cokelat liar (Brown)©
Kelas 5: Thick Line, Blue Turquoise
Kelas 5: Thick Line, Blue Turquoise©
Kelas 7: Pattern, Checkerboard
Kelas 7: Pattern, Checkerboard©
Kelas 8: Spotted, bintik merah (Red Spotted)
Kelas 8: Spotted, bintik merah (Red Spotted)©
Kelas 10: Blue
Kelas 10: Blue©
Kelas 12: Pigeon Blood
Kelas 12: Pigeon Blood©
Kelas 12: Golden
Kelas 12: Golden©
KelompokKelasNama kelas
Liar1Heckel
Liar2Brown (S. aequifasciata axelrodi)
Liar3Blue (S. a. haraldi)
Liar4Green (S. a. aequifasciata)
Corak5Thick Line
Corak6Thin Line
Corak7Pattern
Corak8Spotted
Corak9Open Pattern
Warna10Blue
Warna11Red
Warna12Yellow
Warna13White
Warna14Open

Istilah dasar: garis tegak, striasi, corak dan solid

  • Garis tegak (vertical stress bar): ada pada diskus liar dan sebagian besar strain budidaya, tetapi Pigeon Blood, Blue Diamond dan diskus White tidak memilikinya. Pada anakan hasil pemijahan, garis tegak adalah sifat pertama yang bisa terlihat.
  • Striasi: guratan mendatar di atas warna dasar, dibagi menjadi thick line (tebal) dan thin line (halus).
  • Corak (pattern): semua tanda di atas warna dasar, misalnya bintik, striasi atau pearl.
  • Solid: Blue Diamond dianggap "solid blue", tanpa striasi di wajah maupun sirip. Snow White dianggap "solid white".
  • Pepper: bintik hitam kecil di moncong dan wajah, umum pada diskus turunan pigeon. Bintik ini makin terlihat saat ikan stres atau sakit. Pigeon Blood generasi awal penuh pepper hitam, sedangkan Pigeon Blood yang dijual sekarang jauh lebih sedikit pepper-nya.
Bagian tubuh diskus: 1 sirip punggung, 2 tepi sirip, 3 striasi, 4 garis tegak, 5 garis tegak yang melewati mata, 6 mata, 7 tutup insang, 8 sirip dada, 9 sirip perut, 10 sirip anal, 11 ekor, 12 area D (garis putus-putus)
Bagian tubuh diskus: 1 sirip punggung, 2 tepi sirip, 3 striasi, 4 garis tegak, 5 garis tegak yang melewati mata, 6 mata, 7 tutup insang, 8 sirip dada, 9 sirip perut, 10 sirip anal, 11 ekor, 12 area D (garis putus-putus)©
Empat jenis corak di atas warna dasar: 1 Thick Line, 2 Thin Line (Snakeskin), 3 Spotted (Leopard), 4 Checkerboard
Empat jenis corak di atas warna dasar: 1 Thick Line, 2 Thin Line (Snakeskin), 3 Spotted (Leopard), 4 Checkerboard©

Ciri diskus liar

  • Heckel: ada dua deskripsi dari sumber yang berbeda. Satu sumber menyebut tiga dari sembilan garis tegaknya lebih menonjol dibanding yang lain, yaitu garis yang melewati mata, garis kelima (tengah) dan garis di ekor. Sumber lain menyebut Heckel punya sembilan garis tegak dengan garis tengah yang jelas lebih tebal.
  • Red Spotted Green liar: warna dasarnya cokelat kehijauan. Kolektor lebih menyukai ikan yang bintiknya menutupi sebagian besar tubuh.

Kelas corak (Kelas 5–9)

  • Kelas 5 Thick Line: punya garis tegak dengan striasi tebal dan lurus. Contohnya Turquoise.
  • Kelas 6 Thin Line: striasinya halus. Snakeskin masuk ke kelas ini. Menurut satu sumber, kebanyakan Snakeskin punya 14 garis tegak serta garis halus dan titik-titik di tutup insang. Sumber lain menyebut Snakeskin punya 12–18 garis tegak.
  • Kelas 7 Pattern: striasi yang rumit seperti Ring Leopard, juga Checkerboard dan Pearl.
  • Kelas 8 Spotted: Red Leopard, Red Spotted Green budidaya dan Snakeskin berbintik leopard.
  • Kelas 9 Open Pattern: menerima corak apa pun, misalnya Albino Spotted, Albino Snakeskin atau Golden Leopard Snakeskin.

