Heater

Heater

Ikan tropis butuh air hangat yang stabil. Saat suhu turun, akuarium tanpa heater paling rawan kehilangan ikan.

  • 39 spesies ikan membutuhkannya
  • 3 jenis

Sebagian besar ikan hias hidup di suhu 24–28 °C. Di daerah dingin atau dataran tinggi, suhu air akuarium bisa turun di bawah 18 °C. Ikan tropis yang kedinginan akan berhenti makan, terserang penyakit bintik putih (white spot), lalu mati perlahan.

Heater dengan pengatur suhu (termostat) akan mati sendiri saat suhu yang disetel sudah tercapai, sehingga suhu air tetap stabil siang dan malam. Termometer wajib dipakai bersamanya: jangan sepenuhnya percaya pada angka di kenop heater.

Jenis-jenis heater

Chiller (pendingin air)

Kebalikan dari heater: menurunkan suhu untuk ikan subtropis/air dingin, ikan sungai pegunungan, dan aquascape saat cuaca panas.

Cara memilih: Hanya perlu jika memelihara jenis yang tahan maksimal 24 °C; kipas yang meniup permukaan air adalah cara lebih murah untuk menurunkan suhu 1–3 °C.

Heater mini (25–50 W)

Heater pendek berdaya kecil untuk akuarium di bawah 40 liter, akuarium cupang, dan akuarium udang. Banyak jenis yang sudah preset di sekitar 26 °C.

Cara memilih: Sekitar 1–1,5 W per liter air. Untuk akuarium kecil, pilih yang berselubung plastik agar tidak mudah pecah.

Heater dengan pengatur suhu (100–300 W)

Heater dengan pengatur suhu (100–300 W)

Heater batang celup dengan kenop atau layar untuk menyetel suhu. Jenis paling umum untuk akuarium 40–300 liter.

Cara memilih: Sekitar 1 W per liter (akuarium 100 liter: 100 W). Akuarium di atas 200 liter sebaiknya memakai dua heater kecil di kedua ujung: jika satu rusak, yang lain tetap menjaga suhu.

Cara memilih

  • Daya: sekitar 1 W per liter air; untuk ruangan dingin atau akuarium tanpa tutup, tambahkan 30–50%.

  • Pasang heater dekat output filter agar air hangat terdorong ke seluruh akuarium.

  • Beli sekalian termometer dan cek setelah 24 jam; setel bertahap per 0,5 °C.

  • Ikan yang suka menggali atau ikan besar: pilih heater dengan pelindung (cage) agar ikan tidak terluka bakar dan heater tidak pecah.

Kesalahan umum

  • Mengangkat heater dari air saat masih panas atau menyalakan heater sebelum terendam: kacanya bisa retak.

  • Membiarkan badan heater menyembul di atas permukaan air saat ganti air.

  • Menyetel 30 °C "supaya ikan sehat": air panas menyimpan lebih sedikit oksigen; naikkan suhu hanya saat mengobati penyakit, sambil memasang aerasi.

Ikan yang butuh heater

Lihat semua 39 spesies

Tanya jawab

Apakah di daerah yang hangat tetap perlu heater?

Biasanya tidak, kecuali akuarium diletakkan di ruangan ber-AC atau memelihara jenis yang butuh suhu di atas 28 °C seperti discus. Di daerah yang dingin atau dataran tinggi, sebaiknya tetap pakai heater.

Akuarium 60 cm pakai heater berapa W?

Akuarium 60 cm sekitar 54–60 liter: heater 50–75 W, atau 100 W untuk ruangan dingin.

Apakah heater boros listrik?

Heater hanya bekerja saat suhu air di bawah suhu yang disetel. Heater 100 W biasanya menyala beberapa jam sehari saat cuaca dingin.