Cichlidae, Malawi
Yellow Regal Peacock
Aulonocara baenschi
Nama lain: Sunshine Peacock, New Yellow Regal Peacock, Baensch's Peacock, Nkhomo-Benga Peacock
- Suhu
- 25–29°C
- pH
- 7,5–9
- Akuarium minimum
- 120 cm
- Tingkat kesulitan
- Sedang
Tabel data
Lihat tabel lengkap
- Suhu
- 25–29°C
- pH
- 7,5–9
- Kesadahan (dGH)
- 10–25
- Ukuran
- 12 cm
- Akuarium minimum
- 120 cm
- Tingkat kesulitan
Sedang 4/8 Kenapa?
Yang membuat spesies ini mudah atau sulit dipelihara, menurut tabel:
- RuangSulitakuarium mulai 120 cm, ikan sepanjang 12 cm
- AirSedangair basa · pH 7,5–9, 10–25 dGH
- SuhuMudah25–29°C
- PerilakuSedangagak agresif
Tingkat kesulitan 4/8 adalah nilai dari sumber. Sumber bisa ikut menimbang hal yang tidak ada di tabel, seperti pakan. Cara tingkat dihitung
Sumber dan tingkat keandalan
- Suhu
- Seriously Fish
- pH
- Seriously Fish
- Kesadahan (dGH)
- Seriously Fish
- Ukuran
- Seriously Fish
- Akuarium minimum
- Seriously Fish
- Tingkat kesulitan
- Seriously Fish
Diterjemahkan dan dirangkum dari Seriously Fish. Diperbarui 2026-10-29.
Info singkat
- Tingkat kesulitan: 7 dari 8 – Sedang. Dinilai sedang karena ikan ini membutuhkan akuarium yang sudah matang dan kondisi air yang stabil.
Ikan new yellow regal peacock, Aulonocara baenschi, adalah cichlid endemik Danau Malawi yang diketahui berasal dari lima lokasi di sepanjang pesisir barat danau tersebut. Ikan ini menghuni zona peralihan, tempat pantai berbatu berganti menjadi dasar pasir dengan batu-batu yang tersebar, biasanya pada kedalaman 4–6 meter. Ikan ini juga dijual dengan nama 'yellow regal cichlid', 'Baensch's peacock', 'sunshine peacock' dan 'Nkhomo-Benga peacock', dan paling mudah dibedakan dari kerabat segenus yang mirip lewat moncongnya yang lebih curam dan lebih melengkung.1
Butuh akuarium seberapa besar?
Panjang standar: ♂ 120 mm SL, ♀ 90 mm SL. Dasar akuarium: 120 × 45 cm. Volume: ~243 liter.
Disarankan ukuran dasar minimal 120 × 45 cm atau yang setara, kecuali jika ikan dipelihara di akuarium yang lebih kecil untuk keperluan pemijahan.1
Kondisi air seperti apa?
Bagaimana cara merawatnya?
Susun beberapa tumpukan batu di dalam akuarium, tetapi sisakan ruang terbuka di antaranya, dan gunakan pasir halus sebagai substrat agar ikan bisa makan secara alami (lihat bagian 'pakan'). Substrat yang lebih kasar seperti kerikil atau batu kecil dapat menghambat cara makannya, merusak filamen insang, bahkan bisa tertelan sehingga berpotensi menyebabkan kerusakan atau sumbatan di dalam tubuh. Ikan ini tidak merusak tanaman, jadi tanaman yang tahan air sadah seperti Vallisneria, Anubias atau jenis-jenis Sagittaria boleh ditambahkan jika diinginkan.
Kualitas air sangat penting karena cichlid ini sangat rentan terhadap penurunan kualitas air maupun perubahan parameter kimia air, dan tidak boleh dimasukkan ke akuarium yang belum matang secara biologis. Cara terbaik untuk mendapatkan kestabilan yang diinginkan adalah memakai filter dengan kapasitas berlebih, berupa kombinasi filter canister dan/atau sistem sump, serta melakukan ganti air minimal seminggu sekali sebanyak 30–50%.1
Diberi pakan apa?