Kelas warna (Kelas 10–14)

  • Kelas 10 Blue: antara lain Blue Diamond dan Cobalt.
  • Kelas 11 Red: semua diskus merah.
  • Kelas 12 Yellow: antara lain Pigeon Blood, Golden, Yellow Crystal dan Golden Spotted.
  • Kelas 13 White: antara lain Snow White dan Pigeon Blood putih.
  • Kelas 14 Open: antara lain Yellow White, Red White, Calico dan Ghost.

Pigeon Blood tidak punya garis tegak, dan warnanya berkisar dari putih atau kuning, lalu oranye, sampai hampir merah.

Warna mata menurut strain

StrainWarna mata
SnakeskinMerah atau amber
Ghost dan WhiteKebanyakan putih dengan pupil hitam
AlbinoMerah muda
Blue Diamond dan Pigeon BloodAmber atau merah
Pigeon Blood dengan pepper: bintik hitam kecil di wajah dan badan
Pigeon Blood dengan pepper: bintik hitam kecil di wajah dan badan©

Pewarisan sifat

  • Pigeon Blood bersifat dominan: Pigeon Blood murni yang disilangkan dengan diskus apa pun akan menghasilkan anakan yang semuanya Pigeon Blood.
  • Blue Diamond bersifat resesif: dua Blue Diamond yang dikawinkan akan menghasilkan anakan yang semuanya Blue Diamond.

Sejarah singkat spesies dan strain

  • Diskus Heckel dideskripsikan oleh Heckel pada 1840 dan berasal dari daerah Rio Negro (Manaus). Green dideskripsikan oleh Pellegrin pada 1904. Subspesies Brown dan Blue dideskripsikan oleh Schultz pada 1960.
  • Sebagian ahli taksonomi berpendapat bahwa diskus hanya terdiri dari satu spesies, dan subspesiesnya hanyalah variasi warna menurut daerah.
  • Pada 1970-an, peternak Amerika menghasilkan Turquoise dan Cobalt, sementara Red Turquoise muncul dari Eropa pada periode yang sama.
  • Ghost, Blue Diamond, Snakeskin dan Pigeon Blood dikembangkan di Asia pada akhir 1980-an hingga awal 1990-an. Pigeon Blood dikembangkan di Thailand, dan Ghost berasal dari mutasi Brilliant Blue.
  • Snow White muncul pada akhir 1990-an.

Usulan standar penilaian kontes

  • Ikan bercorak: dinilai dari warna dasar dan warna permukaan (overlay), kilau, kontras antara warna permukaan dan warna dasar, serta seberapa merata coraknya.
  • Ikan solid: dinilai dari kerataan warna tubuh, dengan tingkat penilaian terpisah untuk ikan 100% solid dan 90% solid.
  • Ukuran: usulan ini tidak memberi poin tambahan untuk ikan yang melebihi ukuran optimal. Tujuannya agar orang tidak membesarkan ikan secara buatan.

Pertanyaan umum

Siapa yang menentukan kelas diskus saat ikut kontes?

Pemilik ikan. Kelas diskus tidak tetap, dan di kontes pemilik sendiri yang memilih kelas untuk tiap ikan yang didaftarkan.

Apakah diskus dari strain berbeda bisa dikawinkan?

Bisa. Semua diskus dapat saling kawin dan menghasilkan anakan yang subur.

Apa itu pepper pada diskus Pigeon Blood?

Pepper adalah bintik hitam kecil di moncong dan wajah yang umum pada diskus turunan pigeon. Bintik ini makin terlihat saat ikan stres atau sakit. Pigeon Blood generasi awal penuh pepper, sedangkan yang dijual sekarang jauh lebih sedikit.

Kalau Pigeon Blood murni disilangkan dengan diskus lain, anakannya seperti apa?

Pigeon Blood bersifat dominan, jadi Pigeon Blood murni yang disilangkan dengan diskus apa pun menghasilkan anakan yang semuanya Pigeon Blood. Blue Diamond sebaliknya bersifat resesif, dan dua Blue Diamond menghasilkan anakan yang semuanya Blue Diamond.

Berapa jumlah garis tegak pada diskus Snakeskin?

Menurut satu sumber, kebanyakan Snakeskin punya 14 garis tegak serta garis halus dan titik-titik di tutup insang. Sumber lain menyebut 12–18 garis tegak.

Sumber referensi

  1. Discus Classification
  2. History of Discus
  3. Standard of the discus : Still plenty of work ahead us ! (part 6)