Parastacidae, Indonesia
Lobster Apricot
Cherax holthuisi
Nama lain: Orange crayfish, Apricot crayfish, Lobster Aitinjo, Lobster air tawar holthuisi, Apricot cherax
- Suhu
- 22–24°C
- pH
- 6,5–8
- Akuarium minimum
- belum ada
- Tingkat kesulitan
- Mudah
Tabel data
Lihat tabel lengkap
- Suhu
- 22–24°C
- pH
- 6,5–8
- Kesadahan (dGH)
- 3–12
- Ukuran
- 10 cm
- Umur hidup
- 5–7 tahun
- Tingkat kesulitan
Mudah 3/8 Kenapa?
Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:
- RuangMudahikan sepanjang 10 cm
- AirMudahpH 6,5–8, 3–12 dGH
- SuhuSedangair sejuk, rentang suhu sempit · 22–24°C
- PerilakuSedangagak agresif
Tingkat kesulitan 3/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung
Sumber dan tingkat keandalan
- Suhu
- Aquarium Breeder
- pH
- Aquarium Breeder
- Kesadahan (dGH)
- Aquarium Breeder
- Ukuran
- Aquarium Breeder
- Umur hidup
- Aquarium Breeder
- Tingkat kesulitan
- Aquarium Breeder
Diterjemahkan dan dirangkum dari Aquarium Breeder. Diperbarui 2026-11-04.
Info singkat
- Nama: Orange crayfish
- Nama lain: Apricot crayfish, Apricot cherax, Orange Papua New Guinea crayfish
- Ukuran akuarium minimum: 60 liter
- Pembiakan: mudah hingga sedang
- Pakan: omnivora
- Temperamen: damai dengan syarat
- Varian warna: selain yang oranye, ada juga individu berwarna abu-abu, keputihan, kuning, atau kebiruan1
Butuh akuarium seberapa besar?
Jika terlalu banyak Cherax holthuisi dipelihara di ruang yang kurang, mudah muncul masalah kesehatan, agresivitas meningkat, bahkan kanibalisme. Kepadatan berlebih adalah sumber stres utama bagi lobster air tawar, terutama bila ada lebih dari satu jantan, karena jantan lebih agresif daripada betina.
Ukuran akuarium minimum yang disarankan untuk satu ekor Orange crayfish adalah 40 liter. Sepasang (jantan dan betina) membutuhkan setidaknya 60 liter. Akuarium yang lebih besar selalu lebih baik karena kimia airnya lebih stabil dan lebih mudah membuat berbagai area persembunyian.
Akuarium yang memanjang lebih baik daripada akuarium tinggi dengan volume yang sama, karena lobster terutama butuh ruang untuk merayap ke kiri-kanan, bukan naik-turun.
Lobster air tawar sangat pandai kabur. Akuarium wajib ditutup, dan karena lobster cukup kuat untuk menggeser tutupnya, pastikan tutupnya kokoh.1
Kondisi air seperti apa?
Memelihara Orange crayfish tidak terlalu sulit karena kualitas air yang dibutuhkannya tidak ketat. Sebelum membawanya pulang, pastikan siklus nitrogen di akuarium sudah selesai dan filter bekerja dengan baik, serta tidak ada amonia atau nitrit yang terdeteksi.
- Suhu: 22–24 °C.
- pH: 7,0–8,0, walaupun air yang sedikit asam (pH 6,5) tidak menjadi masalah.
- Kesadahan: KH 1–6 dan GH 3–12.
- Perawatan: ganti air 20–25% setiap minggu.
Lobster ini bisa hidup di air keran, tetapi airnya harus disiapkan dulu. Diamkan atau endapkan air selama beberapa hari (bisa sambil diaerasi) untuk menghilangkan klorin. Cara ini tidak menghilangkan kloramin. Jika air PAM di kota Anda mengandung kloramin, gunakan water conditioner untuk menetralkannya.
Walaupun lobster ini tangguh, tetap lakukan aklimatisasi sebelum memasukkannya ke akuarium.1
Peralatan apa yang dibutuhkan?