Aulonocara spp. pada dasarnya adalah pemakan organisme dasar (bentofag). Cara makannya adalah mengambil substrat sesuap demi sesuap lalu menyaringnya untuk mencari makanan, sementara sisa materialnya dikeluarkan lewat insang dan mulut. Ikan ini sama mahirnya berburu maupun merumput. Biasanya ikan ini melayang di atas substrat sampai mendeteksi gerakan kecil, dan memiliki pori-pori sensorik yang membesar di kepala yang membantu teknik berburu ini.
Pakan di akuarium sebaiknya berupa beragam pakan buatan berkualitas tinggi berukuran halus, ditambah pakan hidup dan/atau beku berukuran kecil seperti cacing darah, cacing sutra, artemia, jentik nyamuk, dan sebagainya. Setidaknya sebagian pakan kering sebaiknya mengandung banyak bahan nabati seperti Spirulina atau yang serupa.
Resep buatan sendiri yang diikat dengan gelatin, misalnya berisi campuran pakan ikan kering, kerang-kerangan yang dihaluskan, serta buah dan sayuran segar, juga bisa cocok, dan bisa dipotong menjadi kepingan seukuran sekali lahap dengan ujung pipet atau pisau kecil yang tajam. Daripada satu kali makan dalam porsi besar, berikan 3–4 porsi kecil setiap hari agar ikan bisa mencari makan secara alami, karena cara ini tampaknya menghasilkan pertumbuhan dan kondisi ikan yang paling baik.1
Bisa dicampur dengan ikan apa?
Spesies yang relatif damai, meskipun ikan jantan cenderung bersikap agresif terhadap ikan apa pun yang pola warnanya mirip, jadi berhati-hatilah dalam memilih teman satu akuarium. Pilihannya bisa berupa Copadichromis dan Placidochromis dengan pola warna yang berbeda, Otopharynx lithobates, serta Mbuna yang damai seperti Labidochromis caeruleus. Namun, spesies Aulonocara lain sebaiknya dihindari karena sebagian besar bisa saling kawin silang, dan kebanyakan Mbuna terlalu heboh dan aktif. Kecuali di akuarium yang sangat besar, sebaiknya pelihara hanya satu jantan bersama 4–6 betina.1
Teman satu akuarium
- Perilaku
- Agak agresif
Hindari
Saran berdasarkan suhu, pH, ukuran, dan sifat tiap spesies. Cek kecocokan dengan spesies lain →
Bagaimana membedakan jantan dan betina?
Jantan dewasa berukuran lebih besar dan lebih berwarna dibandingkan betina.1
Bagaimana cara berkembang biaknya?
Ikan ini adalah mouthbrooder maternal (induk betina mengerami telur di mulut) yang sering memijah di akuarium komunitas, tetapi sebaiknya dipindahkan atau dipelihara di akuarium khusus jika tujuannya untuk mendapatkan hasil sebanyak mungkin. Jantan bisa agresif saat mengejar betina, jadi biasanya disarankan perbandingan satu jantan dengan 4 betina atau lebih agar perhatian jantan tidak tertuju pada satu ikan saja. Sediakan beberapa batu yang agak datar dan area pasir yang terbuka sebagai calon tempat pemijahan. Jantan akan memilih salah satu tempat tersebut dan mulai menampilkan perilaku pamer untuk memikat betina. Ketika betina sudah siap, ia akan mendekat lalu bertelur sejumlah butir, kemudian segera memungutnya ke dalam mulut. Jantan memiliki sejumlah 'egg spot' (bintik menyerupai telur) di sirip anal yang juga menarik perhatian betina. Saat betina mencoba memasukkan bintik-bintik itu ke mulutnya, ia justru menerima cairan sperma (milt) dari jantan sehingga telurnya terbuahi.
Betina akan mengerami telur hingga 4 minggu sebelum melepaskan anakan yang sudah bisa berenang bebas sepenuhnya. Selama masa ini biasanya betina tidak makan, dan mudah dikenali dari bagian mulutnya yang menggembung serta gerakan 'mengunyah' yang khas. Jika terlalu stres, telur bisa dimakan atau dikeluarkan sebelum waktunya, jadi berhati-hatilah jika memutuskan untuk memisahkan betina yang sedang mengerami. Perlu diperhatikan juga bahwa jika betina terlalu lama dipisahkan dari kelompoknya, ia bisa kehilangan posisinya dalam hierarki kelompok, jadi usahakan menunggu selama mungkin sebelum memindahkan betina, kecuali jika ia sedang terus-menerus diganggu.
Sebagian peternak mengeluarkan anakan dari mulut induknya secara manual pada umur 2 minggu lalu membesarkannya secara terpisah sejak saat itu. Saat dilepaskan, anakan mungkin masih memiliki sisa kantong kuning telur dan tidak memerlukan pakan tambahan sampai kantong itu habis. Jika saat dilepaskan kantong kuning telurnya sudah terserap sepenuhnya, anakan bisa langsung diberi naupli artemia atau pakan serupa. Jenis kelaminnya biasanya mulai bisa dibedakan sekitar umur 4 bulan.1
Sebaran alami
Sungai, danau, wilayah: Danau Malawi, Maleri Islands1
Apa kata sumber
- Danau Malawi, Maleri Islands · Seriously Fish1: “Endemic to Lake Malawi where it's known from Usisya, Nkhomo reef, Benga (to the south of Chia lagoon), the Maleri Islands and Chipoka, all located along the lake's western shoreline.”
GBIF punya 1 catatan di alam liar. Sumber tidak menyebut di negara mana spesies ini hidup alami, jadi catatan di dalam dan di luar wilayah asalnya tidak bisa dipisahkan.
- Tempat ada catatan
- Tiap kotak sekitar 160 km.
Data: GBIF.org, 1 catatan, diambil 2026-11-06 · CC0, CC BY 4.0. Peta dasar: Natural Earth.
Di mana habitat aslinya?
Endemik Danau Malawi. Ikan ini diketahui berasal dari Usisya, karang Nkhomo, Benga (di sebelah selatan laguna Chia), Kepulauan Maleri dan Chipoka, yang semuanya terletak di sepanjang pesisir barat danau.1
Habitat alami
Menghuni zona yang disebut zona peralihan di danau, tempat pantai berbatu berganti menjadi dasar berpasir dengan batu-batu yang tersebar. Perairannya biasanya relatif dangkal, sekitar 4–6 meter, meskipun ikan ini pernah tercatat di kedalaman hingga 16 meter.1
Catatan
Spesies ini juga bisa dijual dengan berbagai nama seperti 'yellow regal cichlid', 'Baensch's peacock', 'sunshine peacock' dan 'Nkhomo-Benga peacock'. Cara termudah untuk membedakannya dari kerabat segenus yang mirip adalah dengan melihat profil moncongnya, yang lebih curam dan lebih melengkung dibandingkan spesies lain.1
Sumber
1 sumber
- Seriously Fish seriouslyfish.com
Bagian-bagian di atas diterjemahkan dari sumber-sumber ini. Setiap paragraf mencantumkan nomor sumbernya.
Foto pembaca
Belum ada foto. Anda memelihara Yellow Regal Peacock? Kirim fotonya agar semua bisa ikut melihat.
Diskusi
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pengalaman.
Pemeriksaan antispam gagal dimuat sehingga komentar belum terkirim. Coba muat ulang halaman.
Sesuai ketentuan, komentar memerlukan verifikasi pengguna; fitur ini akan segera tersedia.