Filter: tidak ada syarat khusus, asalkan filternya sesuai dengan ukuran akuarium. Orange crayfish dewasa bisa menggerogoti filter spons. Untuk menghindarinya, gunakan filter gantung (hang-on-back) atau filter canister.
Oksigen: air juga perlu oksigen, yang bisa disuplai dengan pompa tambahan di luar filter.
Pencahayaan: tidak ada syarat khusus. Di alam, lobster ini nokturnal dan hidup dengan cahaya yang sangat minim. Jika di akuarium ada tanaman atau hewan lain, sesuaikan pencahayaannya dengan kebutuhan mereka.
Substrat: kerikil kecil dan/atau pasir yang bisa digali lobster adalah pilihan ideal, dan substrat seperti ini juga lebih mudah dibersihkan setelah pemberian pakan.
Dekorasi dan tempat persembunyian: tempat berlindung adalah kebutuhan utama semua lobster air tawar. Tempat ini memberi perlindungan saat lobster sedang rentan, misalnya ketika molting, melindungi indukan dari pemangsa, dan menekan agresivitas. Sediakan banyak tempat persembunyian, terutama di akuarium komunitas. Batu, kayu, pipa PVC, dan dekorasi lain akan disukai. Lobster lebih menyukai celah yang sesempit mungkin, asal tubuhnya masih muat.
Tanaman hidup: spesies ini tidak disarankan untuk akuarium tanaman. Orange crayfish memakan dan memotong hampir semua jenis tanaman, serta bisa mengacak-acak substrat dan merusak tanaman. Pilihan yang memungkinkan adalah tanaman plastik, tanaman apung, atau tanaman murah yang siap Anda relakan dan ganti.1
Diberi pakan apa?
Orange crayfish pada dasarnya omnivora dan pemakan detritus. Lobster ini memakan apa saja yang bisa ditangkap atau ditemukannya di dasar akuarium, dan bahan organik yang membusuk merupakan sumber nutrisi penting baginya. Di akuarium, agar pertumbuhannya optimal, lobster ini butuh campuran pakan hewani dan nabati yang baik, dengan kandungan protein sekitar 20–30% dari total pakan. Lobster bisa menjadi kanibal untuk memenuhi kebutuhan proteinnya.
Lobster ini mau memakan berbagai jenis pakan:
- Sayuran yang sudah direbus sebentar/blansir (brokoli, kubis, wortel, mentimun, selada, jagung, bayam, kacang polong, labu, sayuran hijau, dll.)
- Buah-buahan (apel, pisang, pir, melon, mangga, dll.)
- Detritus
- Serasah daun
- Biji-bijian
- Cacing darah beku
- Cacing detritus (detritus worm)
- Cacing tubifex (cacing sutra)
- Blackworm (cacing hitam)
- Cacing tanah
- Siput yang baru dihancurkan
- Ikan atau udang mati
- Pakan udang atau ikan komersial (pelet udang, granul udang, pakan serpihan, dll.)
Daun (misalnya daun ketapang, daun beech atau oak kering) sebaiknya selalu ada dalam menu, karena lobster memakannya dan membutuhkan detritus dari daun tersebut. Lengkapi pakannya dengan cangkang telur, cuttlebone (tulang sotong), dll., dan pastikan lobster mendapat cukup kalsium untuk eksoskeletonnya dengan rutin memberikan pakan khusus invertebrata.
Kekurangan protein bisa menghambat pertumbuhan dan menyebabkan berat badan turun, karena protein penting untuk menjaga organ vital. Kalsium dibutuhkan untuk beberapa proses vital, yang paling jelas adalah pembentukan eksoskeleton. Kalsium karbonat adalah senyawa alami dasar penyusun eksoskeleton.
Jenis pakan: sebagian besar herbivora/omnivora. Pakan favorit: daun dan sayuran. Frekuensi pemberian pakan: 3–4 kali seminggu.
Lobster air tawar tidak makan dengan cepat. Biarkan pakannya selama 12–24 jam sebelum diangkat. Daun bisa dibiarkan selama beberapa hari, bahkan berminggu-minggu. Angkat sisa pakan yang tidak habis dalam sehari agar air tidak tercemar. Sebaiknya beri pakan pada malam hari, atau setidaknya sore menjelang malam, meniru kondisi saat lobster makan di alam.
Lobster dewasa bisa diberi pakan 3–4 kali seminggu, sedangkan anakan sebaiknya diberi pakan setiap hari. Sesuaikan dengan kebutuhan peliharaan Anda. Jangan biarkan lobster kelaparan, karena lobster bisa menyerang teman seakuarium (ikan, burayak, dll.) atau menjadi kanibal.
Orange crayfish sering menyeret dan menyimpan pakan di tempat persembunyiannya. Periksa tempat-tempat itu sesekali untuk mencegah kontaminasi bakteri. Jangan memberi pakan yang sama terus-menerus. Pakan yang bervariasi membuat lobster lebih kuat dan tumbuh lebih cepat. Lobster akan lebih agresif saat lapar atau saat kekurangan kalsium dan protein.1
Bisa dicampur dengan ikan apa?
Orange crayfish dewasa termasuk segelintir jenis lobster air tawar yang relatif aman dipelihara di akuarium komunitas. Lobster ini tidak seagresif kerabatnya (blue crayfish, red crayfish, marbled crayfish, Cherax destructor, dll.), tetapi memelihara beberapa jantan dalam satu kelompok tidak disarankan. Karena capitnya besar, gerakannya agak kikuk.
Spesies ini tidak terlalu aktif dan bersifat nokturnal. Aktivitasnya memuncak saat senja dan perlahan berhenti pada malam hari, sebelum matahari terbit. Setelah betah dan bila tidak ada teman seakuarium yang besar atau agresif, lobster ini bisa saja merayap ke sana kemari pada siang hari.
Seperti semua lobster air tawar, lobster ini pemanjat yang luar biasa dan akan berusaha keluar dari akuarium mana pun. Spesies ini penggali tingkat sedang: bukan penggali sejati, tetapi bisa menyingkirkan sebagian substrat untuk membuat sarang. Di akuarium, lobster ini bisa membuat berantakan dan merusak, memindah-mindahkan benda dan menata ulang aquascape.
- Sosial: tidak
- Aktif: tidak
- Damai: ya (umumnya)
- Penggali: tidak (umumnya)
Teman seakuarium: lobster ini tidak sosial dan bisa bersikap agresif jika merasa terancam. Ikan penghuni dasar, ikan yang lamban, atau ikan bersirip panjang (seperti cupang) akan menjadi korban pertama. Orange crayfish biasanya tidak memburu udang hias kecil (dwarf shrimp), yang terlalu kecil dan gesit, tetapi lobster ini oportunis sehingga Anda mungkin tetap sesekali kehilangan udang. Menyatukan keduanya bukan pilihan terbaik jika Anda berencana membiakkan udang hias. Siput hias sangat mungkin ditangkap dan dimakan.
Hindari memeliharanya bersama ikan yang lebih besar atau agresif, spesies lobster air tawar lain, kepiting air tawar lain (dengan sedikit pengecualian), dan katak kerdil (dwarf frog). Kondisi ideal adalah akuarium khusus satu spesies.
Molting: eksoskeleton melindungi organ dalam tetapi membatasi pertumbuhan, sehingga untuk tumbuh lobster harus secara berkala melepas dan membentuk ulang eksoskeleton keras yang mengandung kalsium. Menjelang molting, lobster menjadi kurang aktif, berhenti makan, dan mencari tempat berlindung, karena jika tidak, lobster mudah menjadi mangsa teman seakuarium. Jangan pernah mengganggu lobster yang sedang molting, dan jangan panik jika Anda tidak melihatnya selama beberapa hari. Tetap masukkan dan ganti pakan di akuarium, terus berikan pakan kaya kalsium, dan jangan buang eksoskeleton lamanya, karena mengandung banyak mineral dan nanti akan dimakan.1
Teman satu akuarium
- Perilaku
- Agak agresif
Hindari
Saran berdasarkan suhu, pH, ukuran, dan sifat tiap spesies. Cek kecocokan dengan spesies lain →
Bagaimana membedakan jantan dan betina?
Spesies ini memiliki dimorfisme seksual, dan jenis kelaminnya bisa dibedakan dari luar:
- Capit: capit jantan lebih besar daripada capit betina.
- Bentuk tubuh: betina memiliki ekor yang lebar, dan karapaksnya juga sedikit lebih besar.
- Perut: jantan memiliki dua tonjolan berbentuk L (organ penyalur sperma) di belakang kakinya, yang disebut clasper. Betina memiliki wadah penampung sperma berbentuk bulat di antara pangkal dua pasang kaki jalan terakhir.1
Bagaimana cara berkembang biaknya?
Untuk pembiakan: jangan memelihara terlalu banyak lobster di akuarium yang terlalu kecil, jaga rasio jantan dan betina 1:1, berikan pakan berkualitas dalam jumlah cukup, sediakan banyak tempat persembunyian (terutama anakan, yang butuh banyak tempat berlindung), dan pastikan kualitas air baik dengan kadar oksigen yang cukup tinggi.
Perkawinan: jika betina sudah siap, ia akan membiarkan jantan mendekat. Jantan membalikkan tubuh betina, menjepit capitnya, lalu menempatkan spermatofor di wadah pelindung pada tubuh betina. Betina kemudian melipat ekornya sehingga spermatofor berada di bawah tubuhnya, agar ia bisa membuahi telurnya. Jika betina belum siap kawin, ia akan selalu kabur, walaupun jantannya lebih besar dan lebih kuat.
Telur: jumlah telur bervariasi tergantung ukuran betina dan suhu air, dan betina yang besar bisa membawa lebih banyak telur. Betina biasanya membawa beberapa puluh telur dan menggunakan pleopoda (kaki renang) untuk menjaganya tetap bersih dan cukup oksigen. Tergantung suhu, telur biasanya menetas dalam 4–6 minggu.
Penetasan: Cherax holthuisi berkembang secara langsung, tanpa tahap larva atau metamorfosis. Anakan yang baru menetas belum bisa hidup terpisah dari induknya selama beberapa hari pertama dan akan molting beberapa kali sebelum mandiri. Setelah terpisah dari induknya, pindahkan anakan ke akuarium pembesaran agar tidak diserang lobster dewasa.1
Sebaran alami
Apa kata sumber
- Indonesia · Aquarium Breeder1: “Cherax holthuisi is a crayfish endemic to West Papua, Indonesia.”
- Danau Aitinjo, Bird's Head Peninsula, Nugini · Aquarium Breeder1: “It is found only in Lake Aitinjo on the Bird's Head Peninsula at the western end of New Guinea, in the Indonesian province of West Papua.”
GBIF punya 2 catatan di alam liar, semuanya di negara-negara di atas.
- Catatan di negara asal
- Negara asal
- Tiap kotak sekitar 160 km.
Data: GBIF.org, 2 catatan, diambil 2026-11-07 · CC0, CC BY 4.0. Peta dasar: Natural Earth.
Di mana habitat aslinya?
Habitat alami
Danau ini relatif kecil, panjangnya hanya 4 kilometer dan lebarnya hingga 350 meter, serta dikelilingi pegunungan yang curam. Cherax holthuisi tidak hidup di tempat terbuka. Lobster ini hidup di dalam liang, tersembunyi di bawah tanah. Di alam, spesies ini ditemukan di antara vegetasi air yang lebat.1
Catatan
Pada tahun 1952, ahli ikan (iktiolog) asal Belanda, Dr. Marinus Boeseman, mengumpulkan 9 spesimen genus Cherax dari penduduk setempat di tepi Danau Aitinjo. Spesimen yang belum dikenal ini disimpan di Rijksmuseum van Natuurlijke Historie dengan nomor lot RMNH D 51503 dan RMNH D 51504.
Pada tahun 2006, ahli krustasea asal Jerman, Reinhard Pekny dan Christian Lukhaup, mencoba mengidentifikasi beberapa lobster air tawar eksotis yang beredar di pasar hewan peliharaan di Jerman. Spesimen mereka ternyata cocok dengan spesimen Boeseman yang belum dideskripsikan. Spesies baru ini dinamai Cherax holthuisi untuk menghormati Lipke Holthuis.
Orange crayfish bukan hewan yang besar. Umumnya panjangnya hanya mencapai 8–10 cm. Lobster ini tersedia dalam varian warna cerah seperti merah muda, oranye, atau kuning pucat. Varian biru, abu-abu, dan keputihan juga ada di pasaran hasil pembiakan selektif. Varian-varian ini berasal dari penangkaran, dan tidak ada informasi tentang siapa yang pertama kali menghasilkannya, bagaimana, kapan, dan di mana.
Cherax holthuisi, Cherax snowden (Orange Tip crayfish), dan Cherax subterigneus (Black Orange Tip crayfish) bisa sulit dibedakan, terutama saat masih muda. Cherax holthuisi terutama dibedakan dari bentuk rostrumnya, bentuk capitnya, dan matanya yang kecil. Rostrumnya memiliki 2 lekukan di tiap sisi dan beberapa tonjolan yang samar, tanpa duri. Ujung capitnya berwarna oranye mencolok, dan warna utamanya kuning. C. snowden memiliki 2 gigi rostrum di tiap sisi dekat ujungnya serta capit yang lebih lebar dan lebih panjang, dengan warna utama hijau tua hingga hijau muda atau abu-abu kehijauan. Pada C. subterigneus, panjang rostrumnya 1,8–2,1 kali lebar pangkalnya (pada Orange crayfish 1,5 kali), dan warna utamanya kuning gelap.
Saat ini belum ada data tentang umur maksimum di alam. Di akuarium, Orange crayfish bisa hidup hingga 5–7 tahun jika dirawat dengan baik.
Karena Cherax holthuisi dieksploitasi secara besar-besaran untuk perdagangan hewan hias, spesies ini dimasukkan ke dalam Daftar Merah IUCN.1
Sumber
1 sumber dan pustaka
- Aquarium Breeder aquariumbreeder.com
Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.
Referensi
- Lukhaup, C., and R. Pekny. “Cherax (Cherax) holthuisi, a new species of crayfish (Crustacea: Decapoda: Parastacidae) from the centre of the Vogelkop Peninsula in Irian Jaya (West New Guinea), Indonesia.” Zoologische Mededelingen 80, no. 1 (2006): 101-107.
- Patoka, Jiří, Martin Bláha, and Antonín Kouba. “Cherax (Cherax) subterigneus, a new crayfish (decapoda: Parastacidae) from West Papua, Indonesia.” Journal of Crustacean Biology 35, no. 6 (2015): 830-838.
- Patoka, J., L. Kalous, and O. Kopecký. “Imports of ornamental crayfish: the first decade from the Czech Republic’s perspective.” Knowledge and Management of Aquatic Ecosystems 416 (2015): 04.
- Austin C.M., 2010a. Cherax holthuisi. The IUCN Red List of Threatened Species, http://www.iucnredlist.org/details/153651/0.
- Patoka, Jiří. “Crayfish of New Guinea: Current status, exploitation and threats.” Evolution, Habitat and Conservation Strategies. Nova (2020): 43-70.1
Foto pembaca
Belum ada foto. Anda memelihara Lobster Apricot? Kirim fotonya agar semua bisa ikut melihat.

Diskusi
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman.
Pemeriksaan antispam gagal dimuat sehingga komentar belum terkirim. Coba muat ulang halaman.
Sesuai ketentuan, komentar memerlukan verifikasi pengguna; fitur ini akan segera tersedia